Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
gengsi


__ADS_3

maaf nih author baru UP lagi 🙏😊


sebelum membaca jangan lupa nya beri thor like , vote , rate dan coment nya .


luv U all 😘😘


drt .. drt..


sebuah jam di atas nakas berbunyi menandakan Alrm . 07.30


alrm terus berbunyi hingga membangunkan wanita yang tertidur pulas .


wanita itu menggeliat mengencangkan otot otot nya yang kaku lalu mengucek ngucek mata nya yang masih mengantuk .


oahhh.. wanita itu menguap , lalu mematikan alrm nya .


" ini alrm kencang sekali bunyi nya " ujar wanita itu sambil menggeliat .


drt..drt...


tiba tiba saja ponsel nya berdering wanita itu langsung mengambil ponsel milik nya di atas nakas samping ranjang tidur nya .


tanpa melihat nama yang tertera wanita itu langsung mengangkat nya .


" hallo " wanita itu mengangkat telpon dengan suara marau nya


" elsa... kamu dimana gak mau ke butik ?" tanya seseorang di ujung sana . elsa langsung melihat ke layar ponsel nya untuk melihat siapa yang menelpon nya . seketika elsa langsung tersadar mata nya membulat saat mengetahui siapa orang yang menelpon .


" oh.. husna sebentar lagi aku kesana " ucap elsa .


" cepat gak pake lama , hari ini banyak sekali orderan dan orang yang datang cepat nya . tut." husna mematikan telponnya .


" kenapa aku bisa kesiangan gini kalau nggak tidur lagi aku gak bakal kesiangan " gerutu elsa . karena sehabis sholat subuh elsa kembali tertidur .


tidak pake lama elsa langsung menuju kamar mandi dan membersihkan diri .

__ADS_1


...----------------...


suasana rumah kembali seperti semula tidak ada yang menanyakan tentang semalam di meja makan .


08.00


rumah mulai sepi karena rizky pergi ke kantor , aisyah juga pergi ke butik untuk membantu teman teman nya . hanya tersisa dua orang saja anita dan juga issabel yang memang tidak ada kepentingan apapun di luar sana .


anita sedang menyisir rambut nya di depan cermin dan menghias diri nya secantik mungkin . setelah selesai anita beranjak melangkah ke dekat nakas untuk mengambil ponsel nya .


" apa ini ?" gumam anita saat mata nya tertuju ke sebuah amplop yang ada di atas nakas .


anita mengambil amplop tersebut lalu membalikan amplop itu dan tertulis jelas di sana ( K U A ) .


surat apa ini dari kUA , anita mencoba mengingat nya sambil memejamkan mata nya lalu membuka mata nya kembali setelah dia ingat .


oh iya ini bukankah surat kawin itu , batin anita .


tapi kenapa ada di kamar ku ? anita bertanya dalam hati nya .


anita berpikir sejenak dimana dia letakan amplop itu agar tidak ada yang melihat setelah berpikir cukup lama anita memutuskan untuk menyimpan amplop itu di ruangan kerja rizky .


anita mengambil ponsel nya dan membawa amplop itu lalu pergi keluar kamar menuju ruang kerja anak nya rizky yang berada di bawah .


setelah sampai di ruangan itu anita membuka pintu pelan lalu setelah terbuka anita masuk ke ruangan itu .


" di simpan dimana ini " gumam anita sambil celingak celinguk menatap ke setiap sudut ruangan . lalu anita melihat sebuah laci kecil di sudut ruangan sebelah kanan .anita menghampiri laci itu .


" aku simpan saja disini , pasti aman " gumam anita sambil membuka laci tersebut lalu meletakan amplop itu .setelah merasa aman anita kembali keluar dan menutup ruangan itu kembali .


di tempat lain elsa sedang terburu buru untuk pergi ke butik karena kesal tidak ada satu taxi pun yang berhenti elsa terpaksa harus menunggu lebih lama lagi sedangkan jam sudah menunjukan pukul


09.00


elsa memoyongkan bibir nya menandakan kekesalannya bagaimana tidak , sudah satu jam menunggu tidak ada satu taxi pun yang berhenti apalagi panas matahari menyengat membakar kulit nya membuat elsa semakin kesal .

__ADS_1


di arah kanan ada sebuah mobil yang memperhatikan nya sedang melaju ke arah nya


" seperti elsa " batin orang itu .


orang itu menghentikan mobil nya tepat di depan elsa berdiri . lalu membuka kan kaca mobil nya " apa kau butuh tumpangan ?" tanya orang itu


elsa yang merasa di tanya pun sedikit membungkukan tubuh nya untuk melihat siapa orang yang menghentikan mobil nya dan wajah elsa menjadi datar ketika melihat orang itu , lalu kembali lagi berdiri tegak .


sebenar nya aku butuh banget tumpangan apalagi di cuaca panas seperti ini sudah gerah , bahkan peluh di wajah ku sudah bercucuran tapi gengsi lah aku pergi bersama nya . batin elsa seraya mengipas ngipas tubuh nya dengan telapak tangan nya .


" kau mau pergi kemana ? '" tanya orang itu lagi .


" tidak perlu tahu pergi sana " umpat elsa


" ya sudah kalo kau tidak mau , kau berjemur saja disini aku tidak akan menawarkan dua kali , kau tahu ? sampai kapan pun tidak akan ada taxi lewat . " ujar orang itu terserum sinis


" benarkah ? " elsa bertanya dalam hati nya


" kalau itu benar kapan aku akan sampai ke butik nya , husna pasti marah kalau aku telat " timpal elsa dalam hati nya .


elsa terus berpikir ikut tidak ? kalau tidak elsa gak mau telat ke butik dan berlama lama berjemur di bawah terik matahari. kalau ikut ? ogah banget harus semobil dengan nya . aduh .. kenapa coba harus ketemu ken lagi .


ya, orang itu adalah ken yang pernah bertemu di taman itu . elsa masih mempertimbangkan tawaran ken .


" ya sudah kalau tidak mau aku pergi " ucap ken seraya menyalakan mobil nya .


" eh ..tunggu " ucap elsa yang langsung masuk ke dalam mobil ken


" dasar cewek suka gengsi " gumam ken lirih tapi terdengar oleh elsa


" kau bilang apa ?jangan kau pikir aku tuli aku juga dengar " umpat elsa .


" jangan GR , aku menerima tawaran mu karna aku tidak bisa menolak kebaikan orang lain.


ken menghela nafas lalu melajukan mobil nya

__ADS_1


__ADS_2