Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
BERDAMAI


__ADS_3

Chandra sudah kembali ke rumah nya sesampai nya di rumah Chandra langsung pergi ke kamar Anita karena ada hal yang ingin dia tanyakan mengenai kedatangan nya ke apartemen Isabel .


Cklek,,


Chandra membuka pintu kamar , terlihat Anita sedang duduk di atas ranjang nya Anita pun menoleh ke arah pintu dimana Chandra sedang berdiri di sana " kau sudah pulang ?" ujar Anita ketika Chandra masuk ke kamar. Chandra tak mengindahkan pertanyaan Anita dia berjalan ke arah ranjang lalu duduk di samping Anita .


" Apa kau mengundang Isabel untuk makan malam ?" tanya Chandra yang menatap tajam Anita .


" Rupa ya kamu sudah tahu " ucap Anita datar tanpa meliirik ke arah Chandra dia fokus dengan ponsel nya " Aku baru saja ingin memberitahu mu " sambung Anita yang beralih menatap Chandra


" Apa rencana mu ?" ujar Chandra dengan tatapan tajam nya


" Rencana ? rencana apa ?" ujar Anita yang tidak mengerti maksud Chandra


" Kau tiba - tiba mengundang nya makan malam apa ada maksud tertentu ? " ujar Chandra yang masih curiga terhadap Anita


" Apa harus ada maksud tertentu ? untuk mengundang makan malam seseorang " ujar Anita lalu menghela nafas sejenak .


"Bukan kah kau senang kalau aku mengundang Isabel ke rumah ini , bukan kah itu yang kau mau kau bilang pada ku untuk berdamai dengan masalalu kan ? " Ujar Anita berjalan tak tentu arah lalu membalikan badan nya menatap Chandra " ini yang sedang aku lakukan " ujar Anita datar .


" Kenapa kau selalu curiga dengan semua yang aku lakukan ? apa tidak ada lagi kepercayaan mu untuk ku ? " ujar Anita menatap tajam Chandra yang sedang duduk di atas ranjang .


Chandra pun berjalan ke arah Anita yang sedang berdiri di depan nya " bukan aku tidak percaya tapi ucapan mu berubah secepat itu " ujar Chandra menatap Anita


" Aku senang kau melakukan nya , kau melakukan yang benar " ucap Chandra tersenyum manis sambil menangkup kedua pundak Anita .


" Aku hanya ingin berdamai dengan masalalu itu saja " ucap Anita sambil melepaskan tangan Chandra pada pundak nya


" Terima kasih " Ucap Chandra tersenyum manis " aku akan membersihkan diri dulu " ujar Chandra lalu melangkah pergi ke kamar mandi.


flasback on


Pada malam hari Anita duduk di taman rumah sendiri seperti sedang memikirkan sesuatu


" Ma.." panggil Rizky yang menghampiri Anita


" Rizky " ujar Anita tersenyum manis , Rizky pun duduk di samping Anita


" Mama ngapain malam malam di luar duduk sendirian di taman lagi " ujar Rizky lembut


" Mama tidak bisa tidur jadi, mama ke luar saja

__ADS_1


kamu ngapain disini nggak tidur ?" ujar Anita


" Sama aku juga tidak bisa tidur " ujar Rizky yang menatap ke atas langit.


" Mama kenapa gak pakai jaket ? dingin , nanti masuk angin " ujar Rizky menatap Anita . Anita hanya tersenyum manis ke arah Rizky sambil meletakan tangan nya di atas pundak Rizky


" Kamu sangat perhatian sama mama , kamu sendiri tidak pakai jaket " ujar Anita tang membuat Rizky tersenyum .


" Apa yang sedang mama pikirkan ? aku tahu kalau mama duduk sendiri seperti ini pasti ada sesuatu yang mama pikirkan " ujar Rizky


" Mama pikir hidup itu sulit , kadang harapan tak sesuai dengan keinginan , mama hanya ingin ketenangan , kedamaian itu saja " ujar Anita sambil menatap ke atas langit


" Sangat sulit untuk mendapatkan ketenangan dalam hidup tapi sangat mudah untuk mendapatkan nya berdamailah dengan masalalu ' ucap Rizky menatap Anita


" ketenangan hanya ada disini di hati kita " ujar Rizky yang menyentuh dada nya " lawan lah emosi, nafsu , dan lupakanlah masalalu " ujar Rizky sambil tersenyum tenang .


" apa mama harus merelakan papa pergi " ujar Anita dengan tatapan sedih seakan takut kehilangan Chandra .


" papa tidak akan kemana pun papa akan ada selalu bersama kita , untuk kita " ujar Rizky menenangkan Anita


" Apa papa akan meninggalkan Isabel untuk mama " ujar Anita datar sambil menatap ke arah Rizky


" lalu , apa mama harus tinggal bersama dengan Isabel ? itu tidak bisa " ujar Anita yang kini sudah memalingkan wajah nya dari Rizky


" Ma , dengarkan aku banyak di luaran sana yang hidup nya rukun , damai , walaupun harus berbagi cinta bahkan ada yang lebih mempunyai istri dari dua tapi mereka tetap damai dan saling menyanyangi kenapa mama tidak bisa ? " ujar Rizky


" Lupakanlah masalalu berdamailah dengan masalalu mama , hati mama dan ego mama " ujar Rizky datar .


" Sudah malam , lebih baik kita masuk tidak baik kalau berlama lama disini " ujar Rizky sambil beranjak dari kursi


" Duluan saja nanti mama menyusul " ujar Anita yang masih duduk di kursi taman .


" jangan terlalu malam " ujar Rizky yang mengelus lembut pundak Anita lalu melangkah pergi masuk ke dalam rumah meninggalkan Anita yang duduk sendirian di keheningan malam .


" Benar apa kata Rizky tidak ada arti nya terus menerus memikirkan masalalu untuk apa hidup menyimpan dendam itu hanya membuat ku tidak tenang " batin Anita yang menatap ke atas langit yang penuh dengan bintang .


flasback off


" semoga keputusan ku benar " batin Anita yang duduk termenung di atas ranjang .


Tak lama kemudian Chandra pun keluar dari kamar mandi yang sudah memakai baju ganti nya Chandra menghampiri Anita yang melamun di atas ranjang .

__ADS_1


" Anita .. Anita " ujar Chandra membangunkan lamunan nya .


" eh, papa sudah selesai mandi nya " ujar Anita yang sedikit kaget .


" kenapa kamu melamun " tanya Chandra


" tidak apa apa " jawab Anita lembut dengan senyuman nya " Aku akan keluar menyiapkan makan malam " ujar Anita yang melangkah ke arah pintu


" Anita " panggil Chandra yang menghentikan langkah Anita . Anita pun berbalik


" Terima kasih " ujar Chandra dengan senyum manis nya tidak ada kata yang terucap dari mulut Anita dia hanya menjawab dengan senyuman lalu setelah itu Anita pun keluar dari kamar .


" Hari ini aku sangat bahagia entah kenapa hati ku tenang dan damai tidak ada lagi penyesalan dalam diri ku seakan semua nya telah usai " Ucap Chandra sambil mengusap wajah dengan kedua tangan nya


" Ya Allah , terimakasih kau telah memaafkan hamba mu ini kesalahan hamba di masalalu yang tidak bisa di maafkan , Tapi engkau berkehendak lain akhir nya kedua wanita yang pernah hamba sakiti mereka telah memaafkan ku terimakasih ya allah " ujar Chandra tersenyum haru .


" Besok saat nya aku mengungkap semua kebenaran kepada Rizky , semoga Rizky mau menerima nya dengan ikhlas aku tidak ingin ada dendam , atau pertengkaran di antara mereka " ujar Chandra penuh harap .


sedangkan di luar Anita sedang menyiapkan makan malam


" Assalamualaikum " sahut Aisyah dan Rizky yang baru pulang


" Walaikumsalam " sahut Anita yang sedang menata hidangan di meja makan


" Ma .. " ujar Aisyah yang bersalaman pada Anita juga di ikuti Rizky


" Kalian baru pulang " tanya Anita


" iya ma, tadi habis dari butik "jawab Aisyah


" Mama sedang menyiapkan untuk makan malam Aisyah bantu ya ma " ujar Aisyah


" tidak usah , lebih baik kalian bersihkan diri kalian " ujar Anita yang menolak bantuan Aisyah


" oh yaudah kalau gitu kita ke atas ya mas " ucap Aisyah yang menatap Rizky . Rizky pun mengangguk lalu melangkah terlebih dulu


" Ma .. Aisyah ke atas dulu ya " ujar Aisyah


" Iya sayang.. nanti sudah mandi langsung ke bawah kita makan bareng " ujar Anita


" Iya ma.. " ucap Anita lalu pergi melangkah menuju kamar nya .

__ADS_1


__ADS_2