Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
konferensi pers


__ADS_3

aisyah tengah berbaring di ranjang tempat tidur. rizky yang berada di samping nya tidak pernah meninggalkannya sedikit pun .


dia merasa cemas karna aisyah belum sadarkan diri dari semalam.


tok..tok.. tok..


bu anita masuk ke dalam kamar


"bagaimana keadaan aisyah ? ".


rizky hanya menggelengkan kepala


" rizky , turunlah ada yang harus kita bicarakan papa juga menunggu di bawah .


rizky yang tak berdaya itu keluar dari kamar dan turun mengikuti mamanya .


mereka duduk di ruang keluarga pak chandra sudah ada disana


" bagaimana keadaan aisyah ? ". pak chandra


" dia belum sadarkan diri " bu anita menjawab


" ini semua karna mu rizky , aisyah jadi jatuh sakit . "pak chandra terus menyslahkan anaknya . rizky yang di tegur oleh papanya hanya diam dan menunduk.


" persiapkan dirimu untuk konferensi pers satu jam lagi . kamu boleh keluar " rizky pun keluar meninggalkan papa dan mamanya di ruang keluarga .


" dia sudah mencoreng nama baik keluarga dan perusahaan . karna nya perusahaan kita sekarang di ujung tanduk semua klien memprotes ini dan mengancam membatalkan kontrak . " pak chandra terus mengerutu


" jangan terlalu menyalahkan anak mu , skandalnya sekarang bukan kah dari dirimu? " bu anita


" ini tidak ada hubungannya dengan masa lalu ku .

__ADS_1


" ku harap begitu, '. bu anita pun pergi meninggalkan pak chandra .


sudah waktu nya konferensi pers wartawan sudah menunggu untuk mewawancarai


konferensi pers ini di adakan di rumah hanya beberapa wartawan saja yang di undang .


rizky yang baru datang langsung menghampiri para wartawan dan duduk di depan mereka.


semua wartawan sangat antusias ingin menanyakan beberapa pertanyaan tapi rizky belum bisa menjawab dia begitu gugup .


" bagaimana dengan berita itu pak ?


siapa kah wanita itu ?,apa benar dia kekasih anda ? lalu bagaimana dengan istri anda ?


para wartawan terus melontarkan pertanyaannya . tetapi rizky belum menjawab sepatah kata pun dia begitu pusing dan bingung rizky mengepalkan kedua tangannya dengan kesal.


tiba tiba aisyah muncul dengan wajah yang pucat , semua mata tertuju pada nya termasuk rizky . aisyah duduk di samping rizky memegang tangan rizky .


" semua tidak benar itu salah paham." rizky menjawab


" apa maksudnya itu rekayasa ? lalu bagaimana dengan wanita itu yang tidur di bahu mu apa itu rekayasa ?


rizky diam tanpa kata dia bingung menjawabnya. aisyah yang berada di samping nya tetap memegang tangannya lalu aisyah angkat bicara.


" saya bisa jelaskan, wanita itu adalah teman suami ku mereka teman dari kecil dan sangat dekat , rizky hanya menganggap nya sebagai adik jadi itu hal biasa dia menyender di bahu nya atau pun tidur di pangkuannya .


mereka hanya sebatas teman tidak lebih dari itu jadi berita yang tersebar itu salah paham .


" apa anda mengenalnya nona ?


" ya, saya mengenalnya, dia juga salah satu brand ambasador di perusahaan kami.

__ADS_1


saya mohon untuk tidak menyebarkan rumor apapun tentang suami saya semuanya sudah jelas terimakasih. " aisyah menempelkan kedua tangannya dan memohon .


konferensi pers pun berjalan dengan lancar


berita itupun sudah tidak ada lagi .


pak chandra dan bu anita senang mendengar nya .


mereka berkumpul di ruang keluarga ruzjy, aisyah, psk chandra dan bu anita.


" aisyah benar pintar sudah menyelamatkan keluarga kita , terimakasih aisyah ." pak chandra berterima kasih kepada aisyah


" sudah tugas saya sebagai istri menjaga nama baik suaminya .


" bagaimana keadaan mu ? apa sudah membaik? ". tanya psk chandra kepada aisyah .


"sudah membaik pah ". aisyah mengangguk


" rizky jaga istrimu jangan sampai sakit lagi


" baik pah". rizky pun mengangguk lalu berdiri


" kami permisi ". rizky pun keluar dari ruangan sambil menggandeng aisyah.


seseorang tidak senang dan marah saat melihat berita konferensi pers itu . dia mematikan TV nya dan membanting remot tv itu. mereka berdua adalah nico dan isabel.


isabel begitu kesal dan marah karna rencana nya gagal .


" wanita itu sudah mengagalkan rencana ku " isabel dengan marah .


" tenang ibu , ini baru permulaan " .nico menenangkan isabel.

__ADS_1


__ADS_2