
aisyah merebahkan tubuh nya di atas ranjang sambil menatap langit langit .
dia teringat dengan cincin yang ia temui lalu dia mengambil cincin itu di laci nya dan menatap cincin itu dengan seksama benar, cincin yang sama saat di pakai wanita itu .
aisyah menjadi penasaran ingin menanyakan hal ini kepada rizky
" nanti saja deh aku tanya mas rizky kalau sudah pulang " ujar aisyah .
****
" meeting selsai " ucap rizky di akhir meeting semua orang yang ada di ruang meeting bubar . rizky pun langsung melangkah keluar ke ruangan nya di ikuti oleh ken .
saat masuk ke ruangan rizky di kejutkan oleh amyra yang duduk di atas sofa menunggu rizky .
" amyra " ujar rizky kaget " sejak kapan kamu disini ?" tanya rizky
" sekitar 30 menit yang lalu , " ucap amyra spontan
" huh, syukurlah aisyah tidak bertemu dengannya" ucap rizky sambil menghela nafas nya.
" sayang, aku kesini mau ngajak kamu makan siang " ujar amyra
" sepertinya saya tidak bisa ," sahut ken sambil merebahkan tubuh nya di atas kursi
" kamu gak kasihan? aku udah jauh jauh kesini demi makan siang sama kamu " ujar amyra kesal .
rizky menghela nafas nya berat , sebenar nya dia tidak ingin pergi bersama amyra sekarang tapi dia juga tidak tega melihat amyra sedih .
" baik lah ayok " rizky bangun dari duduk nya menuruti kemauan amyra .
__ADS_1
amyra pun senang dia langsung melingkarkan tangannya di tangan rizky
" lepaskan amyra " rizky sambil melepaskan tangan amyra yang melingkar di tangannya
amyra terlihat kecewa dengan sikap nya
" ini di kantor jaga sikap mu " ujar rizky
" kenapa ? " ujar amyra
" aku tidak ingin ada berita tentang kita lagi dan semua orang tahu siapa istri ku , aku tidak ingin semua karyawan berpikir negatif tentang diri mu " ujar rizky
" bukan kah aku juga istrimu ? " sahut amyra
" oh iya aku lupa kalau aku hanya istri simpanan mu aku bukan istri sah menurut hukum " sahut amyra sambil berjalan ke luar
rizky yang melihat amyra marah langsung menyusul nya dia tidak mau kalau amyra melakukan hal yang aneh karna dia sangat nekad.
ken yang melihat tingkah bos nya itu hanya menggeleng geleng kepala " pak rizky , pak rizky bagaimana anda bisa mengatur kedua istri mu , aku tidak tahu kalau semua ini terungkap bagaimana nanti nya " ujar ken sambil menampar jidat nya sendiri.
amyra berlari dengan air mata ya yang menetes di pipinya , dia berlari ke arah mobilnya teriakan rizky pun tidak dia dengarkan amyra terus berlari ke arah parkir mobil nya saat amyra hendak membuka pintu mobilnya rizky langsung menutup pintu mobil itu .
" amyra " ujar rizky
" kenapa kamu mengikutiku ? bukan kah kau tidak ingin bersama ku ? " ujar amyra dengan kesal dan air mata terus mengalir di pipinya
" aku tidak akan mengizinkan mu pergi dalam keadaan seperti ini " ujar rizky
" apa peduli mu ? bukan kah kau bilang aku bukan istri sah mu jadi pergilah jangan pedulikan aku " ujar amyra kesal
__ADS_1
" minggir " amyra mendorong rizky agar dia pergi dari hadapannya tapi rizky tidak bergerak sedikit pun dia tetap berada di depan amyra dan memeluknya mencoba menenangkan amyra .
amyra terus menerus menangis sambil memukul mukul dada bidang rizky " lepaskan aku biar kan aku pergi , untuk apa aku disini bila aku tidak di anggap hik..hik..hik. " ujar amyra .
ken yang menyadari apa yang bos nya lakukan dia bergegas mematikan CCTV parkiran seolah olah dia sudah tahu apa yang akan terjadi dengan bosnya . jadi sebelum itu terjadi dia mematikan CCTV nya dan tetap mengawasi bos nya agar tidak ada yang melihat nya .
para karyawan yang akan menuju parkiran dia pun mencegah nya dengan berbagai alasan agar tidak pergi kesana
" STOP " ucap ken kepada salah satu karyawan
" mau kemana?"
" saya mau keparkiran pak saya mau ngambil kunci mobil yang ketinggalan " ujar karyawan .
" tidak boleh " ucap ken tegas
" memang nya ada apa ?
" ada situasi gawat darurat akan membahayakan kalian jadi tidak boleh kesana
" memang nya ada apa ?
" tidak ada pertanyaan, silahkan kalian pergi kembali lagi setelah 30 menit " ujar ken tegas
" apa 30 menit
" dasar asisten aneh " ucap seorang karyawan wanita .
" bisa bisa nya pak bos menjadikan nya asisten " ucap karyawan satu nya .
__ADS_1
" terima kasih pujiannya " sahut ken dengan senyum manis nya
" dasar aneh " jawab kedua karyawan wanita sambil mendelik ke arah ken dengan kesal