Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
kedatangan issabel 2


__ADS_3

issabel tidak ingin menatap chandra sedikit pun dia mencoba tegar dan ingin melupakan masalalu yang pahit dan menyedihkan walau sejujur nya hatinya ingin sekali memeluk nya .


...----------------...


" apa nico anak ku ?" ucapan chandra menghentikan langkah issabel


" bukan " ujar issabel memalingkan tubuhnya menghadap chandra


" kau jangan berbohong lagi " ujar chandra sambil berdiri menatap issabel


" aku akan jelaskan " ujar issabel . mereka pun duduk di kembali di sofa


" nico adalah putra nya toni setelah toni tiada aku yang merawatnya sebagai balas budi semua kebaikannya selama ini " jelas issabel


dan chandra pun percaya dengan semua penjelasannya .


" untung saja nico sedang di luar negri " batin issabel.


" aku sudah menjelaskannya sekarang kamu bisa pergi kan " ujar issabel dengan datar


" aku akan pergi dengan mu " ujar chandra


" apa ? " issabel bingung dengan perkataan chandra


" aku akan membawa mu pulang bersama ku aku tidak akan menginggalkan mu lagi " ujar chandra sambil berdiri dari duduk nya wajah issabel terlihat pucat .


issabel menghela nafas berat tidak percaya dengan apa yang dikatakan chandra " sudah ku bilang kita tidak ada lagi hubungan apapun jadi lebih baik kau pergi saja " ujar issabel


" aku akan tetap membawa mu pergi " ujar chandra


" eh,, tapi " ujar issabel yang tangan nya langsung di tarik oleh chandra dan pergi dari apartemennya .

__ADS_1


flasback off


suasana di rumah chandra menjadi hening seketika apalagi di saat issabel datang ke rumah nya . mereka saling bersitatap satu sama lain antara anita juga issabel tatapan yang tidak bisa di artikan .


aisyah yang melihat situasi ini sungguh membuat nya bingung papa mertuanya tiba tiba pergi lalu datang dengan membawa seorang wanita kerumah .


belum lagi rizky yang tidak nampak saat kemarin siang dan juga belum memberi kabar membuat aisyah khawatir.


ada apa sebenar nya dengan keluarga ini itulah yang di pikirkan aisyah


" aisyah " ujar chandra yang mengejutkan lamunannya " pergilah ke kamar mu " ujar chandra datar .


aisyah menurut saja dengan perkataan papa mertuanya itu walau sebenarnya dia pun bingung dan tidak mengerti dengan perkataan papa mertuanya itu.


" kita perlu bicara " ujar chandra menatap anita .chandra , anita dan issabel melangkah ke ruang kerja chandra .


" ada apa lagi ini " gumam kiki yang dari tadi mengintip pembicaraan mereka di dapur


" ngagetin saja (bentak kiki) kiki juga gak tahu ada apa awal nya adem adem saja mereka menikmati sarapan pagi nya eh.. tiba tiba tuan besar datang membawa seorang wanita " ujar kiki yang masih mengintip .


" saya juga sama pas buka gerbang biasa saja tapi .. saat tuan turun dari mobil beliau menggandeng seorang wanita . kamu kenal gak ki ?" ujar pak ujang


" kenal dari mana orang baru lihat , kira kira siapa ya ? apa saudara nya tuan besar adik nya atau kakak nya ? " gumam kiki


" kaya nya tidak mungkin kalau saudara " ujar pak ujang


" kenapa mungkin kan ?" ujar kiki sewot.


" kamu lihat saja wajah nyonya tatapan nya itu sangat menakutkan seperti nenek sihir apalagi saat sedang menatap wanita itu." ujar pak ujang


" iya juga ya " ujar kiki dengan anggukan .

__ADS_1


...----------------...


chandra,anita,issabel POV.


chandra , anita dan issabel duduk di sebuah sofa chandra menghadap kedua wanita itu dan anita berdampingan dengan issabel dengan jarak sekitar 1 meter .


" apa yang ingin kau katakan ? apa ada hubungannya dengan dia ?" ujar anita yang memulai pembicaraan sambil melirik ke arah issabel


" anita , aku mengerti perasaan mu tapi aku harus mengatakannya " ujar chandra menghela nafas berat


" issabel adalah tiara dan dia akan tinggal disini bersama kita " sambung chandra


anita tidak bisa menerima keputusan itu begitu saja


" apa? aku tidak melarang mu untuk mencarinya atau pun menemuinya tapi aku tidak setuju kalau dia tinggal disini " tegas anita


" ini sudah keputusan ku " ujar chandra yang melangkah pergi meninggalkan anita dan issabel berdua


anita menatap issabel sinis " apa rencana mu ? kau benar benar licik kemarin kau menolak nya sekarang kau tiba tiba datang kerumah kami " ujar anita


" ini bukan keinginan ku tapi keinginan suami mu dan perlu kau tahu chandra tidak bodoh dia menyelidiki semua tentang aku hingga ahirnya dia menemukan ku " ujar issabel sambil menatap anita


" aku tahu ini semua rencana mu dari mulai kau mengganti nama mu sampai akhirnya kau masuk ke rumah kami lalu apa yang akan kau lakukan nanti ? kau akan menjadi nyonya besar di rumah ini ? tidak segampang itu menyingkirkan ku " ujar anita tersenyum sinis


issabel tersenyum sinis " aku tidak butuh jabatan di rumah ini yang ku butuhkan hanyalah cinta nya chandra " ujar issabel membuat anita geram


tok..tok..tok..


seseorang mengetuk pintu dari luar " maaf mengganggu nyonya saya hanya di suruh mengantar bu issabel ke kamar nya " ujar kiki yang baru datang .


" baiklah ," ujar issabel yang melangkah keluar mengikuti kiki.

__ADS_1


__ADS_2