
" aisyah maaf nya nunggu lama " sahut husna yang membawa nampan berisi tiga cangkir teh , di ikuti elsa dengan membawa beberapa makanan.
" tadi kami nyiapin makanan dulu " ujar elsa.
sambil menaruh makanan itu di atas meja di ikuti husna .
husna dan elsa saling tatap satu sama lain
flasback on
perbincangan elsa dan husna saat di dapur
" aku ingin bicarakan tentang rizky " ujar elsa
" memang kenapa ?" ujar husna polos
" kamu tau kan tentang berita skandal itu " tanya elsa kepada husna " foto rizky saat di cium oleh seorang wanita di hotel dan aku tahu hotel itu di surabaya " ujar elsa
" dan tadi saat kita tanya noda lipstik itu aisyah bilang itu kemeja saat rizky ke luar kota tepat nya ke surabaya " ujar elsa
" jadi, kemungkinan noda itu.. " ujar husna mencoba mengerti perkataan elsa
" noda lipstik wanita itu dan bekas ciuman itu juga " elsa husna kompak .
" bisa jadi " ujar elsa sambil menyenderkan tubuh nya ke dinding.
" sepertinya aisyah tidak tahu tentang skandal itu sebaik nya kita jangan beritahu aisyah tentang itu " ujar husna sambil membuang nafas berat .
" hmm" elsa hanya menganggukan kepalanya
" ayo , lebih baik kita segera ke atas aisyah sudah menunggu " ujar husna sambil membuat teh.
flasback off
__ADS_1
" aisyah menurut ku jangan terlalu di pikirkan mungkin itu hanya sebuah kebetulan " ucap elsa keceplosan
" kebetulan ?" ujar aisyah
" aww" teriak elsa kesakitan saat husna menginjak kaki nya
" maksud elsa, tidak mungkin rizky seperti itu lebih baik kamu bicarakan saja dengan rizky mungkin saja itu kemeja punya temannya yang tertinggal " ujar husna
" tidak mungkin , dan ini " ujar aisyah yang menunjukan cincin di tangannya
" bagaimana dengan cincin ini apa ini bisa di bilang kebetulan " ujar aisyah
" aku melihat wanita itu memakai cincin ini begitu juga rizky dia menyimpannya " jelas amyra
elsa dan husna hanya bisa membuang nafas berat .
" sebaik nya kita memecahkan masalah ini " gumam elsa lirih sambil melirik husna
sejenak elsa memegang kepalanya berpikir sejenak " oke, " ujar elsa sambil menyentikan jari nya " kita susun rencana " ujar elsa kepada aisyah dan husna .
husna dan aisyah hanya saling menatap.
...----------------...
aisyah sudah pulang dari butik diantar oleh taxi saat di gerbang aisyah betpapasan dengan ken yang hendak masuk ke mobil
" selamat siang bu " ujar ken ramah dengan senyum nya
" siang ,, " jawab aisyah " habis ketemu siapa ken ?" tanya aisyah
" saya habis bertemu nyonya " jawab ken
" owh... kalau begitu saya masuk dulu nya " ujar aisyah
__ADS_1
" silahkan bu saya juga mau langsung pergi " ujar ken
sebelum melanjutkan langkah nya aisyah sambil berpikir lalu kembali kepada ken " ken " panggil aisyah
ken yang hendak masuk ke mobil menghentikan langkah nya " ada apa bu ?" tanya ken
" aku ingin menanyakan sesuatu , apa kamu pernah membeli ini " ujar aisyah yang menunjukan cincin di tangan nya
" tidak , bu saya tidak pernah membeli nya " jawab ken dengan tersenyum ramah
" ada lagi yang mau di tanyakan?" tanya ken
" mm.. tidak ada " jawab aisyah
" kalau begitu saya permisi bu " ujar ken sambil melangkah ke arah mobil nya saat ingin mengambil kunci mobil nya ken menjatuhkan dompet nya . saat dompet itu terjatuh aisyah melihat nya
" ken. " panggil aisyah sambil mengambil dompet ken yang jatuh " ken dompet mu jatuh " ujar aisyah tanpa sengaja dompet itu terbuka dan terdapat sebuah KTP elektrik atas nama Kendra alfahri
" terima kasih bu , untung dompet nya jatuh disini " ujar ken yang mengambil dompet nya dari aisyah
" iya sama sama " ujar aisyah " maaf tadi gak sengaja saya lihat ktp di dompet itu " ujar aisyah
" tidak apa apa bu , ini KTP saya " ujar ken
" nama kamu kendra ?" tanya aisyah
" iya bu nama asli saya kendra alfahri " jawab ken
" oh,, saya tidak tahu nama yang bagus ken ujar aisyah
" kalau begitu saya permisi " ujar ken sambil masuk ke dalam mobilnya dan pergi meninggalkan rumah chandra.
" jadi yang membeli cincin itu ken, tapi kenapa dia tidak mengenalnya ? berarti ken tahu tentang cincin ini " batin aisyah yang menatap kepergian ken .
__ADS_1