Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
kedatangan issabel 1


__ADS_3

gelap berganti terang .


pantulan cahaya menyilaukan rizky yang sedang tidur di samping amyra dengan posisi duduk di lantai dengan kepala tertidur di atas ranjang .


Hoamm.. rizky bangun dari tidur nya sambil mengucek ngucek matanya .


" sudah pagi ternyata " ujar rizky yang melihat pantulan sinar matahari


sedangkan amyra dia masih tertidur pulas .


rizky beranjak dari ranjang pergi ke luar kamar untuk menelpon seseorang


" hallo ken , hari ini saya tidak masuk kantor tolong kamu handle semua meeting hari ini ." ujar rizky pada ken .rizky pun langsung menutup telponnya tanpa mendengar jawaban dari ken.rizky pun kembali ke kamar


"ada apa lagi pak rizky kenapa dia tidak masuk kantor hari ini apa sakit nya " batin ken .


...----------------...


" sudah pagi " gumam aisyah yang baru saja bangun dari tidur nya .


aisyah melirik kesekeliling kamar tidak terlihat rizky " apa mas rizky tidak pulang " batin aisyah .


aisyah langsung masuk ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandi nya .tak butuh waktu lama aisyah pun selsai dan langsung berganti pakaian lalu turun ke bawah untuk sarapan.


" pagi ma " ujar aisyah yang melihat anita di meja makan


" pagi sayang " ujar anita .


aisyah pun duduk di kursi yang sudah du sediakan. pagi ini hanya ada aisyah dan anita di meja makan .


" papa tidak sarapan ma ?" tanya aisyah sambil mengambil nasi untuk di letakan di piring


" papa tidak ada dari semalam papa pergi " ujar anita santai sambil melahap makanannya


" papa gak ada rizky juga gak ada " batin aisyah " apa terjadi sesuatu ? ya allah semoga tidak terjadi apa apa semoga baik baik saja " sambung aisyah dalam hatinya


" aisyah ? apa yang kau lamunkan ? " tanya anita yang melihat aisyah melamun


" eh..ngga apa apa ma " ujar aisyah dengan senyuman .


" apa rizky tidak ikut sarapan ?" tanya anita

__ADS_1


" hmm.. mas rizky juga belum pulang ma " ujar aisyah sedih


" sejak kapan ?" tanya anita yang menghentikan sarapannya .


" kemarin siang , sepertinya rizky dan papa sedang ada masalah " ujar aisyah.


" rizky memang seperti papa watak nya keras " ujar anita " dari dulu menang sering berdebat biasa perbedaan pendapat tapi kamu jangan khawatir semarah apapun papa dia tudak akan melakukan yang aneh aneh terhadap rizky karna papa juga sayang sama rizky , ya.. mungkin karna rizky selalu di manjakan dari kecil jadi dua seperti itu tidak mau di nasehati . kamu jangan khawatir nya semua akan baik baik saja " ujar anita menenangkan aisyah


" makasih ya ma berkat mama hati ku sekarang tenang " ujar aisyah


" sama sama sayang , ayok lanjutkan makannya " ujar anita ..


mereka pun melanjutkan sarapan pagi nya tapi tiba tiba di tengah tengah saat anita dan aisyah sarapan ada sesuatu yang mengejutkan.


tap..tap.. tap..


aisyah dan anita pun menengok ke sumber suara langkahan kaki seseorang yang baru saja datang


" papa " ujar aisyah yang melihat chandra


" tiara " batin anita yang terkejut saat melihat siapa wanita di belakang chandra hingga membuat anita berdiri dari duduk nya begitu juga aisyah


" siapa yang papa bawa " batin aisyah


di ruangan nya chandra sedang berbicara dengan seseorang yang menelponnya


" hallo pak saya sudah menemukan tempat tinggal nya yang baru dan saya juga sudah mengumpulkan semua data data yang bapak inginkan . " ujar sseorang dalam telpon


" baik dimana dia tinggal sekarang ? chandra bertanya kepada orang yang menelponnya


" saya akan kirim whatsapp ke bapak "


" oke. " tut.. telpon pun di tutup okeh chandra


(tring..) satu pesan masuk , setelah chandra membaca pesan tersebut di layar ponselnya dia langsung mengambil panelnya dan pergi meninggalkan rumah .


" papa " ujar anita yang melihat chandra keluar dari ruang kerjanya anita mengejar chandra tapi sayang chandra sudah pergi dengan mobilnya.


" mau kemana papa malam malam begini " ujar anita yang menatap mobil chandra yang mulai tidak nampak


chandra menghentikan mobilnya di sebuah apartemen dia turun dari mobil nya menatap tajam ke arah apartemen itu .

__ADS_1


" apa benar dia tinggal disini ?" tanya chandra kepada laki laki yang baru saja menghampirinya laki laki yang menelponnya tadi .


" yakin pak , saya sudah mengecek nya " sahut laki laki tersebut .


chandra pun langsung masuk ke dalam apartemennya .


ning nong ning nong


chandra membunyikan bel sebuah pintu kamar apartemen


cklek... pintu terbuka lebar dan terlihat seorang wanita cantik ,anggun, dan elegant membuka pintu tersebut wajah wanita itu terlihat terkejut saat melihat siapa yang datang .


" kenapa chandra ada disini " batin issabel yang terkejut melihat chandra


" kau terkejut " ujar chandra yang langsung masuk kedalam apartemen tanpa di minta


" mau ngapain lagi kamu " ujar issabel yang menghentikan chandra " pergi dari sini sekarang juga " sambung issabel


" saya akan pergi setelah kau jelaskan ini " ujar chandra yang sambil melempar beberapa lembar kertas yang berisi data data


issabel pun bingung dengan yang di maksud chandra , issabel duduk di depan chandra sambil melihat beberapa berkas " ternyata selama ini chandra menyelidiki semua tentang aku " batin issabel yang masih membaca berkas tersebut


" kenapa ? kau bisa jelaskan ?" tanya chandra datar . issabel hanya terdiam tanpa kata


" toni andreans ternyata dia bukan suami mu kau tidak pernah punya ikatan apapun dengan toni andreans . ya.. memang selama ini kau tinggal dengan dia tapi tidak dengan menikah dan nama mu sebelum nya adalah mutiara anjani .


tatap aku tiara " ujar chandra menatap tajam issabel tapi issabel tidak menatapnya sama sekali .


" kenapa kamu berbohong pada ku ? apa sebenci itu kamu pada ku ? " ujar chandra datar


issabel akhir nya membuka suara " ya.. dia memang bukan suami ku tapi dia melindungi menjagaku , menyanyangi ku seperti istrinya sendiri. " ujar issabel


" aku tahu aku salah dulu kita menikah diam diam dan setelah kita menikah aku malah meninggalkan mu dan aku memang bukan laki laki yang bertanggung jawab " ujar chandra dengan mata yang berkaca kaca mencoba menahan air mata nya .


issabel pun menjadi sedih saat mendengar ucapan chandra sampai tidak tertahan lagi air mata nya sudah membasahi pipinya .


" aku terpaksa melakukan itu saat itu aku tidak berdaya .. hik..hik.. " ujar chandra yang menangis menyesali kesalahannya .


" sudah cukup .. " ucapan issabel menghentikan tangisan chandra " itu semua masa lalu dan kita tidak ada hubungan lagi sekarang juga saya mohon pergi dari sini dan jangan kenbali lagi " sambung issabel yang bangun dari duduk nya saat hendak melangkah kaki nya di tahan oleh chandra


" aku tidak akan pergi sebelum aku menebus semua dosa ku aku mohon maaf kan aku " ujar chandra yang menangis berlutut di bawah kaki issabel . issabel pun tak kuasa menahan tangis karna dari lubuk hatinya dia masih mencintai chandra .

__ADS_1


" percuma mas semua sudah terlambat " ujar issabel yang mencoba melepaskan kaki nya dari tangan chandra


" apa nico anak ku ?" ucapan chandra yang membuat issabel menghentikan langkah nya .


__ADS_2