
rizky sudah sampai di kantor nya .
mood nya memang tidak begitu bagus hari ini
pikiran nya melayang layang karna amplop itu .
rizky pun tidak bisa fokus pada pekerjaan nya .
tok..tok..
terdengar seseorang mengetuk pintu , tak lsma kemudian masuklah seorang wanita ke dalam ruangan nya dia adalah sekertaris rizky di kantor .
" maaf pak saya mengganggu " ucap wanita itu seraya membungkukan badan di hadapan rizky yang tengah duduk di sofa nya sekarang.
" iya ada apa sis ?" tanya rizky kepada sekertaris nya yang bernama siska seraya menyenderkan tubuh nya ke badan sofa .
" saya mau mengingatkan hari ini ada jadwal meeting bersama clien dari singapur apa bapak sudak membaca proporsal nya ? dan srkakian saya ingin mengambil kembali proporsal itu " ucap siska lantang .
" iya , terima kasih nya " ucap rizky
" iya sama sama pak " jawab siska yang masih berdiri di hadapan rizky .
" ada apa lagi sis ?" tanya rizky yang melihat siska masih berdiri mematung.
siska memperlihatkan deretan gigi putih nya " saya menunggu bapak memberikan proporsal itu " ucap siska .
" maaf saya lupa " ucap rizky serata meletakan telapak tangan nya di jidat nya.
rizky terus mencari proporsal itu , di atas meja juga di tumpukan proporsal yang lain. tapi sepertinya rizky tidak menenukan nya.
" Dimana proporsal itu " batin rizky .
" shit.. rizky mendngus kesal karena proporsal itu tertinggal di rumah nya .mungkin karna dirinya terburu buru jadi tidak ingat membawa nya karena pagi ini pikiran nya sangat kacau .
" shit.. kenapa aku bisa lupa " gumam rizky lirih . siska yang melihat tingkah bos nya itu menjadi khawatir
" ada apa pak ? " tanya siska khawatir . rizky yang mendengar pertanyaan siska pun menoleh ke arah nya .
" jam berapa meeting nya ?" tanya rizky datar
" 30 menit lagi pak " ujar siska .
" kamu keluar saja nanti proporsal nya akan saya berikan , proporsal nya tertinggal di rumah . " jelas rizky .
" baik pak , kalau begitu saya permisi " ujar siska pamit . suska pun langsung melangkah keluar.
" 30 menit , kalau aku pulang akan memakan waktu lama tidak mungkin " gumam rizky .
.
rizky lalu mengambil ponsel di dalam saku jas nya mengklik nama ken lalu menghubunginya .
...telepon...
hallo pak ada apa ?" tanya ken di ujung sana
" ken kamu dimana sekarang?
" saya sedang di jalan menuju kantor pak ini saya sedang menyetir ada apa pak ? ujar ken .
__ADS_1
" sekarang kamu bisa berbalik arah kan? tolong ke rumah saya tolong ambilkan proporsal kerjasama kita dengan clien yang dari singapur
" tapi pak ? apa keburu ?
" harus " perintah rizky secepat nya kamu kesana , nanti saya akan hubungi kiki untuk menyiapkan nya kamu tinggal mengambilnya.
" baik pak . sekarang juga saya menuju rumah bapak " ucap ken
" iya saya tunggu .tut
telpon di tutup.
ken hanya menghela nafas kalau sudah di suruh bos nya tidak bisa apa apa lagi selain menjalankan tugas nya .
tapi sekarang rizky harus berputar arah menuju rumah bos nya apalagi jalanan jakarta terkenal macet bagaimana bisa dia harus sampai kantor 30 menit .
kring ..kring...
ponsel kiki berbunyi kiki langsung mengambil ponsel nya di saku celemek nya dan mengangkat nya
hallo pak rizky ?
ki kamu lagi di rumah kan ?
iya pak kiki di rumah ini lagi bersih bersih sofa ada apa ya pak ?
ki sekarang kamu keruangan saya terus ambil sebuah map biru itu kontrak kerja sama saya dengan clien singapur , nanti kamu kasih ken sebentar lagi ken ke rumah dia masih di jalan .
iya pak . tut.
telepon pun terputus kiki langsung ke ruangan kerja rizky.untuk mengambil proporsal itu
kiki mencari nya di setia meja yang ada di ruangan itu tapi tidak dia temukan lalu mata kiki tertuju ke arah laci di sudut ruangan .
" ini dia ketemu " ucap kiki setelah menemukan map biru . kiki langsung mengambil nya di dalam laci tersebut . tapi tanpa kiki tahu saat kimi mengambil proporsal itu sesuatu terjatuh dari dalam laci . sesuatu seperti sebuah amplop kecil berwarna coklat jatuh tepat di bawah lantai depan bibir sepatu kiki .
tapi mungkin kiki tidak menyadari dan melihat nya kiki pergi begitu saja tanpa melihat ke bawah .
tit..did..
suara klakson terdengar sebuah mobil berada di depan gerbang menunggu sang satpam membuka kan pintu gerbang . dan akhir pak ujang menghampiri gerbang lalu membukan nya untuk mobil itu.
pak ujang membuka gerbang lebar mobil itu pun masuk ke halaman rumah chandra.
mobil itu pun berhenti. setelah nya seseorang turun dari mobil
" pagi pak ken ?" sahut pak ujang kepada orang yang baru saja datang .
" pagi juga pak ujang " jawab ken tersenyum ramah
" ada keperluan apa pak ken kemari ? " tanya pak ujang .
" saya kemari atas perintah pak rizky untuk mengambil berkas yang tertinggal.
" oh..begitu , kalau begitu pak ujang permisi mau lanjut ngopi " ujar pak ujang yang melangkah menuju pos nya.
tidak lama kemudian kiki keluar sambil membawa map biru di tangan kanan nya dia berlari ke arah ken yang sedang berdiri di depan mobilnya .
" pagi pak ken " ujar kiki lembut
__ADS_1
" pagi ki " jawab ken singkat . " gimana ki sudah ketemu berkas nya ? " tanya ken .
" oh.. sudah pak ken ini berkas nya sudah kiki bawa " ucap kiki antusias seraya memberikan berkas itu kepada ken .
" terima kasih nya ki " ucap ken seraya mengambil berkas itu dari kiki .
" kalau begitu saya permisi mau langsung ke kantor " ucap ken
" baik pak ken ." jawab kiki .
ken pun langsung berjalan ke depan mobil nya dan masuk kedalam mobil " pak ujang buka lagi gerbang nya " perintah ken .
" ya elah belum lima menit udah suruh buka lagi gerbang " ngeluh pak ujang
" sabar nya kopi , kamu belum saya minum " ucap konyol pak ujang yang langsung berlari membukaksn pintu gerbang .
kiki pun kembali kedalam .
ki.. panggil seseorang saat kiki sedang berjalan menuju dapur . kiki pun menoleh ke sumber suara terlihat aisyah sedang menuruni anak tangga dan menghampiri kiki.
" iya bu aisyah ada apa ? " tanya kiki
" kamu dari mana ? ada siapa di luar ? kok rame " tanya balik aisyah .
" oh ..itu , tadi ada pak ken bu di suruh pak rizky bawa berkas yang tertinggal tadi kiki cuman ngasih berkas nya ke pak ken . " ujar kiki
" kok , mas rizky malah hubungi kiki bukan nya aku ? " batin aisyah .
" bu aisyah kiki permisi ke belakang " ucap kiki cengengesan .
" iya silahkan " jawab aisyah singkat .
kiki pun langsung melangkah ke belakang untuk melanjutkan pekerjaan nya sedang aisyah masih diam di tempat.
" oh iya , tante issabel mana nya kok gak kelihatan apa di kamar ?" aisyah bertanya pada diri sendiri
" aku lihat aja deh ke kamar " ujar aisyah yang melangkah menuju kamar issabel.
kebetulan sebelum kamar issabel aisyah melewati ruang kerja rizky dan ternyata pintu ya masih terbuka mungkin kiki lupa menutup pintu .
" kok , pintu nya terbuka " tanya aisyah " mungkin kiki lupa kali menutup nya " ucap aisyah berjalan pelan ke arah ruangan itu niat nya sih cuma menutup pintu tapi saat aisyah lihat ruangan itu berantakan , buku buku dan kertas kertas file berserakan dimana mana membuat aisyah harus masuk untuk membereskan nya
" kok, berantakan gini sih , kiki ..kiki.. " ujar aisyah seraya membereskan buku buku dan kertas yang beserakan .
satu persatu buku aisyah susun rapi di atas meja juga kertas kertas.
" akhir nya beres juga " ucap aisyah seyelah membereskan buku buku itu .
sebelum kembali keluar aisyah melihat sebuah kertas berupa amplop coklat tepat di bawah laci sudut ruangan . aisyah berjalan ke arah laci tersebut lalu membungkukan badan nya untuk mengambil amplop itu .
tubuh aisyah membungkuk hingga menjongkok tangan nya sudah menyentuh amplop itu tinggal mengambilnya saja
" gimana sih kiki , jadi berantakan gini kalau mas rizky tahu bisa marah nanti " ucap aisyah seraya mengambil amplop itu .
" amplop apa ini ya ? sepertinya pernah lihat " batin aisyah .
pelan pelan aisyah membalikan amplop itu
hingga terlihat jelas tulisan di atas amplop itu .
__ADS_1
K U A ( kantor Urusan Agama )
------------------------------------------------