
setelah dari rumah keluarga chandra ken menuju kantor untuk melanjutkan pekerjaan nya .
tok..tok..
" masuk " sahut rizky dari dalam
" selamat siang pak " ujar ken yang baru datang . " ini laporan hari ini " sambung ken sambil menyerahkan laporan perusahaan.
" tadi saya bertemu bu aisyah saat di rumah bapak " ujar ken
" terus kenapa ? " tanya rizky datar sambil memeriksa dokumen dokumennya .
" mm... saya masih ke pikiran saja " ujar ken
" kepikiran apa ?" tanya rizky menatap ke arah ken yang duduk di samping nya
" tadi bu aisyah bertanya soal cincin , bu aisyah bilang apa saya pernah beli cincin ini " jelas ken kepada rizky
" apa cincin ini yang kamu maksud ?" tanya rizky sambil memperlihatkan gambar cincin di smarphone nya.
" iya " jawab ken singkat
" terus kamu jawab apa ?" tanya rizky dengan tatapan tajam nya
" ya , saya jawab sejujur nya kalau saya tidak tahu " jawab ken
" arghh " rizky mengacak acak rambut nya karna kesal
" ada yang salah pak?" ujar ken
" kamu lupa itu cincin kamu yang beli saat pernikahan saya dan amyra , seharus nya kamu bilang iya " ujar rizky kesal
ken berpikir sejenak mencoba mengingat kembali saat membeli cincin itu
flasback on
" mba , saya sedang mencari cincin pasangan " ujar ken ke pemilik toko
" untuk pernikahan apa tunangannya ?" tanya si pemilik toko
" untuk pernikahan mba " ujar ken
" ini model modelnya bapak bisa pilih " ujar si pemilik toko
" berikan saja cincin yang paling bagus dan paling mahal " ujar ken tanpa melihat satu persatu cincin .
" baik pak " pemilik toko pun langsung memberikan sebuah kotak kecil berisi cincin yang sudah di pilih tanpa ken lihat terlebih dulu .
setelah mendapat cincin itu ken langsung melajuksn mobilnya
*flasback off
" maaf pak , saat membeli cincin itu saya tidak melihat bagaimana model sama bentuknya karna saya hanya meminta pemilik toko itu memberikan cincin paling bagus " ujar ken .
" ya sudah " ujar rizky sambil mengibaskan tangannya agar ken. segera keluar dari ruangannya.
" ternyata aisyah mulai curiga " batin rizky sambil meletakan ke dua jari nya di bawah dagu.
...----------------...
Drt..drt..drt..
ponsel aisyah berdering menandakan ada panggilan masuk
__ADS_1
" hallo
" hallo aisyah gimana kita lanjutkan rencana kita " ujar elsa di balik telpon
" iya , lalu apa rencana nya
elsa menjelaskan rencana nya denhan panjang lebar aisyah hanya mengangguk jawaban bahwa dia mengerti .
" mengertikan ?" tanya elsa
" ya, " jawab aisyah
"oke sampai ketemu besok. " tut.. telpon pun di tutup.
...----------------...
keesokan hari nya amyra datang ke boutiqu elhusya
" selamat datang nona amyra " sahut elsa
" saya dapat telpon dari pemilik butik ini katanya ada produk terbaru " ujar amyra yang baru masuk butik di sambut oleh elsa
" iya benar " ujar aisyah yang baru datang
" aisyah " ujar amyra yang terkejut melihat aisyah
" iya , saya aisyah pemilik butik ini apa kabar nona amyra? " ujar aisyah sambil mengulurkan tangan nya amyra pun membalas uluran tangan nya
" baik, aku pikir saat itu kamu hanya pelayan disini, maaf " ujar amyra
" tidak apa apa saat itu kita belum saling kenal ,silahkan duduk " ujar aisyah yang mempersilahkan amyra duduk di sofa yang sudah di sediakan .
" elsa , tolong buatkan minum untuk nona amyra " ujar aisyah kepada elsa ,elsa pun melangkah pergi ke dapur
" begini amyra saya akan louncingkan produk terbaru kami dan saya sedang mencari seorang model untuk mengenalkan produk ki ini , dan saya ingat kamu pernah bilang kalau kamu pernah menjadi ambasador di berbagai perusahaan . kalau tidak ke beratan saya ingin menjadikan mu ambasador kami " ujar aisyah
" saya pikir dari pada cari model lain lebih baik kamu yang tidak perlu di ragukan lagi bakat nya " ujar aisyah " bagaimana ?" sambung aisyah . tak lama elsa datang membawa secangkir teh.
" boleh juga sih apalagi sekarang aku sedang tidak ada kerjaan " batin amyra " tentu saja " ujar amyra dengan senyum
" jadi kamu setuju ?" ujar aisyah
" ya, " singkat amyra
" terimakasih ya amyra " ujar aisyah sambil merangkul amyra begitu juga amyra
" oh iya ini elsa teman saya dia yang akan membantu kamu nanti " ujar aisyah yang memperkenalkan elsa .
" sebentar lagi akan ada pemotretan , elsa bantu amyra untuk bersiap siap " ujar aisyah
elsa pun membawa amyra ke lantai atas untuk di make over.
tidak butuh waktu lama amyra pun sudah siap dengan pakaian nya . pemotretan pun berjalan lancar berbagai busana di kenakan dan juga berbagai macam acsesoris.
" mba amyra ini salah satu produk kami " ujar elsa sambil memperlihatkan sebuah kalung " pakai ini nya mba " sambung elsa sambil memakai kan kalung kepada amyra, amyra mengikat rambut nya dengan kedua tangan nya agar mempermudah elsa memakaikannya.
" cincin nya bagus " ujar elsa yang melihat cincin di jari manis amyra " benar benar sama " batin elsa
" terimakasih " gumam amyra
amyra kembali menjalani pemotretannya seorang foto graper memberikan beberapa gerakan
" tunggu " ujar elsa menghentikan amyra yang akan di potret dengan gaya posisi tangan kanan nya menyentuh kalung yang di pakainya .
__ADS_1
" mba amyra bisa di buka dulu cincin nya " ujar elsa
" kenapa ?" ujar amyra
" karna mba sudah memakai kalung jadi tidak perlu memakai riasan lain " ujar elsa .
" baiklah, tolong kamu pegang sebentar nya jangan sampai hilang " ujar amyra yang melepas cincin nya .
" ini benar benar sama seperti cincin yang di bawa aisyah " batin elsa sambil menatap cincin di tangan nya
" bagaimana ?" ujar husna yang muncul tiba tiba mengejutkan elsa
" sama " ujar elsa sambil melirik ke arah husna
" sini biar aku samakan " ujar husna sambil mengambil cincin di tangan husna menyamakan dengan cincin di tangan husna.
" iya ini sama , berarti cincin ini memang ada pasangan nya seperti cincin kawin " gumam husna
" ehmm.. ada apa ?" ujar aisyah mengagetkan elsa dan husna
" ng.. ggak apa apa kok " sahut husna
" hus, apa yakin kamu amyra yang kamu lihat saat di rumah sakit ?" tanya aisyah
" aku tidak yakin,karna saat itu wajah wanita nya tidak terlihat hanya rizky saja " ujar husna
" kenapa tidak bilang dari kemarin " ujar elsa " gimana kalau saat itu rizky hanya jadi saksi pernikahan " sambung elsa
" tapi,, ini cincin nya ada nama nya dan sangat mirip mungkin cincin yang sama " ujar husna menyakinkan
" cincin apa ?" sahut amyra yang datang tiba tiba membuat mereka bertiga gugup husna yang memegang cincin langsung menyembunyikan cincin satunya.
" tidak apa apa " gumam aisyah .
" oh ya mana cincin saya " ujar aisyah kepafa elsa , elsa pun memberikan cincinnya
" jadi ini cincin kamu " ujar aisyah
" tapi tadi aku lihat seperti ada nama nya " sambung aisyah .
" iya , ini cincin kawin saya " ujar amyra
" oh,,iya saya lupa kamu juga pernah bilang " ujar aisyah sambil tersenyum
" oh iya suami mu bekerja di pt chandra ciptakan ? kebetulan suami saya juga kerja di sana kalau boleh tahu siapa nama nya ?" ujar aisyah
" kenapa mereka menayakan terus tentang cincin ini '' batin amyra .
" emhh.. nama suami saya .. drt..drt.. " tiba tiba ponsel amyra berdering saat amyra ingin mengatakan nama suami nya
" sebentar nya saya angkat telpon dulu " amyra melangkah pergi menjauh dari husna,elsa,dan aisyah untuk mengangkat telpon.
" maaf, saya harus pergi sekarang " ujar amyra yang menghampiri mereka setelah mengangkat telpon.
" oh, iya terimakasih nya amyra atas waktu nya " ujar aisyah
" sama sama , kalau ada pemotretan lagi kasih tahu saja " ujar amyra sambil melangkah pergi.
" gagal deh , untuk tahu nama suaminya " gumam elsa kesal
" padahal dikit lagi kita akan dapat informasi " ujar husna .
sedangkan aisyah hanya diam tidak berkutik
__ADS_1
"