Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
jalankan rencana


__ADS_3

setelah dari rumah keluarga chandra ken menuju kantor untuk melanjutkan pekerjaan nya .


tok..tok..


" masuk " sahut rizky dari dalam


" selamat siang pak " ujar ken yang baru datang . " ini laporan hari ini " sambung ken sambil menyerahkan laporan perusahaan.


" tadi saya bertemu bu aisyah saat di rumah bapak " ujar ken


" terus kenapa ? " tanya rizky datar sambil memeriksa dokumen dokumennya .


" mm... saya masih ke pikiran saja " ujar ken


" kepikiran apa ?" tanya rizky menatap ke arah ken yang duduk di samping nya


" tadi bu aisyah bertanya soal cincin , bu aisyah bilang apa saya pernah beli cincin ini " jelas ken kepada rizky


" apa cincin ini yang kamu maksud ?" tanya rizky sambil memperlihatkan gambar cincin di smarphone nya.


" iya " jawab ken singkat


" terus kamu jawab apa ?" tanya rizky dengan tatapan tajam nya


" ya , saya jawab sejujur nya kalau saya tidak tahu " jawab ken


" arghh " rizky mengacak acak rambut nya karna kesal


" ada yang salah pak?" ujar ken


" kamu lupa itu cincin kamu yang beli saat pernikahan saya dan amyra , seharus nya kamu bilang iya " ujar rizky kesal


ken berpikir sejenak mencoba mengingat kembali saat membeli cincin itu


flasback on


" mba , saya sedang mencari cincin pasangan " ujar ken ke pemilik toko


" untuk pernikahan apa tunangannya ?" tanya si pemilik toko


" untuk pernikahan mba " ujar ken


" ini model modelnya bapak bisa pilih " ujar si pemilik toko


" berikan saja cincin yang paling bagus dan paling mahal " ujar ken tanpa melihat satu persatu cincin .


" baik pak " pemilik toko pun langsung memberikan sebuah kotak kecil berisi cincin yang sudah di pilih tanpa ken lihat terlebih dulu .


setelah mendapat cincin itu ken langsung melajuksn mobilnya


*flasback off


" maaf pak , saat membeli cincin itu saya tidak melihat bagaimana model sama bentuknya karna saya hanya meminta pemilik toko itu memberikan cincin paling bagus " ujar ken .


" ya sudah " ujar rizky sambil mengibaskan tangannya agar ken. segera keluar dari ruangannya.


" ternyata aisyah mulai curiga " batin rizky sambil meletakan ke dua jari nya di bawah dagu.


...----------------...


Drt..drt..drt..


ponsel aisyah berdering menandakan ada panggilan masuk

__ADS_1


" hallo


" hallo aisyah gimana kita lanjutkan rencana kita " ujar elsa di balik telpon


" iya , lalu apa rencana nya


elsa menjelaskan rencana nya denhan panjang lebar aisyah hanya mengangguk jawaban bahwa dia mengerti .


" mengertikan ?" tanya elsa


" ya, " jawab aisyah


"oke sampai ketemu besok. " tut.. telpon pun di tutup.


...----------------...


keesokan hari nya amyra datang ke boutiqu elhusya


" selamat datang nona amyra " sahut elsa


" saya dapat telpon dari pemilik butik ini katanya ada produk terbaru " ujar amyra yang baru masuk butik di sambut oleh elsa


" iya benar " ujar aisyah yang baru datang


" aisyah " ujar amyra yang terkejut melihat aisyah


" iya , saya aisyah pemilik butik ini apa kabar nona amyra? " ujar aisyah sambil mengulurkan tangan nya amyra pun membalas uluran tangan nya


" baik, aku pikir saat itu kamu hanya pelayan disini, maaf " ujar amyra


" tidak apa apa saat itu kita belum saling kenal ,silahkan duduk " ujar aisyah yang mempersilahkan amyra duduk di sofa yang sudah di sediakan .


" elsa , tolong buatkan minum untuk nona amyra " ujar aisyah kepada elsa ,elsa pun melangkah pergi ke dapur


" begini amyra saya akan louncingkan produk terbaru kami dan saya sedang mencari seorang model untuk mengenalkan produk ki ini , dan saya ingat kamu pernah bilang kalau kamu pernah menjadi ambasador di berbagai perusahaan . kalau tidak ke beratan saya ingin menjadikan mu ambasador kami " ujar aisyah


" saya pikir dari pada cari model lain lebih baik kamu yang tidak perlu di ragukan lagi bakat nya " ujar aisyah " bagaimana ?" sambung aisyah . tak lama elsa datang membawa secangkir teh.


" boleh juga sih apalagi sekarang aku sedang tidak ada kerjaan " batin amyra " tentu saja " ujar amyra dengan senyum


" jadi kamu setuju ?" ujar aisyah


" ya, " singkat amyra


" terimakasih ya amyra " ujar aisyah sambil merangkul amyra begitu juga amyra


" oh iya ini elsa teman saya dia yang akan membantu kamu nanti " ujar aisyah yang memperkenalkan elsa .


" sebentar lagi akan ada pemotretan , elsa bantu amyra untuk bersiap siap " ujar aisyah


elsa pun membawa amyra ke lantai atas untuk di make over.


tidak butuh waktu lama amyra pun sudah siap dengan pakaian nya . pemotretan pun berjalan lancar berbagai busana di kenakan dan juga berbagai macam acsesoris.


" mba amyra ini salah satu produk kami " ujar elsa sambil memperlihatkan sebuah kalung " pakai ini nya mba " sambung elsa sambil memakai kan kalung kepada amyra, amyra mengikat rambut nya dengan kedua tangan nya agar mempermudah elsa memakaikannya.


" cincin nya bagus " ujar elsa yang melihat cincin di jari manis amyra " benar benar sama " batin elsa


" terimakasih " gumam amyra


amyra kembali menjalani pemotretannya seorang foto graper memberikan beberapa gerakan


" tunggu " ujar elsa menghentikan amyra yang akan di potret dengan gaya posisi tangan kanan nya menyentuh kalung yang di pakainya .

__ADS_1


" mba amyra bisa di buka dulu cincin nya " ujar elsa


" kenapa ?" ujar amyra


" karna mba sudah memakai kalung jadi tidak perlu memakai riasan lain " ujar elsa .


" baiklah, tolong kamu pegang sebentar nya jangan sampai hilang " ujar amyra yang melepas cincin nya .


" ini benar benar sama seperti cincin yang di bawa aisyah " batin elsa sambil menatap cincin di tangan nya


" bagaimana ?" ujar husna yang muncul tiba tiba mengejutkan elsa


" sama " ujar elsa sambil melirik ke arah husna


" sini biar aku samakan " ujar husna sambil mengambil cincin di tangan husna menyamakan dengan cincin di tangan husna.


" iya ini sama , berarti cincin ini memang ada pasangan nya seperti cincin kawin " gumam husna


" ehmm.. ada apa ?" ujar aisyah mengagetkan elsa dan husna


" ng.. ggak apa apa kok " sahut husna


" hus, apa yakin kamu amyra yang kamu lihat saat di rumah sakit ?" tanya aisyah


" aku tidak yakin,karna saat itu wajah wanita nya tidak terlihat hanya rizky saja " ujar husna


" kenapa tidak bilang dari kemarin " ujar elsa " gimana kalau saat itu rizky hanya jadi saksi pernikahan " sambung elsa


" tapi,, ini cincin nya ada nama nya dan sangat mirip mungkin cincin yang sama " ujar husna menyakinkan


" cincin apa ?" sahut amyra yang datang tiba tiba membuat mereka bertiga gugup husna yang memegang cincin langsung menyembunyikan cincin satunya.


" tidak apa apa " gumam aisyah .


" oh ya mana cincin saya " ujar aisyah kepafa elsa , elsa pun memberikan cincinnya


" jadi ini cincin kamu " ujar aisyah


" tapi tadi aku lihat seperti ada nama nya " sambung aisyah .


" iya , ini cincin kawin saya " ujar amyra


" oh,,iya saya lupa kamu juga pernah bilang " ujar aisyah sambil tersenyum


" oh iya suami mu bekerja di pt chandra ciptakan ? kebetulan suami saya juga kerja di sana kalau boleh tahu siapa nama nya ?" ujar aisyah


" kenapa mereka menayakan terus tentang cincin ini '' batin amyra .


" emhh.. nama suami saya .. drt..drt.. " tiba tiba ponsel amyra berdering saat amyra ingin mengatakan nama suami nya


" sebentar nya saya angkat telpon dulu " amyra melangkah pergi menjauh dari husna,elsa,dan aisyah untuk mengangkat telpon.


" maaf, saya harus pergi sekarang " ujar amyra yang menghampiri mereka setelah mengangkat telpon.


" oh, iya terimakasih nya amyra atas waktu nya " ujar aisyah


" sama sama , kalau ada pemotretan lagi kasih tahu saja " ujar amyra sambil melangkah pergi.


" gagal deh , untuk tahu nama suaminya " gumam elsa kesal


" padahal dikit lagi kita akan dapat informasi " ujar husna .


sedangkan aisyah hanya diam tidak berkutik

__ADS_1


"


__ADS_2