
rizky sudah sampai di rumah saat sampai rizky langsung berlari masuk ke dalam rumah karna yang di pikirkannya sekarang adalah tentang surat kawin itu .
saat di ruang tamu rizky berpapasan dengan aisyah . tadi nya yang berlari rizky langsung terdiam dengan nafas tak beraturan seperti sudah lari maraton saja nafas nya ngos ngosan dan keringat bercucuran aisyah yang melihat suaminya itu merasa aneh .
" mas kamu dari mana ? kok keringatan begini nafas mu juga ngos ngosan kaya abis lari " tanya aisyah yang melihat tingkah rizky yang aneh
" nggak dari mana mana habis lari " jawab rizky gugup.
aisyah pun aneh masa rizky lari siang siang panas lagi . " yaudah mas aku ambilin minum nya kamu pasti haus " ujar aisyah
" ehm.. aisyah saya mau tanya kamu dapat paket ?" tanya rizky dengan nafas yang masih ngos ngosan.
aisyah berpikir sejenak paket apa yang rizky maksud sampai akhir nya dia ingat " oh iya tadi ada paket amplop gitu sih mas aku juga gak tau isi nya apa " ucap aisyah menjelaskan karna aisyah tidak sempat membuka nya .
" tidak kamu buka ? " tanya rizky penasaran
" tidak sempat mas , tadi aku titipkan sama tante issabel " ujar aisyah .lalu melangkah pergi ke dapur untuk mengambil air minum.
rizky sempat khawatir karna surat itu ada di orang lain tapi- kalau di pikirkan lagi lebih aman di issabel karna issabel sudah mengetahuinya
tapi- bagaimana bisa aisyah menitipkan surat itu kepada issabel." sudahlah jangan di pikirkan yang penting sekarang aku sudah lega " batin rizky sambil mengelap keringatnya sendiri.
flasback on
saat aisyah memegang amplop itu aisyah membaca tulisan di amplop coklat itu yang membuat nya penasaran apa isi amplop tersebut tapi- saat aisyah akan membuka amplop tersebut tiba tiba issabel datang .
" aisyah ? " panggil issabel dari belakang aisyah .merasa dirinya di panggil aisyah pun menengok ke sumber suara
" tante issabel " ucap aisyah " ada apa ?" lanjut aisyah .
" anita memanggil mu tadi " ujar issabel
" ehm.. aisyah tidak dengar yasudah aisyah mau taruh ini dulu di ruang kerjanya mas rizky " ujar aisyah yang memegang amplop tersebut
" biar tante saja yang menaruhnya , kamu temui saja anita mungkin dia butuh sesuatu " ujar issabel . aisyah pun menuruti issabel dia memberikan amplop itu kepada issabel lalu pergi .
setelah aisyah pergi issabel mengambil ponsel yang ada di saku nya lalu menekan nombor dan menelponnya .
__ADS_1
telepon
" hallo bagaimana bu ? apa ibu dapatkan amplop itu " ujar seseorang di balik telpon
" saya sudah mendapatkannya , lalu harus aku apakan amplop ini ? " tanya issabel
" ibu simpan saja dulu , karna hanya ibu yang bisa saya percaya saat ini "
" baiklah aku akan menyimpannya " ujar issabel
" terimakasih bu sudah bantu saya " ujar seseorang di balik telpon . tut.. telpon pun langsung di tutup.
****
sedangkan aisyah menemui anita di kamar nya .
" ma.. " panggil aisyah. anita yang mendengar suara itu pun berbalik menengok ke sumber suara karna pintu kamar nya tidak di tutup jadi aisyah terlihat di depan pintu
" aisyah ? ada apa ?" tanya anita .yang membuat aisyah heran bagaimana tidak kata issabel anita memanggilnya tapi saat aisyah menemuinya anita malah balik nanya .
" bukan nya tadi mama memanggil aisyah ? jadi aisyah kemari takutnya mama membutuhkan sesuatu " jelas aisyah yang masih diam di depan pintu
" ehm.. mungkin tante issabel salah dengar " ucap aisyah
" issabel ?" ujar anita
" iya ma tadi tante issabel yang memberitahu ku katanya mama memanggil ku , ya sudah kalau begitu aisyah permisi " ucap aisyah yang melangkah pergi meninggalkan kamar anita .
flasback off
rizky yang merasa kelelahan itu karna habis berlari rizky duduk di atas sofa tamu . lalu aisyah datang membawa segelas air minum dan memberikannya kepada rizky . ysng langsung di minum nya habis.
" rizky kamu kenapa?" tanya anita yang tak sengaja lewat melihat rizky seperti kelelahsn dan meminum habis air yang di berikan aisyah .
" ehm.. mama , aku tidak apa apa tadi aku cuman berlari lari dikit jadi cape deh " ujar rizky
" kamu sih mas aneh aneh aja lari di siang bolong begini " ujar aisyah .
__ADS_1
" aisyah kamu melihat issabel ? " tanya anita
" mungkin di kamarnya ma " jawab aisyah .anita pun langsung menuju kamar issabel.
****
-- kamar issabel --
" issabel apa maksud mu membohongi aisyah ?" tanya anita yang tiba tiba masuk begitu saja ke kamar issabel .
" kau tidak sopan , apa kau tidak bisa mengetuk dulu sebelum masuk ke kamar orang lain " ujar issabel yang kesal .
" jangan mengalihkan pembicaraan " ujar anita "apa maksud nya tadi kamu membohongi aisyah dan bilang aku memanggilnya ? apa kamu merencana sesuatu ?" uhar anita menatap sinis issabel .
" kau tidak bisa bicara baik baik ?" ujar issabel membalas tatapan sinis itu .
" sudah lah jawab saja pertanyaan ku aku tidak akan biarkan kau menggangu keluarga ku lagi " ujar anita yang mulai marah
" anita - anita seburuk itukah aku ? kau selalu saja berprasangka buruk pada ku seharusnya kamu berterimakasih pada ku " ucap issabel santai .
" berterimakasih ? untuk apa ?" ujar anita
bruk..
issabel melempar sebuah amplop yang berisi surat kawin itu ke arah anita berdiri anita pun mengambil amplop tersebut
" itu lah yang ku maksud " ujar issabel yang melihat anita membaca tulisan yang ada di amplop itu .
" kau tahu aku sudah menyelamatkan putra mu ,kalau aisyah melihat isi amplop itu bagaimana ? apa yang akan terjadi kepada putra mu ? dia akan mengetahui semua nya yang selama ini kalian rahasia kan " jelas issabel .
anita hanya terdiam mendengar penjelasan issabel " kenapa kamu tidak membiarkan aisyah tahu semua ini ?" tanya anita
" aku pikir lebih baik aisyah tahu dari suaminya sendiri dari pada tahu dari orang lain atau dari surat itu karna itu akan lebih menyakitkan selama ini dia di bohongi suaminya sendiri ." jelas issabel
" karna aku tahu bagaimana rasa nya , rasa nya begitu menyakitkan, kau juga merasakannya bukan ? kita berdua juga mengalaminya kau juga pasti tahu rasa nya seperti apa di bohongi, di khianati , oleh orang yang kita cinta " issabel menjelaskan bahwa yang di alami rizky sekarang sama seperti yang di alami di masa lalu nya anita pun terdiam tidak berkata apapun.
" lupakanlah masa lalu kita anita , aku juga sudah melupakan nya demi kedamaian keluarga kita " ucap issabel yang tadi nya menatap anita kembali duduk di tempat tidur nya.
__ADS_1
issabel mungkin sudah melupakan masalalu tapi anita kelihatan nya dia belum bisa melupakan itu anita masih dendam dan benci kepada issabel .
" terima kasih telah membela putra ku " ujar anita yang melangkah pergi keluar dari kamar issabel