
kini Rizky sudah pulang dengan keadaan tak baik baik saja karna wajah nya yang memar bekas pukulan .
tid..tid..
Rizky membunyikan klakson mobil nya memerintah pak ujang untuk segera membuka gerbang . Di ujung pos pak ujang berlari menghampiri pintu gerbang lalu membuka kunci nya .
Sedangkan di luar sana Rizky terus membunyikan klakson nya tidak sabar menunggu . Gerbang pun terbuka lebar mobil Rizky pun masuk kedalam pekarangan rumah setelah mobil Rizky masuk pak ujang kembali menutup gerbang nya.
" kenapa dengan pak bos ya , nggak biasa nya marah marah gitu " ucap pak ujang ketika mobil Rizky sudah masuk ke dalam pekarangan rumah .
" Astagfirullah.. ada apa dengan muka ya pak bos " ujar pak ujang lagi ketika rizky sudah turun dari mobil dan melangkah berjalan ke dalam rumah .
assalamualaikum... ucap rizky
walaikumsalam ... sahut Aisyah yang berada di ruang tengah .
" mas.. kamu kenapa ? kenapa wajah mu seperti ini " ucap Aisyah yang melihat luka memar di muka rizky.
" tidak apa apa , hanya luka biasa " ujar Rizky
" kamu habis berantem sama siapa ?" tanya Aisyah .
" tadi di jalan gak sengaja ketemu sama preman preman yang menghalangi jalan jadi ribut sedikit." ujar Rizky berbohong .
" tunggu mas biar aisyah obatin " ucap Aisyah yang melangkah ke kamar nya untuk mengambil P3k.
" bagaimana keadaan Amyra sekarang " batin Rizky yang sedang duduk di sofa ruang tengah sambil memegang bibir nya yang berdarah karna pukulan tadi.
Tak lama kemudian Aisyah pun datang dengan membawa kotak p3k di tangan kanan nya .
Aisyah berlari ke arah Rizky yang sedang duduk di ruang tengah.
Sampai nya disana Aisyah menaruh kotak p3k di atas meja yang ada di depan nya lalu membuka kotak itu dan mengambil kapas yang di olesi obat merah .
" lain kali kalau ketemu sama preman preman jangan di ladenin mas lebih baik pergi saja jadi luka gini kan " ucap Aisyah yang sedang mengobati luka Rizky .
" Jangan khawatir aku tidak apa apa " ujar Rizky sambil mengelus ujung kepala aisyah .
" sebenar nya tadi kamu pergi kemana ? " tanya Aisyah .
" Aisyah gak boleh tahu yang sebenar nya " batin Rizky .
" tadi aku mau ke kantor eh , di jalan malah terhambat karna bertemu preman . " ucap Rizky berbohong.
" lain kali hati hati nya mas " ucap Aisyah . rizky pun tersenyum dan menganggukan kepalanya .
" Apa papa sudah pulang " Tanya Rizky
" belum mas, mungkin agak malam " ujar Aisyah .
sedangkan saat ini Chandra sedang mengunjungi isabel di apartemen nya.
" ada apa kamu kesini " ucap isabel yang duduk di samping Chandra
" apa kamu tidak menanyakan kabar ku " tanya Chandra .
" aku tahu kabar mu baik baik saja karna sekarang kamu ada di hadapan ku " ucap Isabel datar .
" aku kemari untuk menjemput mu " ujar Chandra. " selain itu aku butuh penjelasan dari mu " ucap chandra lagi
" penjelasan apa? " tanya Isabel heran .
" tentang anak ku " ucap chandra dengan wajah serius . " apa Nico adalah anak kandung ku " tanya Chandra yang membuat Isabel bungkam .
" aku sudah bilang pada mu kalau ayah nya nico adalah Toni andreans "ucap Isabel gugup .
__ADS_1
" jangan berbohong kau dan Toni tidak pernah menikah . Dan aku ingin tahu siapa ayah nico sebenar nya apa nico adalah anak ku " ucap Chandra yang membuat isabel diam .
" kenapa kamu diam , apa itu benar kalau benar berarti saat aku pergi ke jakarta kamu tengah mengandung anak ku " ujar Chandra .
sedangkan Isabel hanya diam .
" ya tuhan apa hari ini adalah waktu nya semua akan terungkap " batin Isabel " ya, aku harus memberitahu Chandra yang sebenar nya karna nico pun sudah tahu kini saat nya aku bilang pada Chandra ." sambung Isabel dalam hati nya .
" Isabel jawab aku " ucap Chandra
" ya .. nico, nico adalah anak mu anak kandung mu " ucap Isabel yang membuat Chandra terkejut antara senang dan sedih .
" jadi.. jadi .. Nico anak ku , kenapa kamu tidak memberitahu ku " ucap Chandra yang di akhiri tangis .
saat itu...
Flasback on
~Surabaya 1992 ~
satu minggu sudah berlalu Chandra masih belum juga kembali Tiara yang sendiri di rumah nya masih setia menunggu nya untuk memberikan kabar gembira pada suami nya
Hoek..hoek..hoek..
entah kenapa akhir akhir ini Tiara suka sekali mual dan pusing bahkan hampir setiap hari nya . Di dalam kamar mandi Tiara terus menatap sebuah benda kecil berupa tespack yang terdapat dua garis merah di dalam nya .
tespack itu Tiara genggam di tangan nya .
" Mas kapan kamu pulang , aku sudah tidak sabar ingin memberitahu mu tentang kabar gembira ini kamu pasti senang jika tahu aku telah mengandung anak mu saat ini " ucap Tiara yang menatap tespeck di genggaman nya .
Tiara..Tiara..
terdengar suara seseorang memanggil nya di depan rumah " iya.. tunggu sebentar " ucap Tiara yang berjalan melangkah keluar dari kamar mandi .
" Toni , " ucap Tiara saat melihat Toni berdiri di ambang pintu .
toni pun menggelengkan kepala nya " bukan, aku kemari membawa mu makanan " ucap toni yang menyodorkan sebuah paper bag.
seketika wajah Tiara menciut yang tadi nya senang menjadi muram ." terimakasih " ucap tiara sambil mengambil paper bag itu di tangan toni.
" kau terlihat pucat apa kau sakit ?" tanya toni khawatir .
" tidak, " ucap Tiara menggelengkan kepala ." duduklah akan aku bawa kau minuman " ucap Tiara yang berlalu pergi berjalan ke dalam rumah .
Toni pun duduk di teras rumah tak lama kemudian Tiara datang dengan secangkir teh di tangan nya lalu ia letakan di meja samping Toni.
" apa kau benar baik baik saja ? kalau kau sakit kita ke rumah sakit sekarang aku tidak mau kau sakit , nanti chandra marah pada ku " ucap Toni .
" aku hanya butuh Chandra aku tidak butuh apapun " ucap Tiara .
" chandra pasti kembali jangan khawatir " ucap Toni .
o..hoek..hoek...
Tiara kembali merasa mual dirinya langsung berlari ke kamar mandi 15 menit sudah Tiara keluar dari kamar mandi dan menghampiri Toni .
" Tiara ayok lah kita ke rumah sakit muka mu pucat sekali , kau tunggu sebentar aku akan membawa mobil ku dulu "ucap Toni yang bangun dari duduk nya.
" Tidak perlu , aku tidak sakit aku baik baik saja " Ucap Tiara .
" tapi tadi kau.. "ucap Toni yang memperagakan tiara saat mual tadi .
" itu hanya mual sudah biasa bagi orang hamil."
"ha..hamil " toni cukup terkejut dia pun kembali duduk dan menatap Tiara
__ADS_1
" jadi kau hamil sejak kapan ?" tanya Toni
" baru baru ini , kemarin aku pergi ke dokter kandungan dan ternyata kehamilan ku sudah menginjak 4 minggu . " ucap Tiara .
" apa chandra tahu hal ini ? " tanya Toni
Tiara menggelengkan kepala " belum aku akan memberitahu nya nanti saat dia sudah kembali " ucap Tiara .
" Tapi Chandra harus tahu Tiara , kau hubungi saja dia mungkin setelah tahu kau hamil Chandra akan segera pulang . " ucap Toni .
" sudah beberapa hari ini Chandra tidak pernah menghubungi ku " ucap Tiara sedih .
" kamu jangan khawatir , besok aku akan pergi ke jakarta aku akan memberitahu Chandra hal ini dan aku akan membawa nya pulang " ucap Toni tersenyum tipis.
" terimakasih toni " ujar Tiara dengan senyuman.
pada malam hari nya Toni berangkat ke jakarta dan sampai pada esok pagi . karna Toni sudah berteman lama dengan Chandra jadi dia tahu dimana alamat rumah chandra Toni pun bergegas menaiki taxi menuju kediaman Chandra .
30 menit berlalu taxi yang di tumpangi Toni sudah sampai di depan rumah Chandra rumah yang begitu mewah pekarangan rumah nya pun begitu luas .
Toni turun dari taxi lalu menghampiri pintu gerbang yang begitu besar belum juga sampai ke depan gerbang sudah ada mobil yang membunyikan klakson di belakang nya Toni pun dengan sigap menghindar tak lama kemudian gerbang pun terbuka dan mobil itu pun masuk ke dalam pekarangan rumah mewah .
Toni hanya menatap mobil itu dengan penuh tanda tanya ' siapa itu '. Toni masih di luar sambil melihat ke dalam pekarangan rumah tak lama kemudian ada seorang pria yang turun dari mobil tadi dan pria itu adalah Chandra .
" Chandra..Chandra.. " teriak Toni tapi Chandra tak mendengar nya setelah itu ada seorang wanita turun dari mobil dan menghampiri Chandra wanita itu menggandeng tangan chandra dengan manis mengajak Chandra untuk segera masuk.
" Chandra .. " teriak toni lagi tapi kali ini Chandra mendengar dan melihat nya " Toni " Ucap chandra yang menatap toni dari ujung sana .
" ada apa sayang " ucap wanita itu pada Chandra " siapa dia apa kamu mengenal nya " tanya wanita itu saat melihat toni di depan gerbang .
Toni dan Chandra hanya saling pandang Chandra terlihat gugup karna melihat toni sedangkan Toni terlihat bingung dengan apa yang di lihat nya .
" kamu duluan saja , aku akan menemui teman ku dulu " ujar Chandra .
wanita itu pun masuk ke dalam rumah sedangkan Chandra menghampiri Toni yang berdiri di depan gerbang .
" Toni ,ada apa kau kemari " tanya Chandra .
" kau bilang ada apa , apa kau tidak memikirkan istrimu apa kau tidak memikirkan tiara " ujar Toni emosi
" aku..aku...
" sayang.. " belum sempat menjawab perkataan Toni wanita itu kembali menghampiri Chandra dengan memanggilnya sayang .
" Anita " ujar Chandra .
sedangkan Toni semakin bingung saja dengan yang mereka ucapkan.
" kenapa teman mu tidak di suruh masuk " ujar Anita " oh iya kamu di panggil papa masuklah dulu " ujar Anita lagi .
" Toni tunggu aku sebentar aku akan kembali " ucap Chandra yang berlalu pergi .
" pak ujang kenapa tidak di suruh masuk buka gerbang nya " ucap Anita pada satpam nya.
"tidak perlu nyonya aku hanya sebentar " ujar Toni.
" jangan memanggil ku nyonya , panggil saja Anita aku istri nya Chandra " ucap Anita .
jleg..
bagaikan di sambar petir ucapan Anita itu membuat Toni geram dan amarah nya semakin memuncak ini kah jawaban dari pertanyaan yang membuat nya bingung .
" Istri .. " ucap Toni sambil mengepal kan tangan nya karna geram.
"masuklah tunggu suami ku di dalam saja " ucap Anita .
__ADS_1
" tidak perlu " ucap Toni ketus lalu melangkah pergi meninggalkan rumah mewah itu.
" ada apa dengan nya " ucap Anita ketika melihat Toni pergi begitu saja.