Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
kepulangan NiCo


__ADS_3

Bandara SOEKARNO HATTA


hari ini adalah kepulangan nico dari london ,


nico sudah tiba di indonesia .


penerbangan dari london ke jakarta lumayan membutuhkan waktu yang sangat lama kurang lebih 15 jam . nico berangkat dari london sangat pagi sekali dan baru sampai di jakarta pukul . 20.00 malam .


malam ini nico sudah berada di apartemen nya


pastinya apartemen mewah .


nico menaruh koper nya di atas lantai dekat sofa kosong yang di duduki nya .


nico menyenderkan punggung nya di dinding sofa dengan kedua tangan terlentang dan kedua mata terpejam .


" kemana penghuni rumah ? rumah ini sepi sekali " gumam nico yang melihat ke setiap sudut ruangan . dengan mata yang sudah terbuka


nico bangun dari sofa lalu berjalan ke arah kamar issabel pelan pelan nico membuka pintu kamar pelan berharap orang yang dia cari ada di dalam tapi issabel tidak ada ." kemana mama ? " batin nya bertanya karena ini sudah malam kemana ibu nya pergi.


nico merogoh saku celana nya lalu mengambil ponsel milik nya lalu ia klik nama mommy dan menghubungi nya


cklek,,


saat nico ingin menghubungi issabel tiba tiba terdengar suara pintu terbuka , nico menoleh ke belakang melangkah menghampiri pintu


mama ? " ucap nico saat tahu issabel yang membuka pintu dengan membawa dua kantong berisi belanjaan.


" malam sayang ? kau sudah pulang ? kapan kau sampai ? " tanya issabel yang menaruh belanjaan nya di atas meja dekat sofa lalu melangkah menghampiri nico .


" apa kabar sayang ?" ucap issabel yang memeluk putra nya dan di balas oleh nico .


mereka berpelukan cukup lama sampai akhirnya mereka melepaskan pelukannya masing masing .


" mama dari mana ? " tanya nico setelah melepas pelukan nya

__ADS_1


" mama sudah belanja karna mama tahu kamu akan pulang hari ini dan mama lupa kalau stok makanan habis " jawab issabel dengan senyum seringai.


" apa harus selarut ini ? mama bisa pergi belanja tadi pagi kan ? " tanya nico curiga .


apa nico curiga kalau aku berbohong apa yang harus aku katakan " pikir issabel .


Flasback on


di dalam kamar issabel hanya mondar mandir di depan ranjang , seperti ada yang sedang gelisah .


" hari ini nico pulang ke indonesia dan nico belum tahu kalau aku tidak tinggal lagi di apartemen apa yang harus aku lakukan " pikir issabel .


" aku harus ke apartemen sekarang aku takut nanti nico curiga kalau dia melihat ku tidak ada di apartemen " batin issabel .


issabel mengambil tas nya di atas nakas lalu keluar dari kamar nya . di ruang keluarga issabel berpapasan dengan anita yang hendak masuk ke kamarnya .


" kau mau kemana malam malam begini ? " tanya anita curiga dengan kedua tangan di lipat di bawah perut.


" aku ada urusan " jawab issabel tanpa melihat anita di depan nya dan melewatinya begitu saja


" jangan menunggu ku pulang kunci saja pintu nya aku tidak akan pulang malam ini " ucap issabel dan pergi begitu saja


" kau pikir kau siapa ? harus aku tunggu bila perlu tidak pulang sama sekali " gerutu anita kesal lalu melangkah pergi ke kamar nya .


issabel pergi dengan mobilnya di tengah jalan issabel berhenti sejenak teringat sesuatu dia menghentikan mobilnya di pinggir jalan depan mini market.


" tidak mungkin kalau aku pulang ke apartemen malam malam begini kalau nico sudah sampai di apartemen bisa curiga nanti " gumam issabel di dalam mobil nya dengan posisi tangan di atas stir. lalu issabel melihat sebuah mini market tepat dimana iya menghentikan mobilnya issabel pun memiliki ide dia turun dari mobil nya dan masuk ke mini market seyelah beberapa menit issabel keluar dengan membawa banyak belanjaan di kedua tangan nya .


" mungkin dengan ini aku bisa memberi alasan tepat bila nico bertanya nanti " ucap issabel sambil menenteng kedua kantung kresek ditangan nya .


Flasback off.


jadi ternyata issabel sengaja membawa barang belanjaan nya itu untuk alasan bila nico bertanya dan benar saja nico bertanya hal itu , tapi nico tetap curiga pada issabel


" kenapa selarut ini ? mama bisakan belanja tadi pagi ?" tanya nico curiga

__ADS_1


mm.. issabel hanya diam tak bergeming


" tadi pagi mama ada urusan sayang jadi mama tidak sempat dan baru sempat belanja sekarang " jawab anita gugup dengan senyum palsu nya .


awal nya nico tidak percaya tapi alasan nya cukup menyakinkan bagi nico .


" kamu baru sampai kan ? kamu pasti cape kamu istirahat lah dulu mama mau buatkan makan malam dulu kamu pasti lapar kan ? " ujar issabel seraya mengelus pundak nico .


" tidak perlu ma aku tidak lapar aku mau langsung ke kamar saja mama tidak perlu memasak " ucap nico .


" mm.. ya sudah kamu istirahat saja " ujar issabel seraya mengelus pundak nico


nico pun langsung membawa koper nya dan melangkah ke kamar dan issabel membawa belanjaan nya ke dapur .


****


aisyah masih terpikir tentang amplop itu apa sebenarnya isi amplop itu ?.


aisyah sedang duduk di bibir ranjang dengan kaki yang di lipat menyerupai huruf ' Y ' wajah nya terlihat sedang memikirkan sesuatu mata nya tertuju ke sebuah amplop yang di pegang nya sepertinya aisyah ingin membuka amplop itu , tangan nya perlahan lahan merobek amplop itu saat amplop itu hampir terbuka tangan aisyah terhenti ketika terdengar suara pintu terbuka.


cklek


pintu kamar terbuka terlihat rizky masuk dan menutup kembali pintu kamar , aisyah dengan sigap langsung menaruh amplop itu di bawah bantal milik nya dan berpura pura tidak terjadi apapun.


" kamu belum tidur ?" tanya rizky seraya melonggarkan dasi nya .


" belum mas, aku menunggu mu pulang " jawab aisyah dengan senyum palsu nya.seraya mengambil tas di tangan suami nya .


" kenapa pulang selarut ini ? apa sedang sibuk di kantor ? " tanya aisyah seraya membuka kan jas rizky. dan rizky mengangguk sebagai jawaban.


" iya " jawab rizky singkat .


" aku mandi dulu nya ? kamu sudah makan ? " rizky bertanya .


" sudah mas tadi sama mama kamu mandi saja dulu nanti aku siapin makan malam buat kamu " ujar aisyah tersenyum . rizky tersenyum ke arah aisyah lalu berjalan ke arah kamar mandi .

__ADS_1


setelah rizky masuk ke kamar mandi aisyah kembali duduk di bibir ranjang lalu mengambil amplop itu di bawah bantal " lebih baik aku buka amplop ini nanti saja kalau tidak ada mas rizky " batin aisyah seraya memasukan amplop itu ke dalam tas milik nya .lalu aisyah berjalan keluar kamar


__ADS_2