
Rizky masuk kedalam kamar mandi terdengar suara gemercik air dia sedang melakukan ritual mandi nya .
15 menit berlalu Rizky keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk di pinggang nya.
Rizky berjalan ke arah lemari untuk mengambil baju dia terlihat rapi setelah memakai pakaian nya seperti akan pergi keluar.
setelah berdandan rapi Rizky mengambil ponsel nya dia mengklik nama amyra lalu menelponnya .
telpon
hallo sayang kamu kemana aja ? kamu gak pernah hubungi aku " suara amyra di balik telpon
kamu dimana ?
aku ada di apartemen kenapa ?
jangan kemana mana aku akan kesana
sayang bener kamu mau kesini ? ya udah aku tunggu nya
Tut..
telpon pun di tutup secara sepihak oleh Rizky amyra yang mendapat telpon dari Rizky merasa senang karna Rizky akan datang ke apartemen nya.
" ternyata Rizky masih peduli pada ku " amyra dengan tersenyum
" aku harus siapin makan malam buat Rizky " ujar amyra yang berjalan menuju dapur dengan wajah senang .
...----------------...
mau kemana mas ? tanya Aisyah yang berpapasan di tangga
" aku mau keluar dulu ada kerjaan " ujar Rizky
" mau kemana mas ? kan baru pulang " tanya Aisyah
" sebentar kok gak lama " Rizky melangkah tanpa menunggu jawaban Aisyah .
Rizky melajukan mobil nya sangat cepat .
...----------------...
cklek..
pintu apartemen terbuka lebar Rizky masuk ke dalam apartemen terlihat amyra sedang menunggu nya .
__ADS_1
" sayang , kamu sudah datang " amyra yang begitu bahagia .sedangkan Rizky hanya diam tidak berbicara .
" sayang , aku seneng kamu datang aku sudah nyiapin makan malam buat kita " ujar amyra yang langsung menggandeng tangan Rizky menuju meja makan.
amyra begitu bahagia dengan kedatangan Rizky dia menyiapkan semua nya memasak untuk makan malam ,menata rapi semua masakan di meja yang bundar dan sedikit suasana romantis
amyra menaruh sebuah lilin aromaterapi di tengah tengah masakan nya agar terlihat romantis.
" sayang ayo , " ujar amyra yang mempersilahkan Rizky untuk duduk. Rizky pun duduk di kursi yang sudah di sediakan mereka duduk berhadapan .
" sayang aku udah masak buat kamu kamu makan yang banyak nya " ujar amyra sambil menuangkan nasi ke dalam piring milik Rizky .
Rizky masih terdiam tidak bicara suasana menjadi hening hanya ada suara sendok dan piring yang saling menyahut .
" sayang kok, kamu diam saja ada apa ?" tanya amyra yang melihat Rizky tidak menyentuh makanan nya sedikit pun.
" ada yang ingin ku bicarakan" sahut Rizky
" apa ? " ujar amyra yang menatap Rizky
" sayang ,, " amyra menyentuh tangan Rizky
" apa benar kemarin kamu menemui papa ?" tanya Rizky yang melepaskan genggaman amyra.
" iya" amyra menundukkan kepalanya
" apa salah nya ? aku hanya ingin bertemu dengan mertuaku ayah dari suami ku " ucap amyra
" tapi tidak seperti itu caranya " ujar Rizky
" lalu bagaimana? kamu tahu aku selama ini menunggu kamu , kamu gak pernah kabari aku , kamu hilang begitu saja tanpa kabar " ujar amyra
" saat itu aku memang tidak bisa menemui MU seharusnya kamu sabar menunggu istri ku sedang sakit dia baru saja keguguran ." ujar Rizky
" aku juga istri kamu mas aku berhak atas kamu , kamu gak pernah peduliin aku mas, aku sudah bilang sama kamu jelaskan semua kepada keluarga MU tapi kamu masih saja diam. dan kamu bilang aku untuk sabar , sampai kapan ? aku juga ingin di akui oleh keluarga MU kamu bilang butuh waktu tapi sampai kapan ? itu sebab nya aku .. "
" stop.. " Rizky memotong pembicaraan amyra
" justru karna sikap kamu yang kemarin papa sangat membenci MU dan kamu tahu apa yang dia katakan pada ku ?
aku harus meninggalkan MU " ujar Rizky
tubuh amyra menjadi lemas saat mendengar perkataan Rizky . amyra tidak tahu kalau tindakan nya ini akan membuat masalah .
" tidak , kamu pasti bohong kan ? kamu tidak boleh meninggalkan aku riz kamu sudah janji kamu akan selalu bersama ku " ucap amyra yang ketakutan setetes demi setetes air mata nya mengalir di pipinya yang lembut itu.
__ADS_1
" kita akan jelaskan ini pada papa mu dia pasti mengerti aku akan meminta maaf rizky " ujar amyra
" sudah terlambat amyra " rizky sambil melangkah pergi
" rizky , jangan tinggalkan aku aku gak mau pisah sama kamu " teriak amyra yang masih menangis
arrghh.... prang .. " amyra melampiaskan amrah nya dengan membanting piring piring yang di meja makan .
"akh, aww,," amyra yang memegang kepalanya
" sakit, kenapa kepala ku sakit aduh pusing " rintih amyra
" riz.. rizky .. jangan tinggalkan aku " amyra terus memegang kepala nya perlahan lahan dia pun jatuh ke lantai .pandangan nya menjadi buram dan gelap pelan pelan mata amyra pun tertutup.
" amyra ... " teriak rizky di balik pintu .
flesback on
rizky berjalan keluar meninggalkan amyra sendiri di meja makan.
sebenarnya dia tidak tega melihat amyra hancur .
rizky pun takut trauma amyra kembali lagi
rizky ingat betul apa kata dokter reyhan bahwa amyra jangan di tinggalkan atau dia akan trauma lagi .
rizky khawatir , hati nya sekarang hancur , dilema apa yang harus dia lakukan .memang ini kesalahan nya
" ini kesalahan ku kalau dari awal aku tidak menikahi nya dia tidak akan hancur seperti ini " ujar rizky sambil berjalan ke arah pintu dengan wajah yang penuh penyesalan
prang...
tiba tiba saat rizky di depan pintu terdengar suara pecahan barang yang diempar , rizky pun terkejut dia takut amyra melakukan hal bodoh.
ya dia tahu amyra pasti melakukan apa saja karna dia nekad bahkan mengkahiri hidupnya pun pernah dia lakukan .
rizky tak tinggal diam dia kembali menuju meja makan tempat di mana amyra diam.
rizky terkejut melihat amyra jatuh ke lantai dengan memegang kepalanya .dia terlihat kesakitan
amyra... " teriak rizky
flesback off.
" amyra .." rizky berlari menuju amyra yang tergeletak di lantai
__ADS_1
" amyra .. bangun amyra .. " rizky sambil menepuk nepuk wajah amyra .
rizky pun bergegas membawa amyra ke luar untuk di larikan ke rumah sakit.