Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
kau jadi terlibat


__ADS_3

~BANDUNG~


anak - anak hari ini kita belajar menanam nya " ajak aisyah kepada anak anak yayasan .


asik... " kompak anak anak .


anak anak di sini memang sangat senang kalau aisyah mengajar . sebelum nya sebelum menikah aisyah juga selalu membantu ayah nya mengajar anak anak yayasan kasih bunda apalagi aisyah selalu mengajak anak anak untuk belajar di luar ruangan .


aisyah mengajak semua anak anak yayasan ke taman samping yayasan kasih bunda .


" sekarang kita menanam ,di depan kalian ada bunga juga pot , sekarang pot nya kita isi dengan tanah sedikit aja dulu " ucap aisyah memberi arahan yang di ikuti anak anak


" sudah ? "


" sudah bu ...


" kita taro bunga nya seperti ini lalu beri tanah kembali sampai penuh "


semua nya begitu bahagia begitu juga aisyah dia tertawa lepas hari ini bersama anak anak seolah olah sudah melupakan masalah nya


tanpa di sadari ada seseorang yang menantau kegiatan mereka .


di ujung sana ada sebuah mobil yang berhenti dan mobil itu adalah mobil rizky di dalam mobil rizky terus memperhatikan aisyah dari kejauhan dirinya pun senang melihat aisyah tersenyum bahagia tadi nya rizky berniat untuk menemui aisyah tapi niat nya itu dia urungkan .


karena tak ingin mengganggu kegiatan anak anak yayasan begitu juga dengan aisyah rizky tak ingin membuat tawa aisyah pudar .


biarlah untuk hari ini aisyah tertawa bahagia pikir nya .


dan rizky pun memutuskan untuk kembali tapi bukan kembali ke jakarta.


rizky membelokan arah mobil nya meninggalkan yayasan kasih bunda rizky untuk mencari hotel terdekat malam ini rizky memutuskan untuk menginap di hotel karena besok dia akan kembali menemui aisyah .


......................


tok..tok..tok..


",ya.. sebentar " sahut amyra yang merasa pintu apartemen nya ada yang mengetuk.


amyra pun langsung melangkah menuju pintu masuk untuk membukakan pintu .


ckrek.. pintu pun terbuka lebar

__ADS_1


" nico " ucap amyra tersentak kaget melihat nico datang ke apartemen nya .


" Hai , " sapa nico menarik senyum bibir nya.


" masuk lah " ucap amyra mempersilahkan masuk lalu nico pun masuk kedalam amyra menutup pintu kembali.


" kapan kau kembali dari london ?" tanya amyra seraya duduk di atas sofa yang di ikuti nico.


" 3 hari yang lalu " jawab nico santai menyenderkan punggung nya di dinding sofa.


" mau minum apa ? "


" apa saja , ini .. aku bawakan untuk mu " ujar nico seraya menyodorkan sebuah paper bag di atas meja.


" apa ini " ujar amyra seraya membuka isi paper bag nya



ternyata sebuah gelas yang bergambar bendera london.Inggris


" kenapa kau memberikan ku ini , ? " ucap amyra tersenyum " kenapa bukan barang lain ?"


karna amyra pikir kenapa harus gelas .


" kau sangat konyol , terimakasih hadiah nya aku ambilkan kau minum dulu " ujar amyra yang melangkah ke dapur .


tak lama amyra kembali membawa dua cangkir satu berisi coffe untuk nico karna nico suka sekali coffe , satu lagi berisi coklat hangat karna amyra sangat menyukai coklat .


" ini .. " amyra meletakan cangkir berisi coffe di depan nico .lalu kembali duduk


" mmm.. kau masih ingat kesukaan ku " ucap nico setelah mencium aroma coffe miliknya.


" apa kau baik baik saja ? " tanya nico lirih


" yah.. aku baik baik saja kenapa bertanya seperti itu memang nya aku terlihat sakit " ujar amyra


" tidak, tapi aku tahu hati mu sakit " ujar nico amyra pun tersentak kaget dengan ucapan nya.


amyra pun terdiam tak menjawab apapun.


" apa yang di katakan rizky pada mu ? " nico kembali berujar. menatap teduh mata amyra

__ADS_1


" apa maksud mu ? aku tidak mengerti " sela amyra


" jangan coba menutupi nya dari ku "


" bagaimana hubungan mu dengan rizky sekarang setelah semuanya terungkap apa dia mengatakan sesuatu pada mu ?"


" dia bilang tak bisa lagi melindungi ku lagi itu yang dia katakan ".


" apa artinya rizky akan menceraikan mu ?


" entahlah, walaupun dia tidak melakukan nya aku akan tetap pergi dari kehidupan nya aku tidak ingin menjadi penghalang untuk mereka berdua "


" apa kau yakin ? kau akan baik baik saja ?" nico menatap teduh amyra .


" ya aku baik baik saja " ucap amyra


" maaf kan aku , karena dendam keluarga ku kau jadi terlibat dan akhir nya kau yang tersakiti " ujar nico penuh rasa bersalah


" kau tak perlu minta maaf ini bukan salah mu , ini karena aku yang begitu mencintai nya yang bersikeras ingin memilikinya dan akhir nya aku sendiri yang menahan sakit nya aku melukai diriku sendiri " amyra memelankan suaranya pada kalimat terakhir . tak terasa air mata nya mengalir membasahi pipi nya.


amyra menghela nafas sejenak " cinta memang tidak bisa di paksakan bukan ? ya..seperti itulah cinta ku " ucap amyra lirih


" aku juga sadar selama yang aku lakukan ini tidak benar, aku juga sudah melukai hati orang lain .


" seharusnya dari awal aku tidak melibatkan mu dalam sandiwara ku mungkin kau tak akan sesakit ini " ujar nico menyesal .


" tak ada artinya menyesali yang sudah terjadi , jadi ... jangan lagi menyalahkan diri mu "


" maaf..


" berhentilah meminta maaf , " pekik amyra


" karna kau aku jadi menangis " amyra mengusap air mata nya . nico pun tertawa mendengar ucapan amyra


" jadi aku yang salah " timpal nico dengan tawa


" ya.. kau salah " .pekik amyra.


kedua nya pun tertawa bersama.


...----------------...

__ADS_1


...saat ini hanya dengan tertawalah agar hati ku tenang...


...terima kasih karena kau telah membuatkan bahagia walau hanya sementara....


__ADS_2