Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
terluka


__ADS_3

" maaf , aku tidak bisa melindungi mu lagi "


ucap rizky dengan gugup tanpa menatap amyra .


huh, amyra menghela nafas sejenak . dirinya bingung harus bersikap seperti apa , apakah harus senang atau sebalik nya .


walau sebenar nya hati nya sungguh berat untuk jauh dari rizky apalagi harus meninggalkan nya .


" aku pikir kalau kita terus menjalani hubungan seperti ini akan ada hati yang terluka , dan aku tidak ingin kau terluka " ucap rizky lagi kali ini dia menatap lekat wajah amyra


" perasaan ku tidak bisa berbagi kasih dengan dirimu juga dengan aisyah , maaf .. maafkan aku amyra karna aku mengingkari janji ku maafkan aku "


amyra tersenyum paksa mencoba tegar dan menerima keputusan rizky .


" kenapa kau terus meminta maaf apa tidak ada kata lain untuk ku " ucap amyra datar terlihat air mata nya sudah terbendung tapi ia coba untuk menahan nya .


yah.. rizky tidak mengerti apa maksud amyra


" seharus nya aku yang meminta maaf karna sikap ku dulu membuat mu dalam masalah , kau tahu aku seperti apa kan ? aku akan melakukan apapun agar keinginan ku tercapai bukan kah aku begitu egois "


" tidak, kau tidak egois wajar saja kalau kita ingin melakukan sesuatu demi mendapatkan apa yang kita inginkan " rizky menyela.


" tapi aku sudah membuat orang lain terluka apa itu wajar ? aku memang egois " sela amyra


" kau jangan menyalahkan diri mu aku juga salah " timpal rizky.


" apa ini kesalahan kita ? apa aku perlu meminta maaf juga " ujar amyra mencoba tersenyum. kedua nya saling tertawa tapi seperti tawa yang terpaksa mungkin untuk mencairkan suasana.


" amyra .. " sahut rizky


" yah.. apa kau ingin meminta maaf lagi ? aish.. nanti saja sebaik nya kita makan dulu nanti makanan nya ke buru dingin " amyra mengalihkan pembicaraan bukan karena tidak ingin membicarakan masalah ini tapi dia tidak ingin air mata nya mengalir .


" makanan mu sangat enak walau sudah dingin , aku tidak menyangka kau ternyata pintar memasak " ucap rizky sambil menikmati makanan nya setidak nya suasana nya sudah lebih baik

__ADS_1


" apa kau ingin aku memasak untuk mu lagi ? tapi sepertinya ini masakan ku yang pertama dan terakhir untuk mu" .amyra memelankan suara nya pada kata terakhir


" harus kah aku sebut ini makan malam perpisahan " . ujar amyra lagi.


" yah.. " rizky sedikit terkejut.


" kanapa ? kau tidak ingin makan malam bersama ku lagi " tanya rizky .


" bukan kah kau yang bilang kau tidak bisa melindungi ku lagi , itu berarti kita tidak akan bertemu lagi "


" amyra .. " rizky menggengam tangan amyra .


" aku memang tidak bisa melindungi mu lagi bukan berarti aku akan menjauhi mu kita tetap akan bertemu kita masih bisa jadi teman kan ? " rizky menatap amyra pada kalimat terakhir


" kau benar benar sudah tidak mencintaiku lagi ? " tanya amyra dengan tatapan berharap


kau tahu , aku pernah berkata saat di taman kalau aku akan pergi jauh dari mu aku tidak ingin mengganggu lagi kalian berdua " amyra memelankan suara nya .


aku harap aku bisa menebus kesalahan ku dulu karna telah meninggalkan mu tapi ku rasa sudah cukup kau sudah mendapatkan cinta sejati mu " tak terasa air mata amyra mulai menetes


" amyra.. " ..


" apa ini karma untuk ku ? " air mata amyra terus menetes


" amyra.. "..


" aish.. kenapa aku menangis " ucap amyra seraya menghapus air mata nya " apa karna ini hari perpisahan ku dengan mu ?


rizky hanya menatap amyra dalam diam rasanya dia tak tega melihat amyra sedih seperti ini . " amyra.. " rizky terus memanggil nama amyra


" owh.. maaf , aku jadi menangis ",ucap amyra seraya menghapus air mata nya


" kenapa kau bersedih ?" sambung amyra " apa kau tidak ingin mengucapkan selamat tinggal setidak nya kau memberikan ku sesuatu malam ini " ucap amyra yang sudah tidak menangis lagi mencoba membuat lelucon.

__ADS_1


" huh.. aku tidak tahu akan sesedih ini berpisah dengan mu " ucap amyra dan diam sejenak rizky membiarkan amyra terus mengoceh dia hanya mendengarkan karna pikir nya ini yang terbaik.


" kau melakukan yang benar , kau memilih orang yang tepat aisyah wanita yang pantas untuk mu buatlah dia tersenyum , bahagiakan dia , jangan kau sakiti dia " ucap amyra .


" apa kau mencintai nya ? " tanya amyra


" ya .. " jawab rizky singkat.


" aisyah juga pasti mencintai mu , saat pertama kali bertemu dengan nya aku merasa nyaman aisyah wanita yang tulus juga baik ,kau beruntung menjadikan nya istri " ujar amyra


" amyra.. maafkan aku " ucap rizky


" yah,, kau meminta maaf lagi " ucap amyra dengan sedikit mengangkat bibir nya " kau harus memberi ku hadiah kalau kau meminta maaf lagi aku tidak akan menerima tawaran mu menjadi teman " lelucon amyra membuat rizky tersenyum .


" rizky, aku yakin aisyah pasti kembali karna dia sangat mencintai mu , fighting ( semangat ) " ucap amyra seraya mengangkat tangan kanan nya menyemangati rizky . membuat rizky tersenyum.padahal hati nya terluka


dia tahu amyra mencoba tersenyum di saat hati nya terluka .


rizky beranjak dari kursi makan dan berpamitan pada amyra " terimakasih untuk makan malam nya " ucap rizky sebelum pergi .


amyra terdiam membeku di kursi nya tak sedikitpun dia bergerak air mata nya mulai mengalir deras dia pun tak bisa menghentikan nya mungkin menangis akan lebih baik bagi nya di saat hati nya terluka dia mencoba untuk tersenyum bahagia.


di luar sana rizky berjalan menyusuri lorong apartemen hingga sampai di parkiran dimana mobil nya terparkir rizky langsung masuk ke dalam mobil nya membunyikan mesin nya walau sempat ragu meninggalkan amyra di saat seperti ini tapi keraguan itu dia urungkan dan mentancap gas nya lalu melajukan mobil nya meninggalkan parkiran apartemen .


di dalam sana amyra masih terdiam dan menangis tapi seketika dirinya terperangah mengingat rizky amyra berlari keluar dari apartemen nya seraya mamanggil manggil nama rizky.


" rizky ... rizky ... " teriak amyra sepanjang lorong dia terus berlari tak peduli air mata nya yang mengalir deras amyra sudah seperti orang yang akan di tinggal selamaya amyra menangis histeris hingga sampai lobby apartemen dia melihat mobil rizky melaju amyra pun mengejar mobil itu tapi hanya sampai depan aprtemen


amyra terus menangis hingga terjatuh di jalanan ,, menatap kepergian rizky dirinya sudah tak berdaya tubuh nya terkulai lemas dia duduk di atas jalanan aspal mata nya terus tertuju pada mobil yang sudah melaju jauh


hiks..hiks..hiks..


rizky...." teriak amyra menggelegar .

__ADS_1


__ADS_2