
Brakk...
rizky sudah sampai di kantornya,rizky membanting pintu ruangannya dengan keras karena rasa kesal di dalam hati nya .
arghh... teriak rizky kesal sambil mengacak acak rambut nya hingga berantakan.
" amyra .. arrrghh... " ujar rizky kesal sambil menggebrak meja nya sendiri nafas yang sudah tidak beraturan amarah yang membara pada dirinya emosinya tidak bisa di kendalikan .
" kenapa jadi seperti ini , kenapa aku terjebak di antara mereka " ujar rizky dengan nafas yang ngos ngosan menahan emosi nya .
drt..drt..drt..
ponsel rizky berdering saat di lihat dari layar ponsel nya tertullis nama papa ..
" ada apa pa ?" ujar rizky mengangkat telponnya
" dimana kamu ?" ujar chandra dari balik ponsel
" di kantor kenapa ?" sambung rizky
" saya tunggu di rumah sekarang " tut.. " panggilan terputus oleh sepihak oleh chandra .
" ada apa lagi ini " gumam rizky setelah mengangkat telpon nya
" sepertinya aku aman sekarang , tapi tetap saja aku harus hati hati sama amyra " ujar rizky.
tok..tok..tok..
ketukan pintu terdengar dari luar , siska sekretaris masuk ke ruangan rizky
" selamat siang pak, maaf mengganggu " ucap siska
" ada apa ?" tanya rizky
" 10 menit lagi ada meeting untuk pembahasan produk kita yang baru " ujar siska.
" ya, aku segera datang " ujar rizky. siska pun pamit keluar .
" aku harus chat papa dulu kalau aku tidak bisa pulang sekarang " gumam rizky sambil mengetik sebuah pesan whatsapp.
__ADS_1
...----------------...
Ruang meeting
" bagaimana pak ?apa ada yang ingin bapak tanyakan ?" ujar salah satu staff devisi
" saya ingin brand ambasador nya di ganti bukan amyra " ujar rizky
" tapi.. " ucapan salah seorang staff terhenti karna terpototong oleh rizky.
" saya tidak mau tahu pokok nya harus di ganti cari yang lain mengerti " ujar rizky sambil melangkah pergi meninggalkan ruangan meeting .
para staff divisi itu hanya saling tatap mereka tidak bisa berbuat apapun .
...----------------...
tit..tit..tit..tit..
" aduh...ganggu aja dah orang lagi tidur " ujar pak ujang sambil mengucek ngucek mata nya
" hah, pak bos " ujar pak ujang yang melihat mobil rizky " iya -iya- bentar pak bos " sambung pak ujang sambil membuka pintu gerbang.mobil rizky pun masuk rizky langsung memparkirkan mobilnya lalu masuk ke dalam rumah.
" ehh.. pak bos sudah pulang " sahut kiki yang berpapasan dengan rizky saat ingin membuang dua karung besar berisi sampah.
" di cuekin deh " ujar kiki yang melihat rizky melewatinya begitu saja tanpa menghiraukan kiki
" pak ujang ... " teriak kiki yang berlarian ke arah pak ujang yang sedang berdiri tepat di pos satpam.
" nih lagi nyi rempong ngapain teriak teriak " gumam pak ujang yang mendengar teriakan kiki
" ada apa sih ki..? teriak teriak " ujar pak ujang
" ada yang beda gak sih dari wajah pak bos ? kamu lihat kan wajah nya itu serem banget deh " ujar kiki
" iya saya juga lihat ki , gak tahu dah ada apaan " ujar pak ujang " kayanya bakalan ada prahara lagi " sambung pak ujang
" aduh.. kiki udah capek pak ujang dari dulu keluarga ini teru...ss saja banyak prahara kadang adem, kadang ribut , " ujar kiki sambil menggerakan tanganya seperti mengekpresikan kekularga majikan nya.
" iya juga ya ki " sahut pak ujang
__ADS_1
" tapi setelah bu aisyah datang terasa... banget kehangatan di keluarga ini seperti surga yang ku rindukan adem.. damai..tentram " ujar kiki
" sama ki , " sahut pak ujang " neng kiki ngapain keluar ?" tanya pak ujang
" mau buang sampah , kiki titip sini aja ya tolong pak ujang buang nya kiki masuk dulu " ujar kiki yang pergi begitu saja meninggalkan kedua karung yang ia bawa
" saya lagi saya lagi " ujar pak ujang menghela nafas berat.
...----------------...
" pah " sahut rizky yang baru masuk ke ruangan chandra
" ada apa papa memanggil ku " ujar rizky yang duduk di depan chandra yang sudah menunggu nya
"sampai kapan kamu seperti ini ?" ujar psk chandra
" apa maksud papa ?" ujar chandra
"'apa ini ?" tanya chandra saat melempar sebuah foto ke pada rizky .
" jawab " ujar chandra yang hanya melihat rizky duan tak berbicara
" tidak bisa jawab " ujar chandra yang menatap rizky dengan tajam
" saya pikir kamu melakukan apa yang saya perintahkan " sambung chandra
" saya bisa jelaskan " ujar rizky
" saya tidak butuh penjelasan mu " ujar chandra " sampai kapan kamu akan terus merahasiakan nya " sambung chandra
" saya akan jelaskan pada aisyah tapi nanti saat waktu yang tepat " ujar rizky
" saya sudah memberikan mu pilihan tapi apa yang kamu lakukan ? kamu tetap menjalani hubungan bersama amyra , kalau memang kamu tidak bisa memilih antara mereka lebih baik jelaskan saja pada aisyah " ujar chandra
"dari pada aisyah tahu dari orang lain " ujar chandra " bagaimana perasaan nya ? " sambung chandra .
" tahu apa papa tentang perasaan wanita ? papa juga tidak mengerti perasaan mama bukan ? jadi jangan salahkan aku kalau seperti ini dan jangan ikut campur urusan ku kenapa aku belum bisa menjelaskan karna aku lebih mengerti perasaan istri ku di banding dirimu " ujar rizky yang mengeluarkan semua unek unek dalam hatinya sambil melangkah pergi meninggalkan ruangan itu .
" rizky .. " teriak chandra yang menahan amarah nya.
__ADS_1