Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
jangan ikut campur


__ADS_3

Brakk...


rizky sudah sampai di kantornya,rizky membanting pintu ruangannya dengan keras karena rasa kesal di dalam hati nya .


arghh... teriak rizky kesal sambil mengacak acak rambut nya hingga berantakan.


" amyra .. arrrghh... " ujar rizky kesal sambil menggebrak meja nya sendiri nafas yang sudah tidak beraturan amarah yang membara pada dirinya emosinya tidak bisa di kendalikan .


" kenapa jadi seperti ini , kenapa aku terjebak di antara mereka " ujar rizky dengan nafas yang ngos ngosan menahan emosi nya .


drt..drt..drt..


ponsel rizky berdering saat di lihat dari layar ponsel nya tertullis nama papa ..


" ada apa pa ?" ujar rizky mengangkat telponnya


" dimana kamu ?" ujar chandra dari balik ponsel


" di kantor kenapa ?" sambung rizky


" saya tunggu di rumah sekarang " tut.. " panggilan terputus oleh sepihak oleh chandra .


" ada apa lagi ini " gumam rizky setelah mengangkat telpon nya


" sepertinya aku aman sekarang , tapi tetap saja aku harus hati hati sama amyra " ujar rizky.


tok..tok..tok..


ketukan pintu terdengar dari luar , siska sekretaris masuk ke ruangan rizky


" selamat siang pak, maaf mengganggu " ucap siska


" ada apa ?" tanya rizky


" 10 menit lagi ada meeting untuk pembahasan produk kita yang baru " ujar siska.


" ya, aku segera datang " ujar rizky. siska pun pamit keluar .


" aku harus chat papa dulu kalau aku tidak bisa pulang sekarang " gumam rizky sambil mengetik sebuah pesan whatsapp.

__ADS_1


...----------------...


Ruang meeting


" bagaimana pak ?apa ada yang ingin bapak tanyakan ?" ujar salah satu staff devisi


" saya ingin brand ambasador nya di ganti bukan amyra " ujar rizky


" tapi.. " ucapan salah seorang staff terhenti karna terpototong oleh rizky.


" saya tidak mau tahu pokok nya harus di ganti cari yang lain mengerti " ujar rizky sambil melangkah pergi meninggalkan ruangan meeting .


para staff divisi itu hanya saling tatap mereka tidak bisa berbuat apapun .


...----------------...


tit..tit..tit..tit..


" aduh...ganggu aja dah orang lagi tidur " ujar pak ujang sambil mengucek ngucek mata nya


" hah, pak bos " ujar pak ujang yang melihat mobil rizky " iya -iya- bentar pak bos " sambung pak ujang sambil membuka pintu gerbang.mobil rizky pun masuk rizky langsung memparkirkan mobilnya lalu masuk ke dalam rumah.


" ehh.. pak bos sudah pulang " sahut kiki yang berpapasan dengan rizky saat ingin membuang dua karung besar berisi sampah.


" di cuekin deh " ujar kiki yang melihat rizky melewatinya begitu saja tanpa menghiraukan kiki


" pak ujang ... " teriak kiki yang berlarian ke arah pak ujang yang sedang berdiri tepat di pos satpam.


" nih lagi nyi rempong ngapain teriak teriak " gumam pak ujang yang mendengar teriakan kiki


" ada apa sih ki..? teriak teriak " ujar pak ujang


" ada yang beda gak sih dari wajah pak bos ? kamu lihat kan wajah nya itu serem banget deh " ujar kiki


" iya saya juga lihat ki , gak tahu dah ada apaan " ujar pak ujang " kayanya bakalan ada prahara lagi " sambung pak ujang


" aduh.. kiki udah capek pak ujang dari dulu keluarga ini teru...ss saja banyak prahara kadang adem, kadang ribut , " ujar kiki sambil menggerakan tanganya seperti mengekpresikan kekularga majikan nya.


" iya juga ya ki " sahut pak ujang

__ADS_1


" tapi setelah bu aisyah datang terasa... banget kehangatan di keluarga ini seperti surga yang ku rindukan adem.. damai..tentram " ujar kiki


" sama ki , " sahut pak ujang " neng kiki ngapain keluar ?" tanya pak ujang


" mau buang sampah , kiki titip sini aja ya tolong pak ujang buang nya kiki masuk dulu " ujar kiki yang pergi begitu saja meninggalkan kedua karung yang ia bawa


" saya lagi saya lagi " ujar pak ujang menghela nafas berat.


...----------------...


" pah " sahut rizky yang baru masuk ke ruangan chandra


" ada apa papa memanggil ku " ujar rizky yang duduk di depan chandra yang sudah menunggu nya


"sampai kapan kamu seperti ini ?" ujar psk chandra


" apa maksud papa ?" ujar chandra


"'apa ini ?" tanya chandra saat melempar sebuah foto ke pada rizky .


" jawab " ujar chandra yang hanya melihat rizky duan tak berbicara


" tidak bisa jawab " ujar chandra yang menatap rizky dengan tajam


" saya pikir kamu melakukan apa yang saya perintahkan " sambung chandra


" saya bisa jelaskan " ujar rizky


" saya tidak butuh penjelasan mu " ujar chandra " sampai kapan kamu akan terus merahasiakan nya " sambung chandra


" saya akan jelaskan pada aisyah tapi nanti saat waktu yang tepat " ujar rizky


" saya sudah memberikan mu pilihan tapi apa yang kamu lakukan ? kamu tetap menjalani hubungan bersama amyra , kalau memang kamu tidak bisa memilih antara mereka lebih baik jelaskan saja pada aisyah " ujar chandra


"dari pada aisyah tahu dari orang lain " ujar chandra " bagaimana perasaan nya ? " sambung chandra .


" tahu apa papa tentang perasaan wanita ? papa juga tidak mengerti perasaan mama bukan ? jadi jangan salahkan aku kalau seperti ini dan jangan ikut campur urusan ku kenapa aku belum bisa menjelaskan karna aku lebih mengerti perasaan istri ku di banding dirimu " ujar rizky yang mengeluarkan semua unek unek dalam hatinya sambil melangkah pergi meninggalkan ruangan itu .


" rizky .. " teriak chandra yang menahan amarah nya.

__ADS_1


__ADS_2