Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
PERTEMUAN


__ADS_3

Anita sudah mempersiapkan semua nya untuk makan malam hari ini , di bantu oleh Aisyah juga kiki sebagai asisten rumah tangga nya .


" kiki .. gimana sudah siap ? " tanya Anita pada kiki perihal persiapan untuk makan malam .


" Sudah bu bos sudah kiki siapkan semua nya " ujar kiki sumringah .


" Terimakasih kiki kamu boleh kembali ke belakang " ujar Anita


" Baik bu bos kiki permisi kalau ada apa apa panggil kiki saja ya bu " ujar kiki


" Hm.. " Anita hanya mengangguk dengan senyuman , kiki pun pergi meninggalkan Anita yang berdiri di depan meja makan.


" Ma.. " panggil seseorang dari belakang


" Rizky " ujar Anita yang melihat Rizky berjalan menuruni anak tangga menghampiri Anita .


" Dimana Aisyah? " tanya Anita yang tidak melihat ke beradaan Aisyah .


" Aisyah masih di kamar sebentar lagi turun " ucap Rizky


" Ma.. aku penasaran memang nya siapa tamu kita ?" tanya Rizky menatap Anita


" Mama mengundang Isabel bersama putra nya " ujar Anita datar


" Jadi , mama sudah memikirkan ucapan ku kemarin malam " ujar Rizky yang tersenyum


" Iya ,, seperti yang kamu katakan berdamailah dengan masalalu " timpal Anita sambil menatap putra nya itu .


" Aku senang sekarang mama sudah bisa menerima tante isabel , semoga ini yang terbaik untuk keluarga kita " ujar Rizky sambil memeluk Anita .


" Apa kau juga sudah siap ?" tanya Anita tersenyum tipis ke arah Rizky


" Siap untuk apa ? bertemu tante Isabel ? " ujar Rizky berbalik nanya


" Bertemu adik mu " ucap Isabel dengan nada rendah .


" Adik ? " tanya Rizky yang bingung dengan pertanyaan Anita


" Kau akan tahu nanti " ucap Isabel .


Ning..nong..


Bel rumah pun berbunyi menandakan ada tamu yang datang Anita yang sedang bersama Rizky pun mendengar suara bel itu

__ADS_1


" Itu pasti mereka " Ucap Anita setelah mendengar bunyi bel rumah nya.


" Ma.. apa mereka sudah datang " ujar Chandra yang menghampiri Anita dan Rizky


" Sepertinya sudah , kita ke depan temui mereka " ujar Anita Chandra pun mengangguk lalu mereka berjalan ke arah ruang tamu .


" Adik ? " ucap Rizky yang masih termangu di tempat nya .


sedangkan Isabel dan Nico masih berada di luar depan pintu masuk seperti nya Nico ragu untuk masuk ke dalam


" Nico " tanya Isabel yang menatap wajah Nico yang terlihat gelisah.


" Apa aku terlihat gugup? aku benar benar tidak bisa menyembunyikan nya " ujar Nico yang menatap Isabel


" Aku akan bertemu ayah ku tepat nya ayah kandung ku kami belum pernah mengobrol sebelum nya di dalam sana juga ada adik ku aku merasa canggung " ucap Nico sambil menggerak gerakan tubuh nya untuk menutupi ke gugupan nya


" Tenangkan dirimu , semua akan baik baik saja " ujar Isabel yang menggenggam tangan Nico


Cklek..


pintu pun terbuka lebar , terlihat kiki keluar menghampiri mereka " permisi bu pak silahkan masuk sudah di tunggu " ucap kiki lalu kembali masuk ke dalam .


Isabel masih menggenggam tangan Nico menatap nya tajam mengedipkan mata nya meyakinkan Nico bahwa semua akan baik baik saja setelah Nico mulai tenang kedua nya pun masuk ke dalam rumah .


kini mereka pun saling bertemu dan saling berpandangan .Mungkin bagi Anita ,Isabel juga Chandra ini sudah biasa karena mereka sudah sering bertemu tapi tidak dengan Nico ini pertamakali bagi nya bertatapan langsung dengan Chandra dan Anita .


" Selamat datang " ucap Anita memecah keheningan " terimakasih sudah datang " sambung Anita


" sama sama , terima kasih juga atas undangan nya, maaf aku tidak membawa apapun " ujar Isabel datar .


" Kami tidak mengharapkan bawaan apapun kehadiran mu saja sudah cukup bagi kami " ujar Chandra ramah


" Apa kabar Nico " tanya Chandra yang beralih menatap Nico


" Baik ," jawab Nico singkat


" Kau tidak perlu gugup atau sungkan kau bukanlah orang asing bagi ku kau adalah keluarga ku anak kandung ku " ujar Chandra lembut


" Ma ... " ujar Rizky yang tiba tiba datang .


yang cukup mengejutkan adalah kehadiran Nico , Rizky menatap Nico dengan penuh tanda tanya kenapa dirinya ada disini kedua nya saling menatap satu sama lain


Kedua nya selalu di pertemukan dalam situasi yang tidak baik , sempat juga berbaku hantam hanya karena seorang wanita , apa kini mereka akan hidup rukun setelah mengetahui kenyataan nya mereka adalah saudara .

__ADS_1


Nico tidak terlalu terkejut karna diri nya sudah tahu sebelum nya tapi tidak dengan Rizky dia cukup terkejut dengan kehadiran Nico


apa ini yang di maksud adik ? itulah yang di pikiran Rizky saat ini .


Chandra yang melihat dua putra nya itu ingin sekali membawa mereka untuk berbincang jadi dia memutuskan membawa Rizky juga Nico ke ruang keluarga . " Sepertinya aku perlu berbicara dengan kalian " ujar Chandra yang menatap kedua putra nya itu


" Anita aku akan segera kembali , kau ajaklah Isabel mengobrol " ujar Chandra .


",Rizky ,Nico apa kalian bisa ikut saya ada yang ingin saya katakan pada kalian " ujar Chandra lalu melangkah pergi ke ruang keluarga tak lama kemudian Rizky dan Nico pun mengikuti dari belakang .


Kini hanya ada Anita dan Isabel di ruang tamu kedua nya tampak canggung .


tiba tiba saja Aisyah datang menghampiri mereka " tante isabel apa kabar ?" ujar Aisyah memecah keheningan di antara mereka merasa canggung


" Baik ,Aisyah sudah lama tidak bertemu bagaimana kabar mu ? " ujar Isabel tersenyum ramah


" Alhamdulilah kabar Aisyah baik " ujar Aisyah


" Ma .. dimana papa dan mas Rizky ?" tanya Aisyah yang tidak melihat keberadaan mereka


" Papa dan Rizky sedang di ruang keluarga , ada yang harus mereka bicarakan " ujar Anita lembut.


" lebih baik kita menunggu di dalam ma, sekalian makan malam untuk papa nanti biar Aisyah panggilkan " ujar Aisyah .


" Tidak usah jangan ganggu pembicaraan mereka " ujar Anita yang tidak ingin Aisyah memanggil Chandra


"lebih baik kita bertiga saja dulu " ujar Anita yang beranjak dari duduk nya


" hm.. ya udah mah ayok , tante isabel.. " ujar Aisyah mengajak Anita juga Isabel untuk pergi ke ruang makan.


Sedangkan di ruang keluarga Chandra ,Rizky dan Nico mereka sedang mengobrol sepertinya Chandra sudah memberitahu semua nya dan menjelaskan semua nya kepada Rizky dan kini Chandra memberi waktu untuk Nico juga Rizky untuk saling mengobrol agar lebih dekat Chandra pun keluar dari ruang keluarga meninggalkan mereka berdua.


" Jadi adik yang kau maksud itu aku " ucap Rizky datar .


"Apa aku kakak yang buruk ? masih pantaskah saya menjadi kakak mu setelah semua yang pernah saya lakukan bahkan membuat mu terluka " ujar Nico


" Awal nya aku pun terkejut saat tahu bahwa dia adalah ayah kandung ku , aku masih tak menyangka bahwa kita adalah saudara ya.. walaupun hidup di dunia yang berbeda " ujar Nico .


" Baik atau pun buruk kau adalah kakak ku dan kita saudara " ucap Rizky datar lalu menghela nafas sejenak setelah itu beranjak dari duduk nya " apa mulai hari ini aku memanggil mu kakak " ucap Rizky yang berdiri sambil menatap Nico yang masih duduk di sofa


" Hai kak, ayok kita keluar semua orang sudah menunggu untuk makan malam " ujar Rizky memberikan tangan nya ke arah Nico .


Nico pun tersenyum lalu menerima tangan Rizky dengan mempererat sentuhan tangan nya lalu melangkah berdiri dan pergi meninggalkan ruang keluarga .

__ADS_1


__ADS_2