
sebelum nya terasa hampa , gelisah , saat bertemu merasa senang , hati tenang , yaman. itulah yang di rasakan kedua insan yang sedang di landa cinta .
kadang cinta membuat kita harus berkorban, berjuang, menangis, bersedih, jujur bahkan harus berbohong .
demi kebenaran atau pun kebaikan berbohong tetap lah bohong , kadang kejujuran bisa menyakitkan .
entah sampai kapan kebohongan rizky di sembunyikan apa dia masih bisa bertahan atau tidak atau akan terungkap dengan sendirinya.
...****************...
" mas, sudah siang aku pulang dulu yah " ujar aisyah
" mau aku antar ?" tanya rizky
" tidak usah mas, aku pulang sendiri saja lagian aku di antar sama pak jajat " ujar aisyah
" ya sudah aku antar sampai depan yah " rizky sambil meraih tangan aisyah memopong nya keluar . tapi tiba tiba rizky ada meeting jadi tidak bisa mengantar aisyah ke lobby .
" kamu tidak apa apa kan sendiri ?" ujar rizky
" gak pa pa kok mas, kalau begitu aku pulang ya mas" aisyah tersenyum .rizky yang sudah mendapat jawaban dari istrinya itu berlalu pergi
aisyah hanya bisa memandang punngung nya saat dia pergi berjalan ke ruang meeting.
setelah tubuh rizky sudah tidak nampak dia pun pergi .
" hallo pak jajat, saya sekarang pulang " saat aisyah menelpon sopir nya ada orang menyenggol nya dari samping. membuat tupperware aisyah jatuh
Brugh..
" ya ampun , hati hati dong kalau jalan " ujar aisyah sambil merapikan tupperware ya
__ADS_1
" maaf " sahut wanita yang menabrak nya dia pun membantu aisyah membereskan tupperware ya.
" maaf ya aku tidak sengaja " sahut wanita itu
" ya tidak apa apa " ujar aisyah
" Kau sedang hamil apa kau bekerja di sini ? " tanya wanita itu lagi sambil melihat perut buncit aisyah
" aku mengunjungi suami ku , dia bekerja di sini " jawab aisyah
" owh.. sepertinya kita pernah bertemu " sahut wanita itu
" kapan? " aisyah mencoba mengingat dimana bertemu dengan nya . dan akhir nya dia tahu
" Butik " jawab mereka bersamaan
" apa kabar ? apa kamu masih ingat saya ? " ujar wanita itu
" aku amyra " dengan senyum memberikan tangan nya ke pada aisyah untuk bersalaman . aisyah pun menerima tangan nya dengan menyalaminya .
" aku aisyah " aisyah teringat sesuatu saat bersalaman dengan nya dan melihat cincin di jari nya " seperti pernah lihat, mirip " . ujar aisyah
" kamu bilang apa ? " tanya amyra
" tidak , cincin mu bagus " ujar aisyah
" ini cincin kawin ku suami ku yang memberikannya " sahut amyra
" suami mu kerja di sini ? " tanya aisyah
" ya, dan aku juga kerja di sini sebagai brand Ambasador tapi itu dulu sekarang tidak lagi " ucap amyra
__ADS_1
" senang bertemu dengan mu lagi " sahut amyra sambil berlalu pergi .
" Cincin yang sama , apa benar itu cincin yang sama atau hanya kebetulan tapi mirip " aisyah masih bingung dan penasaran tentang cincin itu kenapa bisa sama dengan cincin suaminya .
" sudahh aisyah jangan di pikirkan mungkin itu hanya mirip , lebih baik pergi dari sini saja " aisyah melangkah keluar .
aisyah di jemput oleh sopir nya pak jajat .tidak lama aisyah sampai di rumah . pak jajat membukakan pintu untuk nya.
saat aisyah hendak masuk dia bertemu bu anita sedang berjalan ke arah pintu
" mama ? " sahut aisyah
" kamu dari mana ? "
" aku pulang dari kantor mas rizky
" apa dia baik baik saja ?
" ya mas rizky baik baik saja
" apa dia akan pulang malam ini ?
" aisyah tidak tahu mah tapi aisyah coba tanya nya
" usahakan dia harus pulang dan bilang papa
menunggu nya ada yang ingin di bicarakan " ucap bu anita
" iya ma
" ya sudah kamu istirahat nya , jangan terlalu cape nanti cucu mama kecapean " bu anita sambil mengelus perut aisyah lalu mengantar aisyah ke kamar nya
__ADS_1