
setelah dari apotek rizky langsung kembali ke rumah sakit tempat amyra di rawat .
" saya ada dimana ?" ujar amyra yang sudah mulai sadar
" ibu sedang ada di rumah sakit " ujar suster
" sus, apa saya di antar oleh seseorang ?" tanya amyra
" oh iya bu tadi suami ibu titip pesan kalau dia keluar sebentar nanti juga akan kembali " ujar suster . amyra pun lebih tenang karna mendengar ucapan suster itu tidak lama kemudian rizky pun datang .
...----------------...
sepulang dari apotek husna masih kepikiran tentang rizky sepanjang jalan di dalam mobil husna hanya melamun memikirkan kejadian tadi siang saat di apotek.
entah ini kebetulan atau memang takdir . husna slalu saja di pertemukan dengan rizky suami sahabatnya itu tapi setiap pertemuan selalu saja ada yang mengganjal.
" kenapa aku masih kepikiran soal resep obat itu nya " batin husna yang baru saja turun dari taxi .
" assalamualaikum.. " sahut husna saat masuk kedalam rumah nya .
" walaikumsalam " jawab ibu husna
" beli obat nya sudah nak ? bapak mu dari tadi nunggu bapak kan tidak boleh telat minum obat " ujar ibu husna yang sedang menjahit tiidak aneh kalau husna juga pintar menjahit karna dari ibu nya hehe.
" nak ? husna ? " panggil ibu nya yang melihat husna hanya bengong di atas kursi
" eh,, iya bu ? ibu bilang apa ?" ujar husna kaget
" kamu kenapa nak? ibu perhatikan bengong saja melamunin apa ? semenjak pulang dari apotek kok bengong " ujar ibu husna
" ehm.. ngga apa apa bu cuman lelah aja tadi nunggu obat nya lama sampai pegel pegel badan husna " ujar husna
" tadi ibu nanya obat bapak mana gak ada jawaban , ya sudah istirahat sana " ujar ibu husna
__ADS_1
" ya sudah bu husna masuk kamar dulu nya " ujar husna bangun dari duduk nya yang di anggukin oleh ibunya .
...----------------...
rizky sudah membawa amyra kembali ke apartemen .
" ini minum obat nya jangan sampai telat " ujar rizky yang memberikan obat dan air minum amyra pun meminum obat itu dengan berbaring di atas ranjang
" makasih ya riz " ujar amyra
" besok aku akan membawa mu ke psikiater " ujar rizky " sekarang istirahatlah " sambung rizky
drt..drt..drt..
ponsel rizky bergetar tapi saat rizky ingin mengangkat nya amyra menahannya
" aku mohon temani aku malam ini " ujar amyra sambil menggenggam tangan rizky
...----------------...
" mas rizky kemana sudah malam begini belum pulang " ujar aisyah yang bolak balik tak tentu arah sambil beberapa kali menelpon rizky .
" kamu dimana mas ? aku jadi khawatir " gumam aisyah yang duduk di atas ranjang
drt..drt..drt..
ponsel aisyah berdering wajah aisyah terlihat senang saat ponselnya berdering aisyah pikir itu adalah rizky tapi saat layar ponselnya di lihat ternyata bukan , yang menelpon nya itu adalah sahabat nya husna .
telepon
" ya , hus ada apa ? tumben nelpon malam malam " ujar aisyah
" maaf aku ganggu nya ? " ujar husna
__ADS_1
" nggak kok , ada apa ?"
" mm.. gini aku mau nanya kamu baik baik saja kan ? apa kamu sakit ?"
" aku baik baik saja kenapa ?
" bener.. ? soal nya tadi aku ketemu rizky di apotek aku pikir dia ngambil obat kamu
" apa rizky? kamu lihat mas rizky di apotek ?
" ngg.. iya
" Kapan ?
" tadi siang saat itu aku juga lagi beli obat untuk ayah aku pikir rizky beli obat buat kamu
" kamu tahu obat apa ?
" saya sih sempet nemu resep nya yang jatuh waktu saya tanya ke bagian apotek katanya itu obat penenang
" obat penenang " batin aisyah
" husna makasih nya info nya mm... sudah dulu ya nanti kita ngobrol lagi tut.. "
telpon pun di tutup oleh sepihak.
" aisyah kok maen matiin aja , " gumsm husna " ya udahlah yang penting aisyah baik baik saja jadi aku gak perlu khawatir" sambung husna
" tapi.. kalau bukan untuk aisyah lalu untuk siapa ? " batin husna
" apa mungkin mas rizky sakit karna tadi habis berdebat dengan papa itu sebabnya mas rizky membeli obat penenang " batin aisyah .
" ya ampun mas ,, kenapa gak di angkat sih telponnya bikin aku khawatir saja " gumam aisyah yang terus menerus mencoba menghubungi rizky tapi tidak di angkat .
__ADS_1