System Pembalasan Seorang Istri

System Pembalasan Seorang Istri
BAB 11


__ADS_3

Sahara pun mengejar mereka.


"Hey apa yang kalian tunggu! Cepat tangkap pencuri itu!" teriak Tuan Hary kepada pengawalnya yang tadi juga di hipnotis.


"Sahara! Jangan kejar mereka!" panggil Tuan Hary khawatir.


Sahara mengejarnya kedua pencuri hipnotis itu dan di ikuti oleh kedua pengawal papa Sahara.


Kedua orang itu masuk ke dalam mobilnya dan secepat kilat melaju. Sahara juga tak mau kalah, ia juga masuk ke dalam mobil dan mengejar mobil pencuri itu.


Mungkin jika uang Cash yang di ambil pencuri itu tidak masalah, tapi di dalam dompetnya terdapat beberapa kartu ATM dan kartu identitas milik papanya yang takutnya di salah gunakan oleh pencuri itu.


Sahara menambah kecepatan mobilnya, tapi itu tak sebanding dengan mobil para pencuri itu.


[Gunakan poin untuk menambah kecepatan mobil dengan stir otomatis]


[Kecepatan stir otomatis di aktifkan]


Memuat…


Loading…


Mulai…


10%…


20%…


30%…


40%…


50%…


60%…


70%…


80%…


90%…


100%…


Selesai.

__ADS_1


[Poin Anda di potong 5 poin]


[Sisa poin Anda 15 poin]


Benar saja, mobil Sahara menjadi cepat melaju dan bisa menyaingi mobil para pencuri itu. Mobil Sahara pun melajukan lagi dan ia kini memimpin jalan. Sahara juga mengurangi kecepatan mobilnya.


"Sialan!" teriak pria yang sedang menyetir tersebut.


"Tabrak saja!" ucap temannya.


"Hey! Kalau kita tabrak dia, takutnya mobil kita akan rusak," ucap pria itu.


"Tabrak saja! Kau nggak lihat dia sengaja memelankan mobilnya agar kita berhenti! Kau nggak mau kan di tangkap," ucap temannya.


Mau tak mau pria itu pun menabrak bagian belakang mobil Sahara membuat mobil Sahara kembali melaju ke depan.


Mereka terus menabrakkan mobilnya, Sahara menginjak rem mobil. Mobil di belakang pun mendorongnya dan keluarlah asap karena gesekan ban mobil dengan aspal.


Mobil itu terus mendorongnya, sedangkan Sahara terus menginjak pedal rem mobil dan sampailah mobil pengawal papa Sahara.


Kedua pengawal itu turun dari mobilnya dan mereka pun segera membuka pintu mobil pencuri itu. Sahara pun buru-buru keluar.


Kedua pencuri itu di seret ke bawah dan kedua tangannya di putar kebelakang. Akan tetapi kedua pencuri itu melawan, Sahara pun langsung meninju kepada kedua pencuri itu dengan kedua tangannya.


Pengawal itu melongo karena yang ia tahu, Nonanya ini adalah wanita yang lembut, tapi ia sangat berbeda hari ini, bukan hanya berani kebut-kebutan, ia juga terlihat sangat kharismatik.


"Baik Nona," jawab mereka segera menarik kedua pencuri itu masuk ke dalam mobil mereka.


Sahara masuk ke dalam mobil pencuri itu dan mengambil kembali barang berharga papanya.


Sahara masuk ke dalam mobilnya kembali dan memutar lalu melaju di jalanan menuju kembali ke restoran.


[Ding Ding]


[Misi selesai]


[Selamat Anda mendapatkan 15% kepercayaan beberapa pemegang saham sebagai pemimpin perusahaan SHR]


[Selamat Anda mendapatkan 10% kekuatan bela diri]


[Selamat Anda mendapatkan 15 poin]


[Penampilan:4]


[Pesona:4]

__ADS_1


[Kekuatan:4]


[Kecepatan:4]


[Kelincahan:4]


[Pertahanan:4]


[Kecerdasan:4]


[Keberanian:4]


[Poin:30]


[Status pembalasan: 0000010/100000]


Tak lama kemudian, ia pun sampai di depan restoran, terlihat Tuan Hary menunggunya. Sahara keluar dari mobil.


"Sahara, kamu baik-baik saja Nak?" tanya Papanya khawatir.


"Aku baik-baik saja Pa," jawab Sahara mengangguk tersenyum.


"Iya, Nona Sahara sangat keren sekali," puji mereka dengan mengacungkan jempol. Sahara melayangkan senyumnya ke arah kedua pengawal itu yang memujinya.


Ia merogoh kantong jaketnya dan memberikan barang milik Papanya.


"Ini punya Papa, moga aja nggak ada yang rusak, aku tadi nggak sempat periksa," ucap Sahara.


"Terima kasih ya. Ya sudah, kamu pulang ya, kedua pencuri ini mau Papa serahkan kepada polisi," ucap Papa Sahara.


"Baik Pa, Papa juga setelah ini cepat pulang," pesan Sahara.


"Iya," jawabnya tersenyum.


Sahara masuk ke dalam mobil dan ia pun melajukan mobilnya menuju kembali ke rumah.


Terlihat dari depan teras jika sang mamanya terlihat khawatir.


"Sahara, apa yang terjadi Nak?" tanya Nyonya Mila panik.


"Udah, nggak apa-apa Ma, semuanya aman terkendali, sebentar lagi Papa pulang kok," jawab Sahara menenangkan dengan merangkul mamanya masuk ke dalam rumah.


"Tapi sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Nyonya Mila penasaran.


"Tadi itu Papa di hipnotis oleh pencuri, untung aku segera datang dan membangunkan Papa. Meskipun pencuri itu sempat kabur aku bisa menangkapnya dan akhirnya mengagalkan pencuri itu," jawab Sahara tersenyum.

__ADS_1


Nyonya Mila menekuk Alisnya. "Sejak kapan kamu bisa jago bela diri?" tanya mamanya.


"Itu …." Sahara terdiam sejenak, mana mungkin ia mengatakan ia mendapatkan system, ia harus pikirkan cara gara mamanya percaya dengan ucapannya.


__ADS_2