
Duuuuaaaakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk!
Hantaman keras itu terjadi membuat banyak yang meninggal dunia.
Supir mobil itu pun melarikan diri setelah melakukan itu.
"Mama, Papa, untunglah kalian baik-baik saja," ucap Sahara memeluk kedua orang tuanya sambil menangis.
"Tapi … mereka bagaimana?" tanya Nyonya Mila.
Sahara melihat ke arah jauh dan banyak mobil yang hancur tak berbentuk.
"Rendi … kau benar-benar kejam!" teriak Sahara mengengam erat tangannya dengan amarah yang meluap-luap.
Matanya memerah karena emosi yang sudah tidak bisa ia bendung lagi.
"Rendi? Apa maksudmu?" tanya Tuan Hary.
"Ini semua Rendi dan Anna yang melakukannya Pa! Karena mereka tidak bisa mendapatkan perusahaan kita maka dia ingin membunuh Papa dan Mama. Aku tidak akan membiarkannya," ucap Sahara geram.
"Papa dan Mama ayo ikut aku, aku akan membawa kalian ke tempat yang lebih aman," ajak Sahara.
'Tunggu saja kau Rendi, aku akan menangkap sopir mobil itu lalu menangkap mu Rendi!' batin Sahara geram.
Sahara membawa masuk ke dalam mobil yang ia tinggalkan tadi.
Mereka masuk ke dalam mobil dan Sahara pun melajukan mobilnya meninggalkan tempat tersebut.
"Mama, Papa, kalian keluar kenapa nggak bawa pengawal?" tanya Sahara.
"Bawa kok, cuma sepertinya mereka ada di belakang mobil tronton itu. Soalnya mobil tronton itu menyalin mobil pengawal," jawab Tuan Hary.
"Ya sudah, Mama dan Papa di rumah dulu ya, aku tidak tahu apa yang akan di lakukan lagi oleh Rendi. Tetap dalam pengawasan pengawal," pesan Sahara.
__ADS_1
"Lalu apa yang ingin kau lakukan Nak?" tanya Nyonya Mila.
"Aku akan mencari Rendi dan akan membuat perhitungan dengannya," ucap Sahara menatap tajam ke depan.
Tak lama, mereka pun sampai di depan rumah.
"Mama dan Papa jangan keluar rumah," pesan Sahara lagi.
"Tapi Sahara …."
"Mama tidak perlu khawatir, aku bisa mengatasi jika itu hanya Rendi," ucap Sahara yakin.
Sahara pun kembali melajukan mobilnya di jalanan.
[Ding Ding]
[Misi selesai]
[Selamat Anda mendapatkan 100% kepercayaan pemegang saham sebagai pemimpin perusahaan SHR]
[Penampilan:30]
[Pesona:30]
[Kekuatan:30]
[Kecepatan:30]
[Kelincahan:30]
[Pertahanan:30]
[Kecerdasan:30]
__ADS_1
[Keberanian:30]
[Poin:750]
[Status pembalasan: 010000/100000]
Triring! Triring!
Triring! Triring!
"Halo," jawab Sahara.
"Kamu di mana?" tanya Albazero.
"Aku sedang berada di jalanan," jawab Sahara.
"Kamu mau kemana?" tanya Albazero menekuk alisnya.
"Ya, aku mau mencari pria yang sudah melakukan tabrak lari, aku yakin jika itu adalah suruhan Rendi," ucap Sahara.
"Aku akan membantu mu, aku akan mengerahkan semua pengawal ku untuk mencari Rendi dan sebagian untuk menemukan pelaku itu," ucap Albazero cepat.
"Baiklah, akan aku kirimkan titik lokasi untuk menangkap pelaku itu kepadamu dan suruh bawahanmu menuju titik lokasi itu. Sebagian lagi untuk segera pergi kekediaman Rendi dan Anna, aku akan kirimkan alamatnya," ucap Sahara.
"Baiklah," jawab Albazero.
"Akhirnya kau menerima juga bantuanku," ucap Albazero tersenyum. Inilah kesempatan ia untuk mengambil hati Sahara.
Sahara pun mengirimkan alamat dan titik lokasinya kepada Albazero.
Albazero pun memerintahkan semua pengawalnya untuk mengikuti Sahara dan menuju rumah Anna.
Melalui GPS system', Sahara akhirnya dapat menemukan pria itu. Saat itu pria itu sedang menunggu di sebuah tempat.
__ADS_1
"Itu dia," ucap Sahara. Ia pun segera keluar dari mobil dan berlari ke arah pria yang sedang berdiri itu.