System Pembalasan Seorang Istri

System Pembalasan Seorang Istri
BAB 23


__ADS_3

Mobil pun terus melaju di jalanan.


"Oh ya, aku akan manipulasi CCTV di jalan terlebih dahulu," ucap Sahara.


[Gunakan poin untuk memanipulasi CCTV]


Memuat…


Loading…


Mulai…


10%…


20%…


30%…


40%…


50%…


60%…


70%…


80%…


90%…


100%…


Selesai.


[Poin Anda di potong 20 poin]


[Sisa poin Anda 80 poin]


Sedang proses…


Selesai.


[CCTV sedang di manipulasi]


"Bagus, jika seperti ini, setidaknya aku bisa menyelesaikan masalah yang ada di depan mata," ucap Sahara.

__ADS_1


[Ding Ding]


[Misi baru]


[Menangkap pelaku yang melakukan kecurangan]


[Status misi sedang berlangsung]


"Kecurangan? Siapa yang melakukan kecurangan di perusahaan ku? Ternyata ada yang ingin berbuat jahat rupanya di perusahaan ku," ucap Sahara.


Sahara mempercepat laju mobilnya.


[Klik di sini untuk membuka]


[Klik]


Sahara mencari titik lokasi mobil pembawa parfumnya dan ia menemukannya.


"Oh, masih di perjalanan, akan tetapi tidak mengarah ke alamat perusahaan Albazero. Lalu kemana mereka pergi?" tanya Sahara.


Sahara mengambil earphone dan meletakan di telinganya.


Tuuut! Tuuut!


Tuuut! Tuuut!


"Kalian cepat segera menuju ke jalan raya yang mengarah ke luar kota, ada sebuah mobil yang yang sudah membawa parfum ke luar kota, kalian stop mobil itu!" perintah Sahara.


"Baik Nona, tapi berapa nomor plat mobilnya?" tanya pengawalnya.


"Sebentar aku cek dulu," ucap Sahara.


Sahara pun melihat dari system hologram dan melacak plat mobil tersebut.


"XX 2355 ZZ," jawab Sahara.


"Baik Nona, kami akan segera menuju ke sana," jawab pengawalnya.


Para pengawal pun bergegas masuk ke dalam mobil dan melaju di jalanan.


"Lihat saja nanti, kalian yang melakukan kejahatan di perusahaan ku di kantor akan ku bereskan kalian semua," ucap Sahara geram.


Mobil terus melaju, Sahara pun menambah kecepatan mobilnya.


Triring! Triring!

__ADS_1


Triring! Triring!


"Halo," jawab Sahara.


"Kamu di mana? Aku pikir kamu ke perusahaan ku?" tanya Albazero.


"Aku sedang mengejar para pencuri parfum ku, mereka sedang menuju keluar kota," jawab Sahara.


"Apa! Jadi parfum itu belum sampai ternyata mereka membawanya ke luar kota?" tanya Albazero memastikan.


"Iya."


"Baiklah aku akan mengerahkan pengawal ku juga untuk membantu mu," ucap Albazero.


"Tidak usah, aku sudah mengerahkan pengawal untuk mengejar mobil itu," tolak Sahara.


"Tidak, aku juga harus ikut membantu karena itu ada hubungan dengan ku juga, aku akan menyuruh pengawalnya ku untuk segera menuju ke sana," ucap Albazero.


"Hey! Tidak perlu aku …." belum sempat Sahara meneruskan ucapannya Albazero sudah mematikan panggilannya.


"Orang ini," ucap Sahara datar.


Ia terus melihat titik lokasi tersebut, karena sebelumnya mobilnya sudah di modifikasi jadi kecepatannya mobilnya melebihi kecepatan mobil biasa.


Tak lama mobilnya sudah mengekor mobil yang ia incar, ternyata mobil tersebut sudah hampir keluar kota.


Sahara pun menambahkan kecepatan mobilnya dan beriringan dengan mobil tersebut.


Ia membuka kaca jendela mobilnya tersebut.


Tin! Tin!


Tin! Tin!


Sahara mengklakson mobil tersebut secara terus menerus.


Mereka pun membuka kaca jendelanya dan melihat ternyata ada Sahara.


"Waduh, gawat! Ada Nona Sahara yang sudah mengejar kita," ucap pria itu.


"Bagaimana bisa ketahuan kita pergi keluar kota? Kita juga tidak memakai mobil operasional perusahaan?" tanya teman yang ada di sampingnya kaget.


"Entahlah, yang pasti kita jangan sampai tertangkap atau tamatlah riwayat kita," ucap pria itu.


Mampir juga di novel temanku ini ya

__ADS_1



__ADS_2