
Video pun di putar dan terlihatlah Rendi yang sedang memeluk Anna di saat itu ada banyak belatung di dalamnya.
"Sayang kamu jangan takut ya, aku akan membereskan semua ini," ucap Rendi di dalam video itu.
Para pegawai yang lain berbisik-bisik. "Sayang? Mereka punya hubungan rupanya," bisik mereka.
Terlihat Anna ketakutan dan terus memegang tangan Rendi, dan Rendi juga tidak melepaskan tangan Anna meskipun tangan sebelahnya memegang sapu untuk menyapu belatung itu.
"Mas hati-hati," ingat Anna dan layaknya mereka yang seperti suami istri.
Wajah Rendi menyerah karena malu dan emosi.
"Sahara! Hentikan itu!" teriak Rendi murka.
__ADS_1
"Kenapa di hentikan? Ini sedang seru-serunya lho," ucap Sahara tersenyum licik.
"Berarti malam itu kau yang melakukannya ya?" tanya Rendi mengengam erat tangannya.
"Kenapa memangnya? Aku sangat senang menganggu orang yang sedang romantis," ucap Sahara tersenyum.
Sedangkan yang lain sedang asik menonton sambil bergunjing. Bagaimana tidak? Saat itu datang ular yang sangat besar dan terlihat Anna yang terus memeluk Rendi.
"Sahara! Hentikan!" teriak Rendi yang berusaha untuk merampas proyektor itu, akan tetapi di tahan oleh pengawal Sahara dan memegang tangannya membuat ia tidak bisa berbuat apa-apa.
Dan sampai akhir cerita, semua hewan sudah berhasil di singkirkan berkat bantuan dari warga di sana.
"Hm … Anna, maaf ya jika saya harus mengatakan ini, akhir-akhir ini kamu sudah membawa pria ini di kostan kamu, jika tidak ada hubungan apa-apa harap pria ini harus menempatkan di tempat lain," ucap seorang pak RT di sana.
__ADS_1
"Maaf Pak RT jika saya tidak mengatakan apa pun pada Pak RT, tapi sebenarnya dia adalah suami saya, kamu sudah menikah siri beberapa hari yang lalu," ucap Anna tersenyum ke arah Rendi.
"Eh, iya Pak RT. Ka-kami sudah menikah siri," jawab Rendi tersenyum mesra melihat ke arah Anna.
"Wuuuuww!" seru para pegawai lain terbelalak dan menutup mulut mereka.
"Astaga! Tidak menyangka jika Tuan Rendi berani berkhianat," ucap mereka tak menyangka.
"Cukup Sahara! Itu tidak benar! Aku seperti itu karena kamu sebagai seorang istri tidak becus mengurus suami mu! Apa kau sadar kau berbuat apa hingga suami mu mencari ku? Kau itu tidak pantas di sebut seorang istri!" teriak Anna yang sudah tak tahan lagi.
"Oh kau merasa menjadi pahlawan karena sudah berbaik hati memungut sampah ya? Aku benar-benar tidak membutuhkannya, jika kau ingin ambil silakan, dan aku juga harus mengucapkan selamat ya atas pernikahan siri kalian. Dan Rendi, aku akan melayangkan surat cerai di pengadilan. Saat itu kita sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi. Dengan begitu kau dan Anna bebas ingin melakukan apa saja," ucap Sahara tersenyum.
"Sebelum kau menceraikan ku, aku yang akan menceraikan mu!" teriak Rendi murka.
__ADS_1
"Siapa pun yang duluan mengucapkan kata cerai hasilnya tetap sama saja ya berpisah, kau ini bodoh ya. Kalau kau sangat ingin hidup bersama kekasih hatimu itu, kau jangan sampai tidak datang ke pengadilan. Aku sudah berbaik hati karena membiarkan dua ekor ulat bulu bersatu," ucap Sahara tersenyum mengejek.