Tak Pernah Asing

Tak Pernah Asing
Reuni Game Pt1


__ADS_3

Setelah selesai menyanyi, semua bertepuk tangan untuk Riri. Riri segera duduk kembali ditempatnya. Riri menyadari Fajri memperhatikan dirinya sejak tadi, tapi dia berpura-pura tidak mengetahui hal tersebut.


Mereka melanjutkan ke acara berikutnya yaitu acara makan-makan, mereka menikmati makanan yang telah disediakan disana.


Makanan di cafe ini juga terkenal enak sekali, apalagi soto ayamnya. Riri selalu memilih menu yang sama jika datang ke cafe ini. Yang bagusnya lagi dari cafe ini adalah meja makan yang ada dilantai atas dibuat lesehan. Jadi, mereka akan duduk dengan kursi empuk di lantai.


Selesai acara makan-makan tersebut, mereka kembali ke acara hiburan yaitu acara game. Mereka akan membuat sebuah game mencari pasangan. mereka akan diberikan sebuah kertas, jika kertas yang dipilih memiliki kata yang sama berarti menjadi pasangan.


Ada yang memberikan ide kalau cowok dan cewek harus mengambil kertas yang berbeda. Jadi, nantinya mereka akan berpasangan cowok dan cewek, ada juga yang berpasangan cewek dan cewek atau cowok dan cowok karena kertas yang dibagikan tidak akan cukup.


Satu persatu dari mereka mengambil kertas itu dan mencari pasangan mereka masing masing. Ada yang berteriak mengatakan kata yang ia dapat kemudian mencari tahu siapa pasangannya, mereka mempunyai cara yang berbeda untuk menemukan pasangan mereka. Mereka diberi waktu selama 20 menit untuk menemukan pasangan mereka.


Riri mengambil kertas, dia mendapat kata "Nasi lontong". Jadi, dia harus mencari siapa yang mendapat kata yang sama agar bisa menemukan pasangannya.


Mereka semua berkeliaran untuk mencari pasangan mereka masing-masing, begitu juga dengan Riri.


Riri bertanya kepada banyak orang tapi tidak ada yang memiliki kata yang sama dengannya. Dia melihat teman-temannya yang lain sudah banyak yang menemukan pasangan mereka.


Waktu habis.. MC menyuruh mereka untuk berhenti mencari dan bertanya, ada beberapa orang yang belum menemukan pasangannya.


3 orang cowok dan 5 orang cewek. Riri termasuk kedalam orang yang belum menemukan pasangannya


Riri terkejut saat mengetahui kalau Fajri juga belum menemukan pasangannya, Riri menjadi panik jika kata yang ia dapatkan sama dengan yang Fajri dapatkan. Dia tidak mau berpasangan dengan Fajri.


MC menyuruh 1 orang cewek mengatakan kata yang ia dapat, dia mengatakan kata "Lusin". Salah seorang cowok mengakui kalau kata mereka sama, akhirnya mereka berdua berpasangan. Tersisa 2 cowok dan 4 cewek lagi.


MC menyuruh 1 cewek lagi untuk mengatakan kata apa yang ia dapat, ia mendapat kata "Ayam goreng". Ternyata cewek disampingnya memiliki kata yang sama, dia baru menyadari hal itu. Mereka berdua juga menjadi pasangan


Sekarang tinggal 2 cowok dan 2 cewek. Riri tidak mungkin berpasangan dengan cewek disebelahnya karna ia sudah bertanya sebelumnya pada cewek tersebut, dia memiliki kata yang berbeda dengan Riri, artinya antara Fajri atau satu cowok lainnya adalah pasangan Riri.


Mereka semua bersorak melihat hal yang seru ini, mereka heboh merasa kalau ini moment keromantisan yang tepat untuk ditonton.


"Riri dan Ani silahkan katakan kata yang kalian dapat" ucap MC pada Riri dan satu cewek lainnya.


Ani terlebih dahulu mengatakan kata yang ia dapat, "aku mendapat kata 'Pulang'". Spontan seorang menyahut dengan berteriak mengatakan kata itu miliknya.


"Itu sama denganku" Teriaknya, dan tentunya itu bukan Fajri. Setelah itu mereka yang ada disana malah meneriaki pasangan ini dengan mengatakan segera pulang karna mereka mendapat kata pulang.


Sementara di depan tersisa Fajri dan Riri. Mereka semua makin berteriak melihat pasangan yang ada didepan mata mereka, terlebih lagi Fajri dan Riri dulu pernah menjadi kekasih.


"Astaga.. ini moment yang langka" teriak salah seorang.


"Mereka kembali" Seseorang teriak lagi seolah memberitahu pasangan dulu akan kembali lagi.


"Cieeee"


Bahkan ada yang iseng meneriaki mereka untuk berpelukan saat itu. Riri menjadi tidak nyaman berada didepan sana, dia juga menjadi malu serta salting.


"Baiklah sekarang kita liat dulu apakah mereka berdua memiliki kata yang sama, jika mereka memiliki kata yang sama artinya mereka.." ucap MC.


"Balikan" sambung penonton.


"Kalian bisa saja.. Mereka akan menjadi pasangan" tambah MC.


"Sebelumnya saya akan bertanya dulu pada mereka berdua, apakah jika kata yang kalian dapat sama kalian akan menjadi kekasih lagi?" pertanyaan dari MC semakin membuat ricuh mereka yang menyaksikan.


Riri dan Fajri dibuat bingung dengan pertanyaan MC, dia hanya ingin membuat suasana menjadi seru tapi itu malah membuat Riri dan Fajri terpojok.


Fajri menjawab "Sepertinya begitu"

__ADS_1


Ada apa dengannya. Apa dia serius menjawab seperti itu atau hanya bercanda, jawaban dari Fajri juga membuat semua penonton kembali bersorak ria. Suasana heboh menjadi tenang sejenak saat mereka menanti jawaban dari Riri.


"Lalu bagaimana dengan Riri?" tanya MC pada Riri.


Riri bingung harus mengatakan apa, jika ia mengatakan tidak, dia pasti akan membuat suasana menjadi tegang.. Tapi apakah dia harus menjawab seolah-olah dia ingin.


Lalu Riri menjawab "Kenapa tidak". Riri sendiri bahkan tak tahu kenapa dia menjawab begini. Mereka semua bersorak kembali setelah menerima jawaban dari Riri.


Riri dan Fajri saling menatap, Fajri tersenyum pada Riri namun Riri tidak membalas tersenyum pada Fajri.


Di antara teman-temannya Riri tidak tahu kalau Latifa sedang memperhatikan mereka tanpa ekspresi, dia tidak ikut bersorak, tertawa, tersenyum, baper atau lainnya. Dia hanya diam memperhatikan mereka berdua, tidak ada yang tahu apa yang ada dalam hatinya.


"Kalau begitu, silahkan sebutkan kata yang kalian miliki" ucap MC memberikan intruksi pada mereka.


"Nasi lontong" Fajri menyebutkan kata yang ia dapat, itu sama dengan kata yang Riri dapat.


Riri memang sengaja tidak bertanya pada Fajri sewaktu mencari pasangan tadi karena dia berpikir tidak mungkin Fajri mendapat kata itu tapi ternyata mereka malah mendapat kata yang sama. Sebuah kebetulan yang sangat kebetulan.


"Bagaimana Riri?" tanya MC.


Riri menunjukkan kata yang ia dapat tanpa bicara sepatah kata pun.


"Benar.. Riri juga mendapat kata Nasi lontong" ucap MC setelah Riri menunjukkan kata yang ia dapat.


Penonton kembali bersorak dan berteriak meminta mereka berpelukan dan jadian lagi. penonton seakan sangat excited ketika pasangan lama kembali lagi. Riri dan Fajri segera duduk kembali ditempat mereka.


"Baiklah kita lanjut keacara selanjutnya.. Kita semua sudah mendapat pasangan masing-masing, untuk itu kita akan bermain sebuah game eliminasi" ucap MC menghentikan kericuhan.


"Apa itu?" teriak salah seorang.


"Kalian harus berkenalan dengan pasangan kalian dulu" lanjut MC.


MC tertawa. Tentu saja mereka sudah kenal, mereka berasal dari SMP yang sama dan sudah mengenal satu sama lain meskipun beda kelas.


"Iya benar.. Maksudku kenal lebih dalam, sepeti tanyakan apa yang ia suka, apa yang tak dia sukai, lalu dimana dia tinggal, dimana dia kini sekolah dan sebagainya" ucap MC.


"Lalu setelah itu kita baru bisa bermain game, kalian hanya punya waktu 3 menit untuk bertanya satu sama lain" tambahnya.


"Bagaimana kami bisa tahu segala hal hanya dalam waktu 3 menit" sanggah mereka.


"Itulah tantangannya" jawab MC tak menggubris ketidaksetujuan mereka.


Mereka segera mengikuti intruksi MC, berkenalan lebih dalam dengan pasangan mereka masing-masing dalam waktu singkat 3 menit.


Riri terpaksa juga harus melakukan hal itu dengan Fajri. Mereka saling bertanya satu sama lain, tapi tidak banyak yang harus mereka tanyakan karena mereka sudah bersama dulu. Jadi, mereka sudah banyak tahu satu sama lain.


"Tinggal 1 menit lagi" ucap MC mengingatkan.


"Kenapa cepat sekali" keluh mereka, MC tetap tidak menghiraukan keluhan itu.


Mereka yang panik belum sempat bertanya apa-apa terus meminta MC untuk menambah waktu, tetap saja MC tidak menerima permintaan itu.


"Time out" ucap MC, kemudian menyuruh mereka semua untuk berhenti.


Beberapa diantara mereka mengeluh karna belum banyak bertanya pada pasangan mereka tapi waktu malah habis.


"Sebelumnya para bapak-bapak tercinta, bisakah untuk memindahkan meja-meja ini kepinggir" Ucap MC memberikan intruksi untuk para lelaki. Mereka segera melaksanakannya.


Setelah meja dipindahkan, mereka menyisakan tempat lapang ditengah, mereka membuat sebuah lingkaran ditengah untuk bermain game.

__ADS_1


MC mulai menjelaskan aturan gamenya "Jadi, kita akan bermain game, namanya game mafia, tapi ini berbeda dengan mafia yang sering kalian mainkan. Mafia kali ini adalah mafia "tolong selamatkan aku". Kalian bisa menyelamatkan pasangan kalian jika ia hendak dibunuh oleh yang lain dengan cara menjawab pertanyaan yang kalian dapat dari MC. Jadi, ketika kalian ingin menyelamatkan pasangan kalian, kalian harus katakan "save love", dan pasangan yang bertahan sampai akhir, mereka akan menjadi pemenangnya. Apakah sudah mengerti?" ucap MC menjelaskan.


"Lalu bagaimana jika pasangan kita mafia?" tanya seseorang.


"Tentu saja itu bagus, apa kalian tidak mau berpasangan dengan seorang mafia?" jawab MC konyol.


Mereka semua tertawa dengan jawaban konyol dari MC, kemudian MC menjelaskan dengan serius "Mafia ditentukan oleh MC, dan itu berpasangan. Jadi, kalian akan diberikan secarik kertas oleh MC. Satu diantara pasangan akan mendapatkan kertas kosong, artinya yang mendapatkan kertas kosong harus menebak pasangannya mafia atau bukan. Jika pasangannya mafia berarti dia juga harus menjadi mafia, tapi jika dia tidak sadar pasangannya mendapat apa, maka bis jadi dia juga akan membunuh pasangannya sendiri. Yang kalian lakukan disini hanya sama-sama melindungi pasangan kalian, mafia juga boleh membunuh mafia lain" jelas MC.


"Jika kalian merasa curiga pada seseorang acungkan tangan dan katakan 'question' untuk mengintrogasi orang tersebut" sambung MC.


"Bagaimana kami bisa tahu kalau mereka diam?" tanya seseorang lagi.


"Tentu saja kalian semua akan berbicara, kalian mendapatkan kata sedangkan mafia tidak, artinya orang yang tidak dapat kata tidak akan tahu kata kuncinya".


Akhirnya mereka sudah mengerti aturan bermain game tersebut, game segera dimulai. Mereka dibagi menjadi 2 shift karena mereka kebanyakan orang. Jumlah mereka satu angkatan sebenarnya ada sekitar 90 orang tapi yang datang malam ini hanya sekitar 60 orang saja. Riri dan Fajri akan bermain di shift pertama.


Satu persatu mereka mengambil kertas, mereka tidak diperbolehkan duduk berpasangan, tapi diacak.


"Semua sudah dapat kertas kan, sekarang silahkan dilihat kata yang kalian dapat. Jangan sampai teman di sebelah kalian tau!" ucap MC.


Mereka melihat kertas mereka masing-masing


"Disini ada 10 orang sebagai mafia dan selebihnya adalah warga baik" ucap MC memberikan informasi.


"Aku baik kok" canda salah seorang.


"Silahkan satu persatu dari kalian menyebutkan apa saja yang sesuai dengan kata yang kalian dapat, dimulai dari sana!" intruksi lagi dari MC.


Kata kuncinya adalah "Penghapus". Satu persatu dari mereka harus berbicara untuk menjelaskan benda ini.


Sedangkan disini Riri mendapat mafia, karna ia tidak tau kata apa yang diberikan. Sementara Fajri adalah warga, Riri mencoba memahami kata kuncinya lewat penjelasan yang lain.


Fajri sudah menjelaskan dan memperhatikan Riri seperti meminta telepati, Riri malah memalingkan wajahnya. Dia masih fokus memahami penjelasan yang lain.


Tiba lah giliran Riri menjelaskan, Riri merasa kalau kata kuncinya adalah "peralatan sekolah". Karena ada yang memberikan penjelasan 'dibawa ke sekolah' 'banyak jenisnya' 'meninggalkan bekas' 'beragam warna dan ukuran". Riri yakin benda itu adalah "pena".


"Sering sekali hilang" ucap Riri menjelaskan. Meskipun dia menebak kata kunci yang salah tapi tetap saja penjelasan Riri masuk akal, karna penghapus juga sering sekali hilang. Mereka tak mencurigai Riri.


Fajri terus menebak apakah Riri mafia atau bukan, jika tidak bisa saja dia sendiri yang membunuh Riri jika Riri adalah mafia dan mereka akan kalah.


Dilanjutkan ke peserta yang lain, salah seorang ketahuan sebagai mafia karena dia tidak tahu harus menjelaskan apa, disaat meminta bantuan pasangannya, ternyata pasangannya juga mafia dan dia juga tidak bisa menjawab pertanyaan MC tentang satu sama lain. Akhirnya mereka tereliminasi, sekarang tersisa 8 mafia.


Berikutnya masuk ke sesi mencurigai, MC bertanya apakah ada yang mencurigai seseorang, salah satu dari mereka mengangkat tangan dengan mengatakan 'question'.


"Okay.. Anda mencurigai siapa?" tanya MC padanya.


"Riri" menunjuk kearah Riri


"Silahkan bertanya"


Riri mulai cemas ada yang mencurigainya.


"Kenapa kamu merasa kalau benda ini sering sekali hilang?" tanyanya pada Riri.


Riri bingung harus menjawab apa, karna yang ia tidak yakin kalau benda ini adalah pena jika ada yang mencurigainya.


Apa jawaban Riri?


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2