
Esok paginya, Setelah Ridwan dan Steward mempersiapkan pakaian dan perlengkapan milik Steward dan Ridwan, merekapun berkumpul di lobby kantor, yang sebelumnya Steward dan Ridwan menyelesaikan sarapan paginya diruang makan.
Jam enam pagi, perjalanan dimulai menaiki jip yang disewa Steward. Perjalanan kenuju kaki gunung Prau memakan waktu selama dua jam yang dilalui sungai yang sedang surut, dan lima jam menuju kaki gunung dengan mendaki. Sesampainya di kaki gunung, masing-masing sudah ditentukan bagian-bagian untuk memasang tendanya, kemudian Steward mempersiapkan rakit untuk memasak air dan panci yang pasang diantara bara dengan dikaitkan rakit kayu nya. Ridwan diam saja memperhatikan semua nya, sekali-sekali Ridwan diajari membut rakit, simpul dan bara apinya.
“Kamu darimana belajar semua ini?” tanya Ridwan
“Dulu, ayahku selalu mengajak kami sewaktu kami masih kecil-kecil, diajari merakit, simpul seperti ini, dan memancing ikan,” Steward menjawab sambil mengirimkan foto hasil kerjanya pada Widya.
“Semenjak itu aku suka melakukan trip camping,”sambung Steward.
“Berarti pernah ke Indonesia?”Tanya Ridwan
“Sering.. Ke Kalimantan, ke Irian jaya, ke Surabaya, ke Sulawesi. Tapi Ke gunung Prau ini belum pernah.” Kata Steward menjelaskan.
__ADS_1
“Kamu lapar?”Tanya Steward pada Ridwan sambil bongkar tas ranselnya.
Ridwan hanya terbengong melihat tas ransel Steward bagaikan kulkas berjalan, semua ada di dalam Ransel campingnya Steward. Ridwan dan Stewardpun makan pop mi dengan satu potong nugget dan satu potong sosis.
“Ayo, langsung tidur, agar nanti bisa segar saat bangun jam satu pagi,” Kata Steward
Keesokan harinya, saat jam satu dini hari semua berkumpul di titik temu, kemudian panitia mengabsen semua anggota perjalanan, setelah selesai semua berjalan mengikuti arahan panitia. Walaupun perjalanan ditempuh selama empat berjalan kaki, tetapi semua dilalui dengan senang dan gembira, ditambah dengan sajian pemandangan sunrise dengan pemandangan di puncak gunung yang bisa memandang indahnya ciptaan Allah.
“Wow…keren banget,” Ucap Ridwan saat menikmati keindahan sunrise dan pemandangannya.
Keesokan harinya, dilanjutkan dengan acara selanjutnya dengan wonosobotrannpolin. Permainan ini sangat disukai oleh Ridwan. Ridwan yang sangat ingin mencoba permainan ini yang hanya dilihatnya melalui televisi saja, akhirnya Ridwan bisa mencobanya.
Untuk beberapa saat menunggu giliran diantara para anggota trip, maka akhirnya giliran Ridwan untuk mencobanya. Beberapa saat Ridwan begitu menikmati bounce jumpingnya, tetapi terjadi kecelakaan saat menarik Ridwan untuk Kembali ke atas. Ridwan tersangkut dengan tali yang terkait dengan tiang jembatan.
__ADS_1
Secara naluri, Steward dengan mengaitkan kakinya dengan tali-tali sendirian, tanpa ada orang yang membantu, sesaat kemudian Stewardpun turun, dibantu dengan anggota-anggota trip dan panitianya, bergotong royong membantu Steward menolong Ridwan. Saat Steward berdampingan dengan Ridwan, Steward memberi aba-aba kemudian Ridwan mengikuti aba-aba yang diberikan Steward, dibantu oleh kawan-kawan di atas jembatan. Rencana Steward, Ridwan mengganti tali pengaitnya Steward, kemudian Steward memakai tali yang Ridwan pakai di awal.
Setelah Steward melihat Ridwan telah selamat sampai diatas jembatan, dan orang-orang berteriak. Ridwan selamat. Akhirnya membuat hati Steward menjadi tenang, kemudian Steward mencoba menaiki tali pengait dengan menarik tali dengan dibantu oleh kawan-kawan diatas jembatan. Tak lama kemudian terdengar bunyi tali yang terputus.
"Sreeeetttt" ( Suara tali yang seketika putus)
“Byuurr."
Seketika Steward menghilang. Panitia dan semua yang ada disana seketika panik. Ridwan juga bisa merasakan sedikit khawatir juga khawatir akan keselamatan Steward yang tak kunjung ditemukan pihak Panitia dan SAR.
Tim SAR dari panitia tetap melakukan pencarian terhadap diri Steward. Tetapi Ridwan disuruh untuk pulang, dan memberi kabar kepada keluarga.
Saat pulang, Widya mencari dimana Steward, Ridwan memeluk Widya sambil menangis.
__ADS_1
“Steward jatuh setelah berusaha menolong aku Ma..” Tangis Ridwan sambil memeluk Mama