
Setelah Ridwan Kembali ke rumah, kemudian Ridwan menceritakan seluruh peristiwa perjalanan trip Ridwan dan Steward, sampai terjadinya kecelakaan yang menimpa Steward.
“Maafin Ridwan Ma,” Ucap Ridwan pada Widya sambil memeluk Widya
“Nggak ada yang perlu dimaafkan sayang,” Jawab Widya.
“Takdir tidak ada yang bisa ditebak,” sambung Widya.
“Tapi semua in ikan gara-gara Ridwan marah dengan Steward,” Kata Ridwan.
“Sudahlah Ridwan, sebaiknya kamu doakan saja semoga Steward Kembali dengan selamat yaa, sayang,” Kata Widya sambil menghapus air mata yang menetes di pipi Ridwan.
Widya hanya bisa mengucapkan istighfar dan selalu berdoa agar Steward ditemukan sambil menangis. Tiba-tiba Widya teringat Lira. Dan langsung menghubungi Lira.
“Assalamu’alaikum Lira…” Ucap Widya.
“Wa’alaikumsalam Widya apa kabarnya?,” Tanya Lira.
__ADS_1
“Baik Lira, Lira aku mau kasih kabar ke kamu tentang Steward,” Kata Widya lagi.
“Loh, Kenapa dengan Steward, Wid,” Tanya Lira.
“Kamu sudah bertemu dengan Steward, gimana kabar Steward,?” tanya Lira lagi.
“Itu lah yang ingin aku kasih kabar ke kamu Lir,” Jawab Widya.
Kemudian, Widya bercerita semua hal tentang Steward selama di Semarang. Kemudian, bercerita tentang hilangnya Steward yang jatuh dari jembatan.
“AStaghfirullah, Wid,” Lirih Lira kaget.
“Aku akan kasih kabar pada keluarganya di Leiden tentang Steward yaa Wid,” Kata Lira.
“Baiklah Lir, terima kasih yaa Lir,” Kata Widya sambil menangis sedih.
Beberapa saat di pencarian tim SAR
__ADS_1
Pencarian di hari pertama dimulai. Tim pencarian dibagi mejadi dua bagian. Satu bagian terdiri dari lima belas orang ditambah dengan sukarelawan yang turut membantu mencari ke jalur sungai, dan satu bagian lagi yang terdiri dari sepuluh orang yang terbagi menjadi lima orang dalam satu perahu ban arum jeram. Kebetulan saja, saat Ridwan dan Steward sedang bungee jumping, arus sungai sedang naik. Maka dari itu, sedikit sulit, tim SAR mencari keberadaan Steward.
Waktu sudah menjelang maghrib, sudah tidak dapat dilanjutkan lagi pencarian Steward, maka untuk sementara pencarian Steward dihentikan untuk sementara waktu. Besok pagi akan dilanjutkan lagi untuk pencarian Steward di hari kedua.
Sementara waktu ,di sisi lain.
Steward terjatuh diantara bebantuan sungai dan langsung hanyut terbawa air sungai. Steward yang masih tersadar terus berdoa dan beristighfar dalam hati memohon pertolongan dan bantuan dari Allah, yang tak lama kemudian ada bongkahan batang pohon yang mendekati Steward, kemudian Steward mendekap batang pohon itu kemudian terlelap pingsan.
Saat Steward tersadar Kembali, ternyata Steward terbawa arus deras sungai ke arah laut, Steward terus berdoa kepada Allah agar selamat sampai daratan kemudian dipertemukan Kembali kepada kekasih hatinya, Widya.
“Yaa..Allah Tuhan yang memiiki nyawaku, Jika memang sampai sini saja umurku, tolong matikan aku dalam keadaan yang baik, dan jika umurku masih panjang Yaa Allah, tolong selamatkan aku, dan pertemukanlah aku dengan kekasih hatiku, yang kau hadiahkan untukku,” Doa Steward dalam hati.
Steward hanya mengikuti arah ombak laut yang membawa Steward, berdoa agar jangan ada ikan hiu yang mendekati Steward. Steward jatuh pingsan Kembali.
“Pak… tolong, ada orang ini terdampar di pantai,” Teriak seorang gadis kecil.
“ Siapa nak, iya… ,” Si Bapak langsung mendekati orang yang terdampar itu.
__ADS_1
“Yuk…yuk… yuk… bantuin.. bantuin… Pak Anto.. Yuk cepet,” teriak para nelayan mendekati Pak Anto untuk mengangkat Steward.