
Doni segera mengambil ponselnya
saking senangnya sampai dia meloncat kegirangan kayak anak kecil yang di kasih permen.
"pucuk dicinta ulam pun tiba
ternyata tuhan mendengar suara hati gue"
ucap doni sambil senyum-senyum tak jelas
begitu tombol warna hijau sudah tergeser
terdengarlah suara merdu dari sang penelpon
membuat sang penerima telpon,tidak henti-hentinya menyunggingkan senyum.
"Hallo kak doni..
Assalamu'alikum"
"Wa'alaikum salam mira
dari mana saja loe?,,sampai gue di cuekin 2 harian penuh,,
loe tau kagak,gue tidak bisa tenang tanpa kabar loe"
"gue kagak konsen kerja
makan kagak selera,,,tidur pun kagak nyenyak.
loe tega nyiksa gue mir...
"Astaga..itu suara kak doni
apa kereta api ya"?
sela Almira sambil cekikikan
hmmm..
deheman dari doni membuat Almira tambah geli.
"kak doni itu lucu hahaha,,,,,
"loe kate gue badut"
"itu kak doni sendiri ho ya bicara
bukan mira"
sambil Almira ketawa dengan renyahnya..
"sudah puas"?
"puas dari mana,,
orang mira saja belum nyoba kok"
jawaban Almira membuat badan doni meremang,,,bagaimana tidak Almira yang di anggap polos dan lugu ternyata bisa juga membuat badannya panas dingin.
"loe mau mencoba"?
"boleh kalau ada"
"loe serius mira"
__ADS_1
ho'ohh..
"loe serius mau mencobanya"?
"astaga,,kak doni ini kayak anak kecil ya
cerewet bin bawel"
doni di katain anak kecil langsung mendengus..
"ck,,loe ini bikin gue gregetan saja
loe mau gue makan"
"ichh, kak doni kanibal,,
jadi takut ach."
ucap Almira sambil pura-pura ketakutan
membuat doni tambah tak kuasa ingin berlari menemui Almira
ingin rasanya dia melampiaskan rasa rindunya yak tak terbendung lagi
doni mendesah..
membuatnya menghirup nafas panjang dan membuangnya secara perlahan,, untuk menstabilkan keadaannya saat ini
yang di landa rasa yang tidak menentu.
"mira.."?
ucap doni dengan suara beratnya.
doni diam,,,dia tidak bisa melanjutkan lagi ucapannya,, lidahnya kelu
beberapa detik tidak terdengar suara dari doni
membuat Almira menyahut.
"hallo kak doni,,apa kak doni masih di sana?
"ah,, ya mira,,gue masih disini ko
"kak doni tadi panggil mira seakan ingin bertanya sesuatu..
apa yang kak doni ingin tanya"?
"tidak apa-apa mira
lupakan saja".
"hmm,,kak doni bikin mira penasaran saja"
"tidak ada mira,, oh,,ya..
bagaimana kabar nenek loe"?
"nenek sudah di rawat dua hari di puskesmas
dan tadi siang nenek di perbolehkan pulang".
what,,,??
kenapa loe tidak bilang ke gue mira
__ADS_1
kan nomor gue ada di kontak hp loe
pulsa loe juga udah gue isi kan
lalu kenapa loe tidak telpon gue,,?
"maaf kak,,saking paniknya sampai mira lupa membawa apa-apa
pakaian ganti saja di bawain sama tetangga"
"astaga mira,,maaf ya gue jadi punya prasangka yang tidak-tidak sama loe,
maafin gue ya"
"ya tidak apa kok"
"ya sudah kalau besok selesai rapat,gue ke tempat loe"
"tidak usah lah kak
kasian kakak sudah cape bekerja malah jauh nyamperin kesini lagi.."
"nenek sudah membaik kok.
kak doni tidak perlu khawatir berlebihan."
"apa dia tidak peka dengan perasaan gue
gue bukan hanya ingin ketemu neneknya
tapi ingin mengobati kerinduan gue ke dia
meskipun hanya melihat nya sudah bisa membuat gue tenang
suara lirih batin doni..."
"pokoknya sehabis rapat,,,gue meluncur ke tempat loe titik.."
titah doni seakan tidak bisa di bantah
"meluncur,,,,emang rumah mira perosotan apa huh,,,kak doni bahasanya seperti orang yang tinggal di kutub utara saja..gerutu mira sambil mencebikkan bibirnya".
hahahaha,,,,ketawa doni sampai membuat perutnya terasa mules
dengan tikah polos dan kelucuan Almira.
"awas loe nanti ya mira.."
"weeekkk,,,emang mira takut apa,,"
jawab mira sambil tertawa renyah
seperti kerupuk😄
"sudah ya kak,,,mira istirahat dulu,, biar besok bangun pagi
mira pingin cari kerja
kak doni juga istirahat ya,,biar besok badan kak doni fit untuk bekerja."
Assalamu'alikum.
tut,,tut,,tut
Almira langsung memutuskan panggilannya sepihak tanpa mendengar jawaban dari doni.
__ADS_1