
"Hadeh,,main matiin saja nie cewek
untung gue suka sama loe
sabar,,sabar..orang sabar itu rezekinya lancar."
"eh,,tunggu..
tadi dia bilang mau cari kerja..?
kagak bakal gue kasih loe bekerja keras sendiri mira,,loe sudah cukup menderita selama ini,,,saatnya gue bahagiain loe sama nenek loe juga." monolog doni.
sementara di tempat Almira
sesudah dia telponan sama doni
Almira langsung ke kamar neneknya
pelan-pelan Almira membuka tirai pintu neneknya.
"ternyata nenek sudah tidur",lirih Almira pelan
dengan hati-hati Almira mendekati neneknya dan menyelimutinya.
"selamat tidur ya nek,,semoga nenek cepat membaik,,agar mira bisa dengan tenang meninggalkan nenek untuk mencari kerjaan".
setelah melihat neneknya sudah tidur dengan nyenyaknya,,Almira pun melangkahkan kakinya menuju kamarnya untuk beristirahat.
*****
pagi hari di kediaman "GUNAWAN DININGRAT"
setelah selesai sarapan,,
bagaimana dirga?,,apa kamu sudah menemukan ada jejak tentang tante mu"?
"belum ma,,tapi ada seorang gadis
mungkin berusia sekitaran 19 tahunan gitu
wajahnya sama persis sama tante Fahira
bak pinang di belah dua"
__ADS_1
"maksud mu nak"
sela ibu Darmayanti.
"mama ini kebiasaan,,,anak belum selesai bicara main di potong saja",,seru papa Gunawan.
"ya sudah lanjutkan bicaramu nak,,jangan bikin kami penasaran".
titah sang mama dengan tidak sabaran.
"hmmmm..."
dirga menghembuskan nafasnya sebelum melanjutkan bicaranya.
tapi sebelum dirga melanjutkan ceritanya
tiba-tiba mbok darmi dengan seorang security mendekat dan membungkuk kepada majikanny.
"maaf den dirga di luar ada yang nyariin aden,,
katanya ingin menemui aden langsung"
ucap petugas security tersebut sambil membungkukkan badannya.
apa dia laki-laki atau perempuan,,?
"perempuan den"
"bapak tidak menanyakan namanya,,?
"sudah den,,tapi dia bilang tidak perlu memperkenalkan diri,,setelah bertemu dengan aden,,pasti aden sudah mengenalnya dengan baik,,,begitu ucapnya den."
"ya sudah bapak bukain saja gerbangnya dan bawa dia ke ruang tamu.?
"baik den"
seru security tersebut sambil membungkuk dan setelahnya berlalu dari hadapan sang majikan.
"apa itu salah satu teman mu dirga".?
tanya sang papa kepada anaknya
"entahlah pa, dirga juga penasaran
__ADS_1
mungkin saja itu salah satu teman kuliah dulu."
"apa kamu pernah menjalin hubungan dengan perempuan nak,"
"pernah dulu di saat dirga masih SMA ma,,,
saat kuliah dirga tidak pernah menjalin kasih dengan perempuan mana pun."
papa dan mamanya saling pandang
dengan raut yang sulit di terka.
"kamu yakin tidak pernah dekat dengan perempuan,sampai sekarang ini nak,,?
"ya ma,,,apa mama tidak percaya dengan anak mama sendiri"?
hal itu membuat ibunya melongo,, dan tidak percaya dengan ucapan anaknya.
"apa kamu sakit nak ,? anak mama sehat dan normal kan,,"?
"astaga,,mama meragukan anak mama yang ganteng ini",,seru dirga dengan mengerutkan keningnya.
"bukan maksud mama meragukan mu nak
tapi..."
"ada kata tapi nya,, berarti mama meragukan dirga",,
serunya sambil cemberut.
"jangan ngambek gitu dong sayang,,,
mama hanya memastikan saja kok"
"lagian mama ini juga aneh,,,masa anak sendiri di bilang tidak normal sih.."
seru sang papa.
"udah dech pah,,jangan ikut mengompori"
dirga menghentak kan kakinya lalu berlalu masuk ke kamarnya, karena mood nya sedang buruk
tapi sebelum dirga menginjakkan kakinya di tangga yang kedua,,tiba-tiba mbok Surti datang menghampirinya.
__ADS_1