
Sayup-sayup terdengar ayam berkokok saling bersahutan
menandakan pergantian waktu
tak lama terdengar suara adzan subuh di kumandangkan.
perlahan ada pergerakan dari tubuh Almira sambil melenguh dan mengerjapkan kedua bola mata indahnya
Almira pun bangun langsung duduk
tak lupa dia membaca do'a setelah bangun tidur,karena bersyukur masih di beri perlindungan di kala tidurnya.
setelahnya bergegas pergi ke kamar mandi
membersihkan diri,dan tak lupa mengambil air wudu'
lalu mengerjakan sholat subuh.
sesudah mengerjakan kewajibannya.
Almira menuju dapur untuk membuat sarapan dan juga membuat teh tubruk tanpa gula untuk sang nenek.
begitu tehnya sudah jadi
Almira bergegas ke kamar neneknya
sambil membawa nampan berisi segelas teh hangat.
nek,,,ini teh hangatnya
di minum ya nek.
ya sayang terimakasih
nenek selalu ngerepotin kamu nak
nenek bicara apa sih
mira mana pernah merasa di repotin
mira malah senang bisa melayani nenek
ya sudah mira ke dapur dulu ya nek
mau nanak nasi
pagi ini kita sarapan pakai tumis kangkung sama ikan asin saja ya nek
nanti sepulang mira kerja,,mira mampir ke pasar beli ikan.
sekalian beli obat nenek.
nenek Dijah meneteskan air matanya
sangat terharu dan merasa kasihan sama cucunya,,,
harusnya cucunya bisa menikmati masa mudanya dengan bergaul dengan teman-teman sebayanya.
tapi malah sebaliknya
semenjak nenek Dijah mengidap diabetes semua pergerakannya terbatas
jadilah Almira yang jadi tulang punggungnya
di usia Almira masih 15 tahun dia sudah mulai mencari uang sendiri dengan menjual keripik tetangganya,atau kadang ada pula tetangganya yang menyuruh menjual bros di sekolahnya
Almira dengan semangat mencari uang demi tidak membebani sang nenek.
sampai saat ini pun Almira semangat dan tak pernah ada kata mengeluh
apalagi saat ini sang nenek sakit
butuh uang buat beli obat.
setelah semua pekerjaan rumahnya beres
Almira berangkat kerja
tak lupa menyemangati dirinya supaya kuat dan tidak mudah mengeluh.
ke tempat kerjanya berjalan kaki
karena jarak tempat kerjanya tidak terlalu jauh.
__ADS_1
setelah beberapa menit akhirnya Almira sampai di depan toko tempatnya bekerja
loh kok belum buka ya,,?
apa ibu wanda belum bangun monolognya
tokonya tidak akan saya buka lagi
tokonyaa mau saya jual
jadi mulai hari ini kamu akan jadi pengangguran.
dan ini sisa gaji kamu,,saya potong 10% karena kamu suka telat dan tidak disiplin
ucap ibu wanda sembari melempar beberapa lembar uang ke muka Almira.
terimakasih bu ucap Almira sambil memungut uang yang di lempar bu wanda
oh,,ya anggap saja yang 10% itu sebagai sedekah saya buat ibu
ucap mentari sambil berlalu dari hadapan bu wanda.
membuat ibu wanda geram
wajahnya merah padam menahan amarah
ingin rasanya dia mencakar dan menjambak Almira,,,tapi sayang Almira keburu pergi.
dasar anak tidak tau di untung
liat aj nanti,,,akan ku buat perhitungan
ku buat kamu menyesal dan mencium telapak kakiku
geram bu wanda sambil menggertak kan giginya.
sementara Riki yang melihat tingkah ibunya hanya menggelengkan kepalanya.
sementara di kantin kampus tempat sinta menimba ilmu
dia sama teman-teman sedang menikmati makan mie ayam
sin,,,seru linda
makanan kamu juga cuman di aduk-aduk aj dari tadi
ya nih,,dari tadi bengong aj kayak kesambet kunti
awas loh entar kesurupan sahut tari.
husss,,,mana ada kunti siang bolong gini
cerocos selin.
tau nih si kupret ada-ada aj
timpal linda.
namun yang di ajak bicara malah tak terusik dengan bising teman-temannya.
malah makin tenggelam dalam lamunannya
dan sesekali mengaduk-aduk makanan yang di hadapannya
tanpa peduli dengan keadaan sekitar.
woyyyyyy,,,,sadar sin sadarrrrr
teriak selin sambil menepuk pundak sinta
hal itu membuat sinta terkejut dan reflek tangannya menoyor kepala selin
auhh,,sakit tau
cemberut selin sambil mengelus kepalanya
sialan kamu sel
kamu mau bikin aku jantungan hah..
dengus sinta
sambil memegangi dadanya.
__ADS_1
abisnya kamu dari tadi cuman bengang bengong aj,,,kayak anak sapi kehilangan maknya,,ucap selin
kamu ada masalah apa sih
coba kamu cerita ke kita-kita
kali aj kami bisa bantu
"kalian mana bisa bantu aku"
malah kalian yang butuh bantuan
maksudnya,,?
seru temannya berbarengan
ya lah,,kalian kan masih pada jomblo semua
ucap sinta cuek
hal itu membuat ketiga temannya saling pandang lalu menatap sinta bersamaan
"kamu lagi patah hati"
tebak tari sambil mengerutkan keningnya.
sinta hanya mengulas senyum tipisnya
sambil menggangguk.
ketiga temannya saling menggelengkan kepalanya.
siapa yang berani menolak pesonamu sin?
coba bilang,,,biar nanti ku tonjok kepalanya pake barbel tanya selin
kak doni jawab sinta
sambil menunduk
apa,,,,,seru serampak ketiga temannya
kak doni,, ulang selin lagi
hmmmm,,deheman dari sinta
ketiga temannya mendesah bersamaan
sambil merangkul sinta
memberikan kekuatan untuk temannya.
sabar ya sin,,kak doni itu cowok paling keren dan ter the best
cewak mana sih yang menolak pesonanya
kita-kita aj sangat terpesona
ya kan guys,,seru selin sambil membayangkan berada di dekapan doni
linda sama tari tersedak dari minumannya
sementara sinta mengeluarkan taringnya bak macan betina.
jadi maksud kalian
mau menikung aku gitu
teriak sinta sambil berkacak pinggang
tak bisa di jabarkan raut wajah kecewanya
ketiga temannya melongo,,dan melirik sekeliling kantin
ternyata mereka jadi bahan tontonan.
betapa malunya mereka,,selin dengan cepat menarik tangan sinta untuk duduk.
lalu ketinganya menjelaskan ke sinta dengan penuh kesabaran sambil mengelus punggung sinta
dengan sendirinya sinta pun tersadar
dan meminta maaf ke ketiga temannya
__ADS_1
akhirnya ke empat teletabis itu berpelukaaaan...😄