Takdir Gadis Yatim Piatu

Takdir Gadis Yatim Piatu
pengangguran


__ADS_3

Sayup-sayup terdengar ayam berkokok saling bersahutan


menandakan pergantian waktu


tak lama terdengar suara adzan subuh di kumandangkan.


perlahan ada pergerakan dari tubuh Almira sambil melenguh dan mengerjapkan kedua bola mata indahnya


Almira pun bangun langsung duduk


tak lupa dia membaca do'a setelah bangun tidur,karena bersyukur masih di beri perlindungan di kala tidurnya.


setelahnya bergegas pergi ke kamar mandi


membersihkan diri,dan tak lupa mengambil air wudu'


lalu mengerjakan sholat subuh.


sesudah mengerjakan kewajibannya.


Almira menuju dapur untuk membuat sarapan dan juga membuat teh tubruk tanpa gula untuk sang nenek.


begitu tehnya sudah jadi


Almira bergegas ke kamar neneknya


sambil membawa nampan berisi segelas teh hangat.


nek,,,ini teh hangatnya


di minum ya nek.


ya sayang terimakasih


nenek selalu ngerepotin kamu nak


nenek bicara apa sih


mira mana pernah merasa di repotin


mira malah senang bisa melayani nenek


ya sudah mira ke dapur dulu ya nek


mau nanak nasi


pagi ini kita sarapan pakai tumis kangkung sama ikan asin saja ya nek


nanti sepulang mira kerja,,mira mampir ke pasar beli ikan.


sekalian beli obat nenek.


nenek Dijah meneteskan air matanya


sangat terharu dan merasa kasihan sama cucunya,,,


harusnya cucunya bisa menikmati masa mudanya dengan bergaul dengan teman-teman sebayanya.


tapi malah sebaliknya


semenjak nenek Dijah mengidap diabetes semua pergerakannya terbatas


jadilah Almira yang jadi tulang punggungnya


di usia Almira masih 15 tahun dia sudah mulai mencari uang sendiri dengan menjual keripik tetangganya,atau kadang ada pula tetangganya yang menyuruh menjual bros di sekolahnya


Almira dengan semangat mencari uang demi tidak membebani sang nenek.


sampai saat ini pun Almira semangat dan tak pernah ada kata mengeluh


apalagi saat ini sang nenek sakit


butuh uang buat beli obat.


setelah semua pekerjaan rumahnya beres


Almira berangkat kerja


tak lupa menyemangati dirinya supaya kuat dan tidak mudah mengeluh.


ke tempat kerjanya berjalan kaki


karena jarak tempat kerjanya tidak terlalu jauh.

__ADS_1


setelah beberapa menit akhirnya Almira sampai di depan toko tempatnya bekerja


loh kok belum buka ya,,?


apa ibu wanda belum bangun monolognya


tokonya tidak akan saya buka lagi


tokonyaa mau saya jual


jadi mulai hari ini kamu akan jadi pengangguran.


dan ini sisa gaji kamu,,saya potong 10% karena kamu suka telat dan tidak disiplin


ucap ibu wanda sembari melempar beberapa lembar uang ke muka Almira.


terimakasih bu ucap Almira sambil memungut uang yang di lempar bu wanda


oh,,ya anggap saja yang 10% itu sebagai sedekah saya buat ibu


ucap mentari sambil berlalu dari hadapan bu wanda.


membuat ibu wanda geram


wajahnya merah padam menahan amarah


ingin rasanya dia mencakar dan menjambak Almira,,,tapi sayang Almira keburu pergi.


dasar anak tidak tau di untung


liat aj nanti,,,akan ku buat perhitungan


ku buat kamu menyesal dan mencium telapak kakiku


geram bu wanda sambil menggertak kan giginya.


sementara Riki yang melihat tingkah ibunya hanya menggelengkan kepalanya.


sementara di kantin kampus tempat sinta menimba ilmu


dia sama teman-teman sedang menikmati makan mie ayam


sin,,,seru linda


makanan kamu juga cuman di aduk-aduk aj dari tadi


ya nih,,dari tadi bengong aj kayak kesambet kunti


awas loh entar kesurupan sahut tari.


husss,,,mana ada kunti siang bolong gini


cerocos selin.


tau nih si kupret ada-ada aj


timpal linda.


namun yang di ajak bicara malah tak terusik dengan bising teman-temannya.


malah makin tenggelam dalam lamunannya


dan sesekali mengaduk-aduk makanan yang di hadapannya


tanpa peduli dengan keadaan sekitar.


woyyyyyy,,,,sadar sin sadarrrrr


teriak selin sambil menepuk pundak sinta


hal itu membuat sinta terkejut dan reflek tangannya menoyor kepala selin


auhh,,sakit tau


cemberut selin sambil mengelus kepalanya


sialan kamu sel


kamu mau bikin aku jantungan hah..


dengus sinta


sambil memegangi dadanya.

__ADS_1


abisnya kamu dari tadi cuman bengang bengong aj,,,kayak anak sapi kehilangan maknya,,ucap selin


kamu ada masalah apa sih


coba kamu cerita ke kita-kita


kali aj kami bisa bantu


"kalian mana bisa bantu aku"


malah kalian yang butuh bantuan


maksudnya,,?


seru temannya berbarengan


ya lah,,kalian kan masih pada jomblo semua


ucap sinta cuek


hal itu membuat ketiga temannya saling pandang lalu menatap sinta bersamaan


"kamu lagi patah hati"


tebak tari sambil mengerutkan keningnya.


sinta hanya mengulas senyum tipisnya


sambil menggangguk.


ketiga temannya saling menggelengkan kepalanya.


siapa yang berani menolak pesonamu sin?


coba bilang,,,biar nanti ku tonjok kepalanya pake barbel tanya selin


kak doni jawab sinta


sambil menunduk


apa,,,,,seru serampak ketiga temannya


kak doni,, ulang selin lagi


hmmmm,,deheman dari sinta


ketiga temannya mendesah bersamaan


sambil merangkul sinta


memberikan kekuatan untuk temannya.


sabar ya sin,,kak doni itu cowok paling keren dan ter the best


cewak mana sih yang menolak pesonanya


kita-kita aj sangat terpesona


ya kan guys,,seru selin sambil membayangkan berada di dekapan doni


linda sama tari tersedak dari minumannya


sementara sinta mengeluarkan taringnya bak macan betina.


jadi maksud kalian


mau menikung aku gitu


teriak sinta sambil berkacak pinggang


tak bisa di jabarkan raut wajah kecewanya


ketiga temannya melongo,,dan melirik sekeliling kantin


ternyata mereka jadi bahan tontonan.


betapa malunya mereka,,selin dengan cepat menarik tangan sinta untuk duduk.


lalu ketinganya menjelaskan ke sinta dengan penuh kesabaran sambil mengelus punggung sinta


dengan sendirinya sinta pun tersadar


dan meminta maaf ke ketiga temannya

__ADS_1


akhirnya ke empat teletabis itu berpelukaaaan...😄


__ADS_2