Takdir Gadis Yatim Piatu

Takdir Gadis Yatim Piatu
kekesalan tania


__ADS_3

Sementara itu doni yang sudah sampai di rumah temannya Ahsan


mereka kini tengah sibuk membahas masalah proyek pembuatan mall yang akan di bangun di desanya Almira


kebetulan doni dengan Ahsan satu tim dalam proyek tersebut.


gimana kabar ibu loe,,?


tanya doni di sela membahas masalah proyek mereka.


doni malah mengalihkan pembicaraan mengenai ibunya Ahsan


kebetulan ibunya Ahsan sedang di rawat di rumah sakit karena tekanan darah tinggi.


Alhamdulillah ibu sedikit membaik


mungkin dua hari lagi ibu di perbolehkan pulang


jawab Ahsan.


"oh syukurlah balas doni"


perasaan dari jam empat sore kamu bilang sudah masuk ke desaku


tapi kok mahgrib baru nyampek


masa ya butuh tiga jam baru kamu nongol


tanya Ahsan sedikit curiga


anu,,,tadi...ucap doni tertahan


karena tiba-tiba Tania adeknya Ahsan


bertiak histeris karena mendapati doni


yang ada di dalam rumahnya


maklum saja Tania sangat menyukai doni


si muka datar tapi tampang oke.


kak doniiiiiii.....suara cempreng tania

__ADS_1


membuat kedua pria tampan tersebut menoleh,seketika Ahsan jadi jengah sendiri melihat kelakuan adeknya yang kecentilan


sementara doni sendiri langsung memasang muka datarnya tanpa ekspresi.


sebelum tubuh tania mendekat ke doni


sontak saja doni bangun dari duduknya


dan pamit seketika


tanpa menghiraukan keberadaan tania.


tania langsung membisu di tempatnya


sambil matanya tak lepas melihat punggung kekar doni yang melenggang begitu saja tanpa menyapa dirinya


dalam hatinya terasa ngilu


nafasnya pun turun naik tak teratur


karena menahan rasa kekesalannya.


kakinya di hentakkan ke lantai lalu berlari masuk ke kamarnya dan menutupnya secara kasar tanpa menghiraukan panggilan dari kakaknya.


saat makan malam berlangsung


pa,,sebaiknya kita jodohkan saja Riki sama anak kolega papa


mama tidak mau dia menyukai si mira itu


apa kata teman-teman arisan mama jika anak kita satu-satunya mendapatkan pasangan yang tidak sebanding dengan kita


ucap bu wanda dengan sinisnya.


mama sadar tidak dengan ucapan mama barusan,dulu sebelum kita sukses seperti sekarang ini,kehidupan kita juga tidak jauh beda dari keluarga mira.


mama juga sebagai sesama wanita harusnya punya rasa empati


apalagi mira anak yatim piatu


anaknya juga baik tidak pernah neko-neko seperti anak yang lain seusianya.


apa sebenarnya yang membuat hati mama begitu membenci kehadiran mira,,?

__ADS_1


bu wanda hanya diam sembari cuek memasukkan potongan buah satu persatu ke dalam mulutnya.


tidak menanggapi ucapan suaminya


seolah angin berlalu.


hal itu membuat pak wira menggelengkan kepalanya melihat sikap istrinya


yang selalu menguji kesabarannya.


tapi tidak dapat berbuat banyak.


Assalamu'alaikum mah pah


seru Riki begitu masuk dan langsung bergabung dengan kedua orang tuanya di meja makan.


Wa'alaikum salam,,jawab pak wira


dan ibu wanda berbarengan.


bagaimana pertemuan kamu dengan pak Bambang,,? tanya pak wira


Alhamdulilah lancar pa,,,sesuai kesepakan kita jawab Riki.


kamu sudah makan belum nak


sini mama ambilkan


kata ibu wanda sembari mengambil piring


dan mengisinya nasi sama sayur dan lauknya


dikit aj ma soalnya tadi Riki sempat mencicipi makanan di kafe.


ucapnya sembari menerima piring dari mamanya.


oh ya nak,,,besok malam kita ada pertemuan dengan kolega papa mu dan anak gadisnya


kamu harus ikut.


kata ibu wanda tanpa mau di bantah


membuat doni dan pak wira saling pandang tanpa bersuara

__ADS_1


hanya gelengan kepala yang terlihat dari keduanya.


__ADS_2