
di sebuah bilik kecil,Almira sedang melipat mukenanya setelah menjalankan kewajibannya kepada sang Kholik.
setelahnya dia pun melangkah menuju lemari pakaian untuk mengganti baju tidurnya
baru saja tangannya membuka lemari
seketika terhenti karena suara deringan dari ponselnya.
kening Almira mengkerut karena bingung siapa yang menghubunginya
dengan cepat dia pun melangkah ke ranjanngnya untuk mengambil benda pipih tersebut.
siapa yang telpon ya,perasaannya saya belum pernah kasih siapa pun nomor sy
apalagi ini ponsen sama nomornya baru di beli.
dari pada penasaran,mending angkat saja lah
ucap Almira
dari panduan bukunya kalau menjawab
telpon tinggal geser ke tombol biru
ucapan Almira pada dirinya sendiri.
diapun melakukannya sesuai panduan yang dia baca.
dan setelahnya ada suara di seberang sana
hah,,benar kan kata panduan itu seru Almira sendirian sambil senyum tanpa mengetahui kalau lawan bicaranya mendengar suara keluguannya.
hallo terdengar suara kembali dari ponselnya
Almira langsung tersadar dan dengan cepat meletakkan ponsel tersebut ke telinganya
mira,,,loe sedang apa? suara pria tersebut terdengar tidak asing di telinga Almira
ah ya hallo,,,balas Almira
loe sedang apa? ulang pria tersebut
saya sedang angkat telpon ucap polos Almira
membuat kekehan dari seberang sana
ya gue tau loe sedang angkat telpon gue
tapi selain itu loe sedang ngapain
oh ini dengan kak doni ya? seru Almira
dia bukannya jawab pertanyaan doni
malah bertanya kembali.
ya gue doni,,jawabnya
__ADS_1
lah kak doni tau dari mana nomor telpon saya
padahal kan saya belum kasih kakak
pertanyaan polos dari Almira membuat doni jadi gemas sendiri.
ingin rasanya doni mencubit hidung mancung Almira,sambil mengacak acak rambut panjangnya.
loe lupa ya? kan gua yang milih kartunya
gue juga yang masukin ke ponsel loe
jadi ya hal gampang bagi gue untuk menghapalnya jawab doni.
oh begitu ya hehe,,ucap Almira cengengesan
kak doni sudah makan,?
udah jawab doni singkat
kak doni sudah sholat,?
tanya Almira kembali
udah tadi di masjid
jawab doni kembali
syukurlah,,kata Almira
mira,,,panggil doni
boleh gue tanya sesuatu,,,?
apa itu kak?
sahut Almira,,sambil mengerutkan keningnya
loe udah ada kekasih belum?
kekasih,,beo Almira
hemm,,deheman doni
mmmmm,,,,gumam Almira sambil menggelengkan kepalanya
padahal doni mana lihat akan hal itu
mana ada yang mau sama saya kak
lelaki kan kalau menyukai wanita itu
yang cantik,,yang modis,punya segalanya
kalau saya kan jauh dari semuanya kak.
mana ada seorang ibu yang sudi melihat anaknya mendekati saya.
__ADS_1
kata Almira sambil mendesah.
siapa yang bilang loe tidak pantas
mungkin orang tersebut mempunyai mata katarak.
oh ya,,gue mau tanya yang di jalan tadi itu siapa? kenapa dia seenak jidatnya memaki loe,terus kenapa loe tidak membela diri
gue rasanya pingin tonjokk tu kepalanya si brengsek,biar dia jadi cowok tidak mlempem gitu.
itu kak Riki sama ibunya bos saya
saya bekerja di warung ibunya
mungkin karena kak Riki mengajak saya naik mobilnya,,makanya ibu wanda marah
memang benar kata bu wanda kalau saya hanya mengotori mobilnya saja
soalnya saya tidak pantas naik mobil mewah
saya biasa naik angkot.
jawaban Almira membuat doni terdiam merasakan nyeri di ulu hatinya.
seakan dia tidak terima dengan perlakuan buruk orang tersebut.
doni pun menghela nafasnya
sambil menutup matanya,,,menetralkan kembali emosinya yang tadi sempat tersulut.
hallo,,kak doni
apa kak doni masih di sana,?
suara lembut Almira mengembalikan mood doni
dia lalu tersenyum sambil menjawab telpon Almira
ah ya,,,gua masih ada di sini mira
ya udah loe istirahat dulu ya
ini udah malam,,,besok gue telpon lagi oke.
mmm,,,ya, kak doni juga istirahat ya
jangan lupa baca doa.
pesan Almira seperti ibu yang menasehati anaknya.
hal itu membuat doni tambah gemas saja mendengarnya.
ya mira,,,ya udah gue tutup dulu ya telponnya
Assalamu'alikum
Wa'alaikum salam
__ADS_1
balas Almira,,tidak lupa Almira menggeser tombol warna merah
menandakan telponan berakhir.