Takdir Gadis Yatim Piatu

Takdir Gadis Yatim Piatu
kepedulian Riki


__ADS_3

Setelah beberapa meter melangkahkan kakinya,tibalah Almira di sebuah taman


dia menyusuri arah pandangan untuk mencari kursi,terlihat sebuah kursi kosong di dekat air mancur,Almira langsung menuju kursi tersebut dan duduk


sambil melihat orang-orang yang pada sibuk dengan urusannya sendiri


Almira termenung sambil meletakkan tangan di dagunya.


ya allah,,,dimana saya mencari pekerjaan


kalau saya tidak bekerja,berarti tidak bisa beli obat buat nenek lagi


lirih Almira sambil menundukkan kepalanya.


kamu tidak perlu bekerja lagi mira


biaya nenek biar nanti aku yang tanggung


kak Riki,,seru Almira


kak Riki ko bisa ada di sini


memangnya kak Riki tidak bekerja?


aku tadi tidak sengaja liat kamu di sini


makanya aku ke sini


aku juga tau mama sudah memecat kamu


memecat saya beo almira?


ya mira,,maafkan mama ku ya


tapi aku tidak akan membiarkan kamu dan nenek kamu menderita lagi


biarkan aku yang bertanggung jawab akan kebutuhan dan biaya berobat nenek kamu


maaf kak Riki mira tidak ingin jadi beban buat kak riki


mira masih kuat untuk bekerja


mira tidak ingin di anggap sebagai pemeras


mira tidak ingin mendengar makian yang lebih menyakitkan lagi dari ibu wanda.


jangan bicara begitu mira


aku ikhlas membantu mu

__ADS_1


tolong mira,,terima bantuanku ini


terimakasih kak riki atas kepedulianmu


tapi maaf,,,mira tidak bisa menerimanya.


meskipun mira sama nenek hanya makan dengan lauk ikan asin dan sambel


tapi kami menikmatinya dengan lahap.


mulai sekarang jangan mendekati mira lagi kak,,,mira tidak ingin melihat ibu wanda marah dengan cacian kasarnya.


mira diam karena menghormati ibu wanda sebagai orang yang lebih tua.


mira mohon sekali lagi


tolong jauhi mira kak


bu wanda benar,,kalau kita tidak sederajat


kalau kak riki dekat dengan mira nanti kak riki ketularan melaratnya.


kamu ini ngomong apa sih mir


aku peduli sama kamu mira,, ,,aku tidak membelamu di hadapan mama, bukan berarti aku tidak peduli


tapi aku tidak ingin membentak mama


makanya aku hanya diam dan mengalah


tapi aku mohon ijinkankan aku membantumu atau paling tidak memberikan mu modal buat usaha di rumah, biar kamu ada pemasukan dan bisa beli obat nenek.


gimanana,,? kamu mau kan,?


maaf kak,,mira tidak bisa menerimanya


Riki menghembuskan nafasnya


rasanya dia tidak tau lagi bagaimana cara meyakinkan almira.


ya sudah jika kamu tidak memerlukan bantuanku untuk saat ini


ini kartu namaku mir


jika kamu butuh bantuan,,tinggal hubungi saja kapan pun kamu butuh bantuanku


aku siap membantumu.


ini peganglah kartunya,,,ini uang untuk beli obat nenek,,,ku harap kamu mau menerimanya,,,jangan menolaknya mir

__ADS_1


ku mohon terimalah.


Almira pun dengan terpaksa menerimanya


karena paksaan dari Riki


ya sudah kak,,,terimakasih


ucap mira sambil menerima amplop dari Riki


kalau begitu aku ke kantor dulu ya mira


jaga diri kamu baik-baik


dan salam untuk nenek


ucapan riki sambil berlalu dari hadapan almira.


Almira melihat kepergian riki sampai punggungnya tak terlihat


setelahnya Almira pun beranjak dari tempat duduknya.


saya ke apotik dulu beli obat nenek, setelah itu ke pasar lirih Almira.


sementara di sebuah gedung pencakar langit


di kota jakarta,,dalam sebuah ruangan rapat bulanan,sosok doni tidak fokus dalam mengikuti rapatnya,,,pikirannya entah kemana


kenapa dia tidak mengangkat tlp gue


apa dia sibuk bekerja sampai-sampai dia tidak sempat mengangkat panggilan dari gue


liat aj nanti gue bakal beliin loe toko sembako yang besar,biar loe tidak perlu repot-repot membanting tulang monolog doni


senggolan dari Ahsan membuat doni jadi terjingkit


kamu kenapa bengong gitu


kamu tidak dengar panggilan dari pak bos


kamu liat tu auranya


seakan mau memakan mu hidup-hidup


bisik Ahsan.


lalu doni pun mengalihkan pandangannya ke arah leon sang ceo.


terlihat sorot mata elang sang bos sangat mengkilat menahan amarahnya.

__ADS_1


mati gue,,batin doni


sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


__ADS_2