Takdir Gadis Yatim Piatu

Takdir Gadis Yatim Piatu
masa kelam sarah


__ADS_3

Mendengar ancaman dari dirga membuat sarah meremang,,sampai menelan salvianya pun sangat sulit.


meskipun sarah menyukai dunia malam


dengan kehidupan yang bebas,,namun dia sangat menyayangi ibunya.


dia berusaha menutupi sekuat mungkin segala tingkah lakunya supaya tidak di ketahui oleh ibunya,di hadapan ibunya dia berusaha menjadi anak yang lugu dengan pakaian yang tertutup.


sementara di luar rumah,,dia liar seperti rubah betina dengan hidup bebas,berfoya-foya dan bergonta-ganti berbagai macam pria dewasa.


makanya tidak heran jika dia suka mengincar pria yang berkuasa dan berduit untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya.


maklum saja sejak kecil sarah hidup dengan kesederhanaan,,,karena kedua orang tuanya hanya penjual sayur di pasar.


sejak kelas 3 sma sampai lulus kuliah sarah sudah membiayai sekolahnya dengan menjual tubuhnya sama Om-Om hidung belang.


Flash On


awalnya dulu sarah gadis yang baik


tapi semenjak ayahnya meninggal dan ibunya mengidap kanker rahim,mengharuskan ibunya di operasi,,,sarah yang masih bersekolah menengah itu pun di hadapankan dengan situasi yang genting,kedua orang tua sarah hanya anak tunggal


keduanya pun sama-sama dari keluarga kelas menengah ke bawah,,hanya mengandalkan dari hasil tani dan jualan sayur mayur.


di saat sarah bingung mencari dana untuk biaya operasi ibunya,,di saat itu juga sarah tidak sengaja bertabrakan,dengan Om-Om yang seumuran dengan ayahnya,keduanya saling memperkenal kan diri,dan si om tadi mengajak sarah untuk makan siang sekalian ngobrol santai.


si Om itu pun membuat sarah merasa nyaman karena dia memperlakukan sarah dengan lembut dan penuh kasih.


sehingga sarah tanpa sungkan menceritakan kisah pilunya kehidupan dirinya dan ibunya.


dan si Om itu pun bersimpati bak pangeran berkuda putih menawarkan bantuan untuk membantu segala kesulitan sarah.


si sarah polos pun menerima bantuan Om tersebut dengan hati yang riang


tanpa mengetahui niat lain si Om.


selang beberapa hari,,ibunya sarah melakukan operasi untuk pengangkatan kanker rahim, sekaligus mengangkat rahim ibunya.


dari biaya operasi sampai kesembuhan ibunya sarah,,si Om tersebut selalu berada di sisi sarah dan menempel bak cicak yang menempel di dinding.


dengan pertemuan yang intens,dan perlakuan lembutnya membuat sarah jadi terbiasa dengan Om tersebut.


sehingga pada suatu saat si Om mengajak sarah pergi ke suatu tempat dengan alasan menemaninya untuk bertemu dengan klien penting.


si Om mengajak sarah ke salah satu villa di dekat pantai,,dan di situ pula si Om tersebut memulai melancarkan akal bulus nya.

__ADS_1


dengan memberi sarah minuman jus dingin dan di dalamnya terdapat pil perangsang.


setelah sarah meminum jusnya,,selang beberapa detik,sarah pun merasakan badannya terasa panas,dan hasrat yang kian menggebu,,kesempatan itu di manfaatkan Om tersebut dengan sebaik mungkin.


si Om langsung mengangkat tubuh sarah dan membaringkan nya di atas tempat tidur.


sarah dengan kesadaran yang makin menipis,,dengan hasrat yang tidak dapat di kontrol lagi bak cacing yang kepanasan dengan meliuk-liukkan tubuhnya sambil berusaha menggapai tubuh si Om.


dengan seringai jahatnya si Om langsung menerkam mangsanya dengan tanpa ampun.. dengan melakukannya lagi dan lagi sampai mereka sama-sama ambruk dan saling menindih di atas tempat tidurnya.


setelah kejadian laknat itu,,sarah jadi kecanduan dan menjadi simpanan si Om itu sampai dia puas,,namun kebutuhan sarah di penuhi sepuasnya.


sarahpun menjelma bak wanita sosialita


dengan segala perlengkapan aksesoris dan pakaian mahal yang selalu melekat di tubuh ramping nya.


sampai suatu ketika istri dari si Om tersebut mengetahui perselingkuhan suaminya.


tak ayal lagi istri si Om dengan nekat nya menemui sarah di tempat persembunyiannya selama ini dengan suaminya,yaitu di sebuah rumah elit dengan pemukiman yang bergengsi.


saat sarah dan si Om masih bergelut di dalam permainannya panasnya.


saat itu pula bell rumahnya berbunyi tiada henti,,sampai art rumahnya di buat bingung menghadapi tamunya yang main nyelonong saja masuk ke dalam rumah tanpa mau di suruh menunggu.


"katakan di mana ruangan jal*** itu,?"


"siapa yang ibu maksud?


ibu datang bertamu tidak sopan malah main memaki seenaknya saja"


"heehh,, kamu hanya babu mana tau majikanmu orang suci atau kotor,,,katakan di mana letak kamar wanita yang tidak tau diri itu cepat,,,atau kamu mau di pecat tanpa pesangon hah.."


"yang menggaji saja majikan saya,,,


bukan ibu ya,,jadi jangan seenaknya ibu membentak dan mengatur saya.."


"oh jadi kamu berani ya sama saya


kamu tidak tau kan siapa saya.."


"mana saya tau siapa ibu,,


ketemu saja baru hari ini"


potong sang art.

__ADS_1


"dasar babu dan majikan sama-sama kelas rendahan,,tidak tau diri dan tidak tau di untung,,


pantas saja kalian bisa cocok,, karena sama derajatnya,," sinis si ibu tersebut dengan muka garangnya.


"ihh,, dasar mak-mak yang mulutnya kalengan


meski pun kelas saya rendahan


tapi saya tidak pernah menghina orang lain,


tidak seperti ibu yang mukanya saja kinclong


tapi mulutnya bau jigong.."


"dasarrr,,,babu sialan,,,,"teriak si ibu tersebut sambil menjambak rambut art dan ingin mencabutnya dari akarnya.


tapi sayang tenaganya kalah kuat dengan art tersebut,,,maklum saja si art masih muda belia,,sementara si ibu tersebut sudah setengah abad.


perkelahian yang tidak seimbang membuat si ibu tersebut kalah telak,dan si ibu nyungsep di bawah meja ,lalu kepalanya kepentok di kaki meja tamu tersebut.


tak ayal perkelahian itu sampai terdengar di kamar pasangan yang sedang kasmaran tersebut,,dan membuat mereka keluar dari kamar,,menemukan art berkelahi dengan wanita yang setengah abad.


"waduh mampus,,,mati gue"


batin si Om


"siapa wanita itu Om,?


kenapa dia bisa berkelahi dengan art kita?


"itu,,,ah,,itu istri saya sarah..


"apa..."?


pekik sarah,,tapi dengan cepat dia membekap mulutnya sendiri.


suara pekikan sarah langsung di dengar oleh sang tamu tersebut


kepalanya langsung mengarah ke arah sumber suara,,begitu matanya menangkap sosok dua insan yang beda jenis tersebut


membuat bara amarahnya kembali berkobar


dengan cepat dia bangun dan berlari mendekati dua orang yang dengan setia masih berdiri berdampingan bak pengantin baru yang tidak ingin berjauhan.


dengan gerakan cepat bak kilat

__ADS_1


ibu tersebut sudah di hadapan sarah dan langsung saja mendorong sarah, dari tangga bergulingan ke bawah.


begitu sampai di lantai bawah,,sarah langsung tak sadarkan diri dengan mulut,hidung dan kepala berlumuran darah,membuat art teriak histreris sambil membawa sang majikan ke pangkuannya.


__ADS_2