
jam 4 sore Almira selesai juga dari kerjaannya,,dia lalu keluar dan berjalan kaki pulang ke rumahnya,
pas di pengkolan mau menyebrang tiba tiba sebuah mobil berhenti tepat di hadapannya.
dan si pengemudi pun langsung membuka kaca mobilnya dan membuka kaca mata yang bertengger di hidung mancung nya.
mira masuklah ada yang ingin saya bicarakan sama kamu kata lelaki tersebut.
Almira pun tersenyum sambil berucap
kak Aditia maaf saya tidak bisa,,,saya harus segera pulang ucap Almira.
makanya ayok masuk saya antar kamu supaya cepat sampai rumah ucap Aditia lagi.
sekali lagi maaf kak Aditia saya tidak bisa
nanti mobil kak Aditia ko..tor ucap Almira pelan tapi masih bisa di dengar oleh Aditia.
dengan tidak sabarnya Aditia keluar dari mobil dan ingin menjangkau tangan Almira untuk mengajaknya masuk,tapi belum sempat tangan Aditia menjangkau tangan Almira keburu ada sepeda motor datang ke hadapan mereka,dan berhenti tepat di depan Aditia dan Almira.
loh mira,, kamu Almira kan yang adek kelas sewaktu di sekolah pertiwi dulu,, kata lelaki yang baru datang tersebut.
__ADS_1
Almira pun tersenyum dengan cerianya tatkala mengingat lelaki tersebut.
kak doni ya,, ??ucap Almira memasang senyum manisnya.
membuat mood Aditia memburuk bahkan mukanya tak dapat di jabarkan saking menahan geramnya.
gimana tidak dia yang bela belain pulang cepat dari kantornya demi menemui Almira dan ingin berbicara serius malah tidak di pedulikan dan di tolak mentah mentah,tapi giliran dia ketemu sama pria asing dia malah senangnya tak terkira.
dengan cepat Aditia mencekal tangan Almira untuk di ajak masuk ke mobil
ayok mira masuk ke mobil ku antar kamu sampai rumah,perempuan tidak baik jalan sendiri,,karena di luar banyak kucing nakal yang keliaran kata Aditia sambil menarik tangan Almira.
hei,,,,apa maksud loe,,??
tapi Aditia tidak peduli dengan tatapan membunuh lelaki tersebut.
Aditia malah sibuk membujuk dan menyeret tangan Almira untuk segara masuk ke mobilnya,mau tak mau Almira ngikut aj akan kemauan Aditia,,dia tak mau ada keributan yang malah akan jadi sorotan bagi pengendara lainnya.
tetapi sayang, belum jua kaki Almira naik sepenuhnya ke dalam mobil Aditia
tiba tiba dari belakang bu wanda berbicara teriak dan langsung mengatai Almira.
__ADS_1
sandal jepit kamu yang lusuh itu sudah bersih belum Almira putri,,,
tekan bu wanda dengan lantangnya.
mama monolog Aditia,!
dia kesal dengan ucapan kasar mamanya tapi dia tidak berani melawan sang mama.
dia hanya pasrah dan diam saja tanpa berani membela Almira.
sementara Almira langsung berbalik dan melangkah mundur dari mobil Aditia.
kamu mesti tau batasan kamu mira ucap bu wanda lagi.
kamu sama anaknya bagai langit dan bumi.
belum selesai bu wanda mengomal,langsung saja di sela oleh Almira.
saya tau bu saya orang miskin makanya saya tidak pernah mau berurusan dengan orang kaya ucap Almira sambil dia menahan rasa sesak di dada,,,dan sebisa mungkin dia menahan air matanya supaya tidak tumpah.
sementara lelaki yang satunya melihat orang yang dia sukai di caci maki orang membuat tangannya mengepal,dia langsung maju dan Menarik tangan Almira supaya mendekat.
__ADS_1
lalu dia pun membela Almira bak pahlawan kesiangan,dengan senyum misteriusnya.