
Oh ya nak doni ayo masuk dulu
mira tolong bikin kan nak doni minuman
masa tamu datang cuman di anggurin
ucap nenek Dijah.
ah nenek tidak usah lain kali aj
saya mau ke tempat teman dulu
nanti keburu sore
soalnya besok pagi saya harus balik ke jakarta lagi ucap doni.
oh jadi nak doni kerja di jakarta ya
ucap nenek Dijah.
ya nek saya kerja di jakarta
jawab doni.
oh ya mira bagi no hp loe dong
biar gue gampang hubungin loe
sambil tangan doni menyodorkan hp nya ke Almira.
namun Almira bukannya ngasih
malah dia gelengin kepalanya
membuat senyum yang tadinya bertengger sangat manis di bibir doni
seketika langsung muram.
sambil menaikkan dua alis tebalnya
doni pun bertanya
loe,,kagak ngasih gue ya,,?
bukannya saya tidak kasih kakak
tapi,,,ucapan Almira tertahan
tapi apa sela doni
saya tidak memiliki hp kak
ucap Almira sambil menundukkan kepalanya
loe serius,,,di jaman canggih seperti ini
loe kagak punya hp sambung doni lagi
__ADS_1
lagi lagi Almira hanya bisa menganggukkan kepalanya.
helaan nafas berat pun doni hembuskan dengan perlahan
sambil berpikir keras.
setelah ide di otaknya muncul
senyum pun dia sunggingkan sambil berucap ke Almira
ayok ikut gue sebentar ucapnya sembari menarik tangan Almira
sembari dia meminta izin ke nenek Dijah
setelah di kasih izin
mereka pun naik motor dan pergi ke jalan raya.
selang 5 menit perjalanan
Almira pun membuka suara
kita mau ke mana kak
ucap Almira dari belakang
konter,, jawab doni singkat
konter beo Almira lagi
hemm,,deheman dari doni
tak ada pembicaraan lagi
karena keduanya sama sama diam
selang beberapa menit mereka pun sampai di tempat tujuan,,,yaitu di sebuah konter terbesar dan terlangkap di desa Almira.
keduanya lalu turun dan masuk ke konter tersebut.
ayok mira pilih yang mana loe mau
kata doni sambil matanya melihat jejeran berbagai merek hp yang di pajang.
namun Almira yang di suruh malah terdiam
sambil matanya tidak lepas dari pandangan di depannya.
seumur hidupnya belum pernah dia memiliki sebuah hp.
jangankan buat beli hp
untuk makan sehari hari saja Almira dan neneknya pas pasan
dari dulu Almira juga pingin seperti teman temannya yang memiliki hp
mereka bebas komunikasi kapanpun karena adanya hp
__ADS_1
tapi Almira tau dirinya tidak mampu untuk membeli,makanya hanya dia pendam keinginannya itu
uang gaji yang di terima dari bosnya pun hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari
itupun kadang sering di potong oleh bosnya dengan alasan yang hanya sepele
tapi Almira tidak pernah menentang bosnya karena dia tak ingin berurusan yang ujung ujungnya hanya dapat makian dari mulut bosnya.
mira,,,kata doni sambil menyentuh pundak Almira
hal itu membuat Almira kaget dan sontak mendongak menatap wajah doni.
kenapa loe diam
dari tadi gue suruh loe milih mana yang loe suka
maaf kak,, kata Almira
saya tidak pernah memiliki hp
saya tidak tau hp mana yang bagus
lagi pula saya tidak memiliki uang kak
ucap Almira pelan sambil menunduk.
hal itu membuat hati doni terenyuh
dia kasihan sama kehidupan Almira
yang menurutnya ketinggalan jauh dari teman temannya.
gadis yang sangat sederhana lugu dan polos.
akhirnya doni pun memilih sendiri hp yang terbaik menurutnya dan pas untuk Almira
doni langsung membayarnya
dan bemberikannya pada Almira.
ini untuk loe
ucap doni sembari menyodorkan kotak yang berisi hp tersebut
Almira lantas mendongak dan menatap manik mata doni sembari berucap
maaf kak,,tapi bagaimana cara saya membayarnya
saya tidak berani berhutang kak
cikk,,,loe ini jangan terlalu polos napa
gue yang bawa loe kesini
otomatis gue yang bayarin loe
dan gue sendiri yang kasih loe dengan ikhlas.
__ADS_1
loe tidak usah merasa tidak enakan
anggap aj ini hadiah gue untuk ulang tahun loe.