Takdir Gadis Yatim Piatu

Takdir Gadis Yatim Piatu
Rahasia aditia


__ADS_3

Almira masih mematung memandangi mobil aditia sampai menghilang dari pengelihatannya,,dia mendesah berat seakan dadanya terasa sesak dan susah untuk bernafas.


tapi dengan cepat dia menguasai kesadarannya,yang hampir saja terhanyut.


"eh,,ko malah bengong nak,,masuk lah,,bersihkan badan mu,,,sebentar lagi mau masuk mahgrib."


tegur sang nenek membuat Almira mengangguk dan berlalu masuk,begitu neneknya pergi ke tempat ibadah.


"kamu sudah selesai mandinya dewi.?


"udah."


"kamu mau makan.?


"tidak mira."


"jangan sungkan


anggap saja rumah sendiri


kalau kamu lapar,,,kamu tinggal ke dapur


mungkin nenek sudah masak tadi.?"


"nanti saja kita bareng-bareng dengan nenek"


"oh,,ya sudah,,aku mau mandi dulu"


"ya sudah kamu mandi dulu gie."


almira lantas ke kamar mandi,,sementara dewi melangkah ke arah dapur


untuk melihat apakah ada makanan atau tidak


jika tidak ada,,dia ingin memasak untuk makan malam bersama.


sementara itu aditia,tidak langsung pulang ke rumahnya,,dia berhenti di sebuah taman dengan pengunjung yang masih ramai,kebetulan malam ini adalah malam minggu


banyak muda mudi yang memenuhi tamannya.


aditia tidak lantas keluar dari mobil,dia masih betah duduk termenung di dalam mobilnya.


dengan pikiran yang terus menerawang entah kemana.


saat lagi asiknya dengan dunia lamunannya


dia di kagetkan dengan ketukan kaca mobilnya,,langsung saja lamunannya buyar dengan seketika,,dan menoleh ke arah sumber ketukan.


aditia terkejut begitu melihat seseorang dari luar yang terus mengetuk kaca mobilnya.


mau tidak mau aditia terpaksa keluar karena tidak ingin orang tersebut sampai merusak kaca mobilnya.


"kamu,,aditia kan,,? calon tunanganya bella?"


tanya keempat preman tersebur.


"kalian sendiri siapa?"


balik tanya aditia.


"kamu tidak perlu tau siapa kami,,yang penting kamu harus bayar hutangnya bella sekarang juga"


"hutang?" beo aditia


"ya dia punya hutang sebanyak 200 juta,di tagih dia selalu mengelak dengan alasan nungguin dia jadi nyonya aditia dulu baru membayar semua hutangnya."


aditia terkejut mendengar ucapan dari preman tersebut,,rahangnya mengeras,,terdengar suara gemelatuk giginya,,matanya memerah bagai singa yang siap menerkam mangsanya.


salah satu dari preman tersebut bergidik melihat perubahan dari aditia.


"apa kalian tidak salah dalam menagih hutang padaku hem,,?"seru aditia sambil tangannya bersidakap di dada,,mata elang nya tidak berhenti menatap keempat preman tersebut.

__ADS_1


para preman itu saling melirik,,dan salah satu ketua dari mereka angkat bicara.


"kamu kan calon tunangannya,,mestinya apapun yang sedang menimpa calon tunanganmu akan selalu kamu bantu."


jawabnya.


"itu terkecuali untuk ku" tegas aditia


"maksudnya?"


tanya ketua preman itu.


"bella bukan siapa-siapa ku,,jadi kalian keliru bila menyangkut pautkan nya dengan ku.


ini pertama dan terahir kita bertatap muka


jika lain kali,kalian mengusik ku lagi


kalian akan menanggung konsekuensinya."


ancam aditia berlalu dari keempat preman tersebut,,baru dua langkah dia berbalik lagi


menghadap preman yang masih berdiri mematung.


"kecuali,, jika kalian mau bekerja sama denganku."


setelah berkata demikian,,,aditia pun berbalik badan untuk masuk ke mobilnya.


sementara keempat preman tersebut saling lirik dan keempatnya pun sama-sama mengangguk.


dengan secepat kilat mereka mendekati aditia sebelum aditia masuk sepenuhnya ke dalam mobilnya.


"kami siap bekerja sama dengan mu tuan"


ucap ketua dari preman tersebut.


dengan senyum devilnya aditia kembali menghadap para preman tersebut.


"apa yang kami kerjakan tuan?"


"kalian tunggu saja perintah dariku, dan berikan nomor ponsel kalian.


ingat,,,,!!! aku tidak suka dengan orang yang tidak setia,,satu di antara kalian yang berani mengkhianatiku,maka...kalian berempat yang kena hukumannya."


ancaman dari aditia membuat para preman tersebut menunduk hormat kepada aditia


setelah kesepakatan yang mereka lakukan


kemudian preman tersebut pamit undur diri.


aditia pun melajukan mobilnya,tapi tidak pulang ke rumah orang tuanya.


melainkan berbelok ke arah jalan yang ramai dengan hilir mudik para pengendara lainnya.


setelah menempuh perjalanan 40 menit aditia berbelok ke arah perumahan elit,,dan berhenti


tepat di rumah yang paling mewah,,dan lebih besar dari rumah kedua orang tuanya.


setelah pintu gerbang di buka oleh security aditia pun memasukkan mobilnya ke garasinya yang luas.


di mana di dalam garasi tersebut,bukan hanya mobilnya yang terparkir, melainkan dua mobil mewah keluaran terbaru, dan satu motor honda rc213v-s kesayangannya.


sosok aditia yang di kenal manut terhadap kedua orang tuanya,,,tapi siapa yang menyangka ternyata di luaran dia di kenal dan di segani oleh rekan bisnisnya,,,dia jaya dan sukses dengan hasil keringatnya sendiri


dia juga mempunyai bisnis dua mall dan 3 hotel termewah di luar kota,,dan itupun tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya.


dia juga mempunyai bodyguard rahasia yang siap melindunginya jika dia dalam bahaya.


hanya orang-orang tertentu yang mengetahui


siapa aditia yang sesungguhnya.

__ADS_1


hanya kepada kedua orang tuanya dan orang yang dia sayangi dia bisa bersikap lemah lembut dan juga penurut.


lain halnya jika ada orang yang berani mengusiknya,,Maka orang tersebut bakal mendapat ganjaran yang setimpal.


aditia memasuki rumah megahnya dan di sambut oleh para art nya.


"selamat malam tuan,,,apa tuan mau makan malam.?,,biar kami segera menyiapkan nya"


tanya kepala pelayan sambil memberi hormat ke tuannya.


"hem"


jawab aditia dengan deheman sambil berlalu naik tangga menuju ruang kerjanya.


sementara para art sibuk menyiapkan malam untuk sang tuannya.


begitu aditia memasuki ruang kerjanya


dia langsung membuka laptop nya untuk


melanjutkan kerjaannya.


tak lupa pula dia merogoh ponselnya yang ada di saku celananya,dan segera menghubungi seseorang.


begitu panggilan terhubung dia langsung bicara to the point.


"kumpulkan semua data tentang bella


dan secepatnya kirim ke email saya.!!!"


"baik tuan"


jawab seseorang di seberang sana.


dan Adita langsung mematikan sambungan telponnya.


tak lama suara ketukan pintu dari luar


"tuan,,makan malamnya sudah siap"


ucap kepala pelayan dari luar.


dan aditia lantas bangun dari kursi kebesarannya dan membuka pintu lalu keluar menuju ruang makan.


di saat aditia baru mengangkat sendok untuk memasukkan makanan ke dalam mulutnya


tiba-tiba kepala pelayan datang tergopoh-gopoh menuju tuannya.


"maaf tuan,,saya mengganggu makan malan tuan"


lirih kepala pelayan


"hem,,ada apa?"


"maaf tuan,, kata security di seberang jalan ada seseorang yang gerak geriknya mencurigakan."


"suruh security selalu memantau nya


titah aditia"


"baik tuan."


"hem."


aditia jadi urung menyantap makanannya


dia bangun dan berlalu masuk ke ruang kerjanya,untuk menghubungi bodyguard rahasianya.


sekalian dia juga mengecek cctv di seluruh penjuru rumahnya,dan benar saja,,,dari sebrang jalan terlihat bahwa ada dua orang yang sedang duduk sambil merokok.


tapi mata kedua orang tersebut selalu melirik bangunan megah di seberangnya,,yaitu rumah aditia.

__ADS_1


__ADS_2