Tampakoro Jelmaan Arwah Marla

Tampakoro Jelmaan Arwah Marla
pagi yang heboh


__ADS_3

pagi yang cerah, matahari bersinar membangunkan seorang gadis manis dan lugu.pagi yang amat ia tunggu-tunggu,di karenakan hari itu adalah hari pertama ia kembali masuk kuliah.


ia mengusap kedua matanya untuk membantu menetralkan cahaya yang menyilaukan.kemudian ia berjalan menuju jendela.di bukalah jendela itu dan langsung di sambut oleh kicauan burung yang sangat indah.


kemudian ia berbalik untuk mengambil handuk guna ia mandi.namun baru saja ia membalikkan badannya,ia mendengar sayup-sayup suara orang berteriak.


"ada mayat di dekat selokan".teriak orang di luar sana


"hmmm mayat ?.palingan cuma mayat kucing itu aja bikin repot".gumam gadis itu


gadis itu pun menghiraukan suara itu dan menganggap jika dia orang kurang kerjaan yang sedang jail.ia kemudian pergi ke kamar mandi guna bersih-bersih badan.


baru saja ia sampai di dapur ibunya bilang jika guru privat sekaligus teman karibnya meninggal secara tidak wajar.


"yang bener Bu gak usah bercanda deh ini masih pagi lho".celetuk gadis itu


"ya ampun nak bener masa kamu tidak dengar tadi orang teriak itu".timbal ibunya


"gak mungkin Bu kemarin aja aku ketemu Ama dia di jalan depan.terus tadi malam aku juga main sama dia kok bisa tiba-tiba meninggal".ujar gadis itu tak mau kalah


"ya udah kalau gitu kamu mandi dulu sana biar seger , ibu buatin sarapan dulu".kata sang ibu mengalah

__ADS_1


gadis itu pun berlalu meninggalkan ibunya yang sedang sibuk menumis bumbu untuk membuat nasi goreng.


******


"Tania......".teriak seorang dari luar


"iya ada apa tumben udah bangun".sahut Tania asal


"yeh kamu tan ini kan hari pertama masuk kuliah masa iya aku telat".sahut kesal mawar pada sahabatnya itu


"ya udah ayo masuk".Tania mempersilahkan


"masak emang nya kenapa".sahut Tania


"aku mau numpang makan boleh kan".pinta mawar memelas


"lha emang ibu kamu gak masak".tanya Tania


"enggak,gimana mau masak ibu aku kan sekarang lagi di rumah kak lala".jawab mawar


"lha emang ada apa di rumah kak lala dia mau nikah sama si beni".tanya Tania polos

__ADS_1


"ya ampun kak lala kan....


belum selesai mawar berbicara , terdengar suara orang mengumumkan perihal kematian.


inalillahi wainailaihi rojiun


"telah berpulang kepada Allah SWT marla binti Suhendi tadi malam jam dua dini hari".


sontak mata Tania terbelalak ia tak percaya jika kakak privat nya itu meninggal dunia.di karenakan dia liat semalam masih baik-baik saja.


apalagi ia dengar dari ibu nya bahwa ia meninggal dan di temukan di dekat selokan yang menuju ke sungai besar.


sungguh sesuatu yang tidak bisa terpikirkan di akal manusia.orang sebaik marla harus mati dengan keadaan yang tidak wajar.


"jadi yang di bilang ibu itu bener ya kak lala tewas mengenaskan".kata Tania lemas


"iya Tan terus kita gimana ya kuliahnya soalnya dia yang lebih tau tentang pelajaran kuliah ketimbang kita".tanya mawar ke Tania


"aku juga gak tau nih war.sekarang kita jangan masuk dulu aja ya soalnya aku mau mengiringi kak lala ke peristirahatan terakhir".kata Tania


" ya jangan Tan lagian kak lala juga lagi di outopsi di rumah sakit paling pulang nya tar siangan".sahut mawar

__ADS_1


__ADS_2