
tepat jam tiga Leo bangun.ia kemudian membangunkan Athan dan Jack untuk melaksanakan shalat tahajud bersama.setelah itu leo lantas pergi ke tandas untuk buang hajat kemudian ia berwudhu.
setelah berwudhu ia kembali lagi ke kamar.ternyata kedua saudaranya belum juga bangun.lantas dia membangunkan lagi dengan tangannya yang masih basah.karena merasa dingin mereka pun kembali bangun dan langsung mensucikan diri.
sementara leo langsung saja shalat tahajud di kamar itu.setelah shalat tahajud dan lantas beristighfar dengan istighfar nabi Yunus as.kemudian ia bershalawat kepada nabi Muhammad Saw.
setelah itu dia langsung shalat tobat dan shalat hajat.lalu dia berdoa untuk di beri pertolongan dan kemudahan oleh Allah pada hari itu dan seterusnya.
setelah itu dia lantas menemui Athan dan mengusulkan sesuatu pada nya.
"bang kita berangkat sekarang aja yuk supaya cepet sampai di kosan".kata leo
"ya udah kamu izin dulu sama eyang".sahut Athan
Leo pun langsung pergi ke surau karena ia melihat eyang sudah berada di sana.saat itu eyang sedang shalat tahajud sembari menangis.ini adalah amalan eyang sejak dia masih muda dulu.
setelah menyelesaikan shalatnya leo langsung mendekati eyang dan meminta izin padanya karena dia dan Athan mau pergi ke kosan pagi itu juga.tapi ternyata eyang tidak mengizinkan mereka pergi sepagi itu.
"sudah cu nanti saja setelah sarapan".kata eyang mencegah
"sekarang saja eyang supaya kami cepat sampai di kosan".sahut leo
"tidak usah cu.eyang khawatir pada kalian jika kalian pergi sepagi ini.takutnya kalian di sergap di jalan,nanti saja sembari membawa beberapa murid eyang untuk membantu kalian".kata eyang
"tidak usah eyang.kami tidak mau melibatkan murid eyang di dalam masalah kami.kami ingin mandiri dan menyelesaikan masalah kami sendiru".sahut leo
"iya eyang tau tapi firasat eyang tidak enak.nurit saja cu sama eyang inshaallah semuanya baik-baik saja".ujar eyang
"baiklah eyang".sahut leo
Leo pun akhirnya mengalah dan langsung kembali ke kamar menemui athan, sementara eyang kembali melanjutkan ibadahnya.
sesampainya di kamar ternyata Athan sudah kembali tidur.melihat itu leo pun geram dan segera membangunkan Athan.
"ya elah elu bang gua nego susah-susah Ama eyang loe malah enak-enakan molor".kata leo kesal
"terus gimana di bolehin gak sama eyang".tanya athan
"enggak kata eyang kita berangkatnya bentaran aja sambil bawa Beberapa murid eyang".jawab leo
"lha ngerepotin dong".kata Athan
"ya gimana lagi ini eyang yang minta".sahut leo
"ya sudah gua telpon kirman dulu suruh bawa mobil losbak nya kesini".kata athan sembari meraih hpnya
*******
pagi pun tiba setelah shalat subuh selesai Athan dan leo langsung berkemas.sembari menunggu kiriman mereka kembali membuat kopi untuk mereka nikmati pagi yang sejuk itu.
selang beberapa saat kirman pun datang dia membawa mobil losbak nya yang di pesan boleh Athan.kemudian ia meminta kunci mobil Athan karena dia lagi buru-buru.
kirman segera pergi tanpa menyeruput kopi yang di buat oleh Athan untuknya.seperti biasa mereka duduk di pondok itu.
ketika sedang asyik berbincang eyang pun datang.ia langsung mengabarkan bahwa ada 25 anak yang siap membantu mereka.
mereka pun kaget karena itu kebanyakan.mereka pun meminta eyang untuk mengurangi jumlah mereka.namun eyang bilang kasihan mereka sudah pada bersiap-siap.
"kalian makan dulu ya".tawar eyang
"gak usah eyang kami makan di jalan saja.murid eyang saja yang suruh makan tar masuk angin lagi".kata leo sedikit bercanda
"ya sudah kalian hati-hati ya eyang pergi ke kamar dulu".sahut eyang
Athan dan leo pun bersalaman sama eyang supaya nanti tidak usah izin lagi karena takut mengganggu eyang.mereka juga minta doa dari eyang supaya mereka menemukan titik terang dari kertas itu.semoga juga anggota sekte itu bisa membuka kertas itu.
setelah berpamitan mereka langsung menyuruh murid eyang yang telah di pilih untuk ikut supaya makan terlebih dahulu.sementara mereka kembali duduk di pondok dan menikmati secangkir kopi hitam milik masing-masing.
………
setelah mereka semua siap Leo dan Athan pun segera menaiki kendaraan.awalnya leo ingin menggunakan motor nya.namun Athan meminta Leo yang membawa mobil itu.
leo pun menyetujui hal itu ia kemudian memberikan kunci motornya pada athan.leo pun mulai menyalakan mobil itu dan menyuruh semua murid untuk naik.sementara Athan dia meluncur dulu menggunakan motor leo.
setelah semua murid naik Leo pun langsung melaju kan mobil itu dengan perlahan karena jalan hutan masih basah oleh embun.
sementara Jack ia langsung ke dapur untuk menyiapkan hidangan buat sarapan ia dan juga eyang.namun dia merasa ada yang kurang di pagi itu.
ya Ratih nampaknya dia belum bangun dari tidurnya.jack pun langsung menuju ke kamar Ratih untuk membangunkannya.
__ADS_1
"ras Laras bangun".kata Jack sembari mengetuk pintu kamar Ratih
"iya bentar emang udah pagi le".kata Ratih sembari membuka pintu
"hah le maksud kamu leo.udah pergi dia".sahut Jack
mendengar itu Ratih langsung berlari menuju ke depan.namun dia sudah terlambat,leo sudah jauh menembus hutan.ratih tampak sedih ia khawatir dengan leo dan juga Athan.
Ratih pun kembali masuk ke dalam dan langsung ke tandas.sebelum itu ia melihat Jack sedang meracik bumbu dan juga memotong sayuran.
"Jack mereka berangkat kapan".tanya Ratih
"barusan belum lama".sahut Jack
"kok kamu gak ngebangunin aku sih".omel Ratih
"lha aku kira kamu udah bangun tadi".sahut Jack
"heh ngomong aja kamu itu benci kan sama aku".kata Ratih sinis
"enggak aku kira emang kamu...".kata Jack terpotong
"udahlah mules aku lihat kamu jadinya".kata Ratih sembari berlalu ke tandas
"dih tuh cewek ngapa ya".kata leo heran dengan tingkah ratih
kemudian Jack kembali melanjutkan acara memasak nya.selang beberapa saat Ratih pun keluar dia menatap Jack dengan tatapan sinis penuh arti.jack hanya melihat sekilas dan melanjutkan memasak lagi.
sementara Ratih dia menangis di kamar karena tidak di pamiti oleh leo.
*******
pagi pun berganti siang,sudah saatnya mereka berangkat ke kota untuk segera mengambil peta mereka yang berharga.seperti biasa mereka berjalan kaki untuk keluar dari hutan itu.
namun ketua merasa ada anggotanya yang kurang.ia pun memperhatikan semua ketua,nyatanya yang belum hadir adalah minto dan dodi.apakah mereka takut untuk berhadapan dengan anak itu.
"mana minto dan dodi".tanya ketua
"belum hadir tuan,mungkin dalam perjalanan".sahut salah seorang anggota
"baiklah.kalian berlima menunggu minto di sini sementara aku,misto dan yang lain bergerak sekarang".titah ketua
baru saja mereka hendak berangkat tiba-tiba minto dan Dodi datang.merekapun akhirnya berangkat bersamaan menuju kota.sampailah mereka di sisi hutan di sana mereka menjalankan tugas sesuai yang di rencanakan sebelumnya.
baru saja mereka hendak menjalankan misi,misto melihat seorang pemuda yang tak asing baginya.ia pun mengamati nya sesaat dan langsung melaporkan pada ketua.
"ketua itu anaknya yang kemarin hampir menabrak saya".kata misto sembari menunjuk ke arah Athan
"yang benar kamu".tanya ketua
"iya dia yang hampir menabrak saya".sahut misto meyakinkan
"ya udah ayo kita samperin Dodi dan misto samperin dia tanyakan baik-baik".perintah ketua
dodi dan misto pun langsung menuju ke arah Athan yang kebetulan saat itu sedang membeli sebotol minuman.athan yang tak menyangka bahwa dirinya di intai pun hanya biasa saja melihat dua anggota sekte itu mendekat.
"heh mana kertas yang kamu ambil dari teman kami".tanya Dodi
"kertas apaan". tanya Athan pura-pura
"Halah kemarin kamu hampir menabrak orang kan".kata minto
"iya tapi kan dia tidak apa-apa bahkan saya sarankan untuk ke klinik juga dia gak mau".sahut athan santai
"bukan masalah kena atau tidak.kemaren dia menjatuhkan sebuah kertas.tapi saat dia sadar dan dia kembali untuk mengambil kertas itu sesaat setelah mobil kamu pergi dia tidak menemukannya.pasti kamu yang mengambilnya kan".kata Dodi dengan nada tinggi
melihat hal itu athan mulai curiga dengan dua orang ini.tanpa pikir panjang dia langsung berlari menuju motor milik adiknya yang sengaja ia bawa supaya dia mudah menggunakannya.sementara leo,dia membawa mobil losbak terbuka dengan membawa 25 murid asuhan eyang ma'ul.
melihat Athan pergi Dodi dan minto pun langsung mengejarnya.karena Athan menggunakan motor maka dengan terpaksa Dodi dan misto merampas salah satu motor yang hendak di parkiran di situ.
pemilik motor itu berusaha melawan mereka namun dia bukan tandingan yang tepat.banyak dari warga yang melihat pun ingin membantu namun mereka justru di buat tak berdaya oleh minto dan Dodi.
setelah merebut motor itu mereka langsung mengejar Athan yang sudah cukup jauh.melihat hal itu ketua sekte yang bersembunyi di balik semak-semak pun geram pada mereka berdua.
tanpa sadar mereka melakukan kecerobohan dan pantangan yang telah di sepakati.karena situasi yang terlanjur kacau maka terpaksa ketua menyuruh untuk menjarah sebuah truk untuk di gunakan mereka guna mengejar Athan.
"kalian hentikan truk itu lalu masuk semua ke dalamnya kamu omri yang menyetir.dulu kamu kan yang Pernah jadi sopir truk".seru ketua
mereka pun segera menghadang truk itu dan dengan ilmu hipnotis yang di miliki misto sopir itu pun akhirnya memberhentikan truknya dan segera turun.untungnya saat itu para warga sedang sibuk mengejar dodi dan minto sehinga mereka tidak begitu memperhatikan misto dan ke lima puluh rekanya membegal truk itu.
__ADS_1
sementara dia begitu cerdik ia menyewa jasa ojek untuk mengejar athan.namun setelah mereka memasuki daerah sepi ketua pun lantas menghipnotis nya dan segera mengambil alih motornya.
sekarang truk itu sudah beralih kendali ke anggota sekte.omri yang bertugas mengendarai truk pun lantas membunyikan klakson nya terus menerus supaya para pengendara lain minggir.
sedangkan Athan ia sudah berjalan cukup jauh dari jangkauan mereka.ia lalu berhenti sejenak dan menghubungi leo.
"le loe dimana".tanya Athan
"gua lagi isi bensin nih.kenapa emang".tanya Leo balik
"gua di kejar nih sama anggota sekte itu,mana banyak bener lagi".sahut Athan
"loe posisi dimana".tanya leo
"gua di jalan berblimbing yang sepi".sahut Athan
"ya udah gua meluncur sekarang".ujar leo
kemudian telepon pun tertutup.leo yang mendengar kabar itu langsung menyuruh para murid eyang untuk duduk dan berpegangan kencang karena dia mau ngebut.
sementara itu tak sadar ternyata Dodi dan minto menemukan keberadaan Athan yang saat itu sedang berhenti.minto selaku yang memegang kendali motor langsung saja memberhentikan motor nya dan langsung turun.
"heh kami minta kertas itu dengan baik-baik.sini cepat kalau tidak jangan salahkan kami kalau kamu terluka".tantang Dodi
"kalian pikir saya takut".sahut Athan
"oh nantang belum tau dia kita siapa".kata minto sembari melirik ke Dodi
"saya tau kok,kalian adalah orang bodoh yang di bohongi oleh ketua kalian".sahut Athan
"bedebah,ayo serang dia".kata Dodi sembari menyerang Athan setelah mendengar dia di remehkan oleh nya
dengan sigap dan tangkas athan menangkis semua pukulan dan tendangan kedua anggota sekte itu.tanpa Athan sadari ternyata ada orang ketiga yang menyerang Athan secara tiba-tiba.
Athan yang terkena serangan itu langsung tersungkur sejenak lalu ia bangkit dan melihat siapa yang menendangnya dari belakang.
"oh kalian beraninya keroyokan dan juga main belakang".ujar athan
"sekarang serahkan kertas itu atau kamu beritahu keberadaan kertas itu supaya kamu selamat".ujar ketua yang memakai topeng
"kenapa dengan kertas itu.apa gunanya bagi kalian sehingga kalian ngotot sekali untuk mendapatkan kertas itu".sahut athan
"kamu anak muda mana tau tentang kertas itu.cepat serahkan dan kamu akan kami lepaskan".kata ketua
"tidak semudah itu paman.kertas itu sudah aku serahkan ke guru ku dan mungkin sudah di bakar atau mungkin buat bungkus gorengan jualan dia".sahut Athan menantang
saat ketua dan Athan sedang beradu mulut minto yang sedari tadi memperhatikan ketua yang memakai topeng pun heran.
"eh dod itu siapa kok dia ngebelain kita".tanya minto
"itu ketua bodoh.dia memakai topeng supaya dia tidak bisa di ketahui oleh orang lain".sahut Dodi
"lha sejak kapan dia punya topeng.beli dimana juga dia.perasaan dia jarang ke kota".tanya minto lagi
"kemarin kalau gak salah misto yang disuruh beli topeng itu.katahya dia beli di serba goceng saat di kota".sahut Dodi
"tapi kok unyu unyu gitu ya topengnya segala gambar monyet lagi meringis".ujar minto
"gak tau tuh misto sableng dia kan".sahut Dodi
sementara itu Athan dan ketua masih saja bernegosiasi mengenai kertas itu.
"serahkan saja kertas itu anak muda supaya kamu cepat kami bebaskan.karena kami tidak hanya bertiga kami".kata ketua mengancam
"silahkan saja bawa sekalian satu kampung.saya tidak takut sedikitpun sana kalian".sahut Athan dengan tersenyum licik
mendengar tawaran baiknya tidak di gubris dan justru dia di tantang oleh Athan ketua pun langsung menyerang tanpa basa-basi.
Athan yang sudah di bekali ilmu beladiri dari eyang dan juga datuknya pun dengan mudah menghindari serangan demi serangan ketua sekte itu.bahkan Athan sampai berhasil menendangnya hingga ketua sekte terpental sampai ke tempat kedua anggota nya berdiri.
ketua itu geram dengan kedua anggota nya yang bodoh ia lantas memarahi mereka berdua.
"bodoh kalian.kenapa kalian cuma diam saja.malah nontonin di kira gua wayang golek di tontonin.cepet serang".bentak ketua itu pada Dodi dan minto
mendengar bentakan dari ketua mereka pun lantas menyerang Athan.namun dengan mudah mereka di lumpuhkan oleh Athan.
"hahaha.memang kalian ini orang bodoh bukan tandingan ku kalian".kata Athan mengejek
namun tak di sangka datang lah sebuah truk dan langsung berhenti di belakang ketua.athan sedikit terkejut melihat bahwa mereka ternyata bukan cuma bertiga melainkan sangat banyak.
__ADS_1
"hahaha.saya sudah membawa semua yang kamu inginkan.kenapa kok wajahnya seperti ketakutan.sini kembalikan kertas itu.kamu tidak akan bisa melawan kami".kata ketua
Athan puan sedikit ciut nyalinya di karenakan banyaknya orang yang di bawa oleh ketua sedangkan dirinya hanya sendiri karena Leo belum juga datang.melihat kegugupan Athan seluruh anggota sekte pun tertawa penuh kemenangan