Tampakoro Jelmaan Arwah Marla

Tampakoro Jelmaan Arwah Marla
diary memori lala


__ADS_3

"ya udah yuk kita berangkat sekarang aja.takut Asti sama Naura nungguin".timpal Tania


"ya udah yuk capcuss".sahut mawar


namun tiba-tiba ibu Tania keluar dari dapur dan sedikit mencegah dua gadis itu untuk pergi.


"kalian yakin mau ngampus sekarang.gak nglibur dulu , kan salah satu teman kalian meninggal".kata Bu Dewi


"enggak buk kita berangkat dulu paling tar jam sepuluh kita balik nah terus langsung menuju rumah kak lala".sahut mawar sopan


"oh ya udah kalau gitu,nanti jika jenazah udah pulang ibu kabarin ya".kata Bu Dewi yang di timpali dengan anggukan kedua gadis muda itu


****


mereka pun berangkat ke kampus karena hari itu hari Senin maka mawar lah yang membonceng motor tania.karena menurut mereka terlalu ribet jika membawa motor sendiri-sendiri.


dua gadis muda itu pun berangkat menuju kampus.di sepanjang perjalanan mawar selalu ngoceh tentang kematian kak lala yang sungguh menurut nya tidak wajar.


karena semasa hidupnya kak lala terkenal sebagai orang yang sangat baik.bukan di kalangan anak seumuran dengan nya tapi juga yang lebih tua dan lebih muda dari dia.


ia suka menolong orang bahkan ia mendapat predikat orang terajin di desa pasir keong itu.di karenakan ia selalu bangun sebelum ayam berkokok untuk membuka usaha warung nasi miliknya.


*****


ia terlahir dari orang tua yang cukup berada.ayahnya seorang usahawan terkenal yang salah satu perusahaan miliknya berada di negri sakura.


sementara di tanah air dia memiliki sebuah perusahaan besar penghasil perabotan yang bahkan pernah di kirim ke Amerika.


bukan hanya itu ia juga mempunyai beberapa hektar ladang yang di tanami berbagai macam hasil bumi khas Indonesia.


hasil bumi tersebut pernah ia kirim ke timur tengah dan juga timur jauh.selain hasil bumi yang bisa di makan , ia juga memiliki kebun kayu jati dan trembesi.


kayu itu banyak di gunakan untuk kusen dan bahan pembuatan perahu.

__ADS_1


****


namun dari semua itu lala tidak samasekali gila harta.ia justru hidup mandiri dan selalu merasa cukup dengan apa yang ia peroleh dari usahanya.


sebenarnya sang ayah pada awalnya melarang putrinya untuk berjualan nasi di pagi hari,namun karena ia telah melihat bahwa usahanya berhasil dan nilai di kampusnya masih baik maka sang ayah pun mengizinkan untuk berniaga.


ia tidak malu saat membungkus nasi dengan tangan lentiknya serta menyungging senyum manis melayani para pembeli.


tidak sungkan ia juga memberi lebihan kepada warga terutama yang hendak pergi ke ladang.karena ia iba pada mereka yang harus bersusah payah mencari sesuap nasi untuk hari itu.


*****


karena kebaikan hatinya pernah ada anak konglomerat yang ingin mempersunting dirinya.namun di karenakan ia masih ingin berbakti pada orang tua maka ia menolak anak konglomerat itu.


sedangkan di desa ada seorang anak buruh tani yang suka dengan dirinya.namun di karenakan derajat mereka bagaikan timur dan barat maka anak itu mengurungkan niatnya.


namun di setiap pagi ia selalu menyempatkan diri untuk pergi ke warung kecil milik Lala.walau kata ia tidak beli nasi bungkus atau gorengan ia merasa harinya akan indah jika di saat pagi memandang wajah lala.


namun semua itu sekarang telah berganti menjadi kenangan semata.tidak ada lagi canda tawa petani di warung Tania atau pun semangat bagi Dean sang anak buruh tani


*****


mereka sekarang menyamar sebagai mahasiswa di sebuah kota bernama melinjo ijo.mereka hidup seperti orang pada umumnya.mereka mengesampingkan jati dirinya guna menjalankan misi dari sang ayah.


sungguh misi yang cukup berat bagi mereka.namun mereka sejak dini telah di latih oleh mendiang eyang mereka ilmu beladiri dan ilmu tenaga dalam.sehingga misi itu seolah tantangan dan ujian yang eyang berikan pada mereka.


****


di kota melinjo ijo itu mereka mendirikan sebuah kos-kosan cukup mewah yang bisa menampung sekitar seratus lima puluh anak dengan fasilitas yang cukup bagus.


namun mereka bertiga tinggal di bangunan kecil di sela-sela kedua kosan milik mereka dengan fasilitas seadanya.


kosan mereka terdiri dari 4 lantai dimana di lantai pertama ada ruang tamu dan ruang makan serta beberapa kamar.sedangkan lantai dua dan tiga hanya kamar beberapa kamar besar dan juga toilet serta kamar mandi.

__ADS_1


sedang di bagian lantai empat terdapat bak dan juga jemuran.


namun di kosan putri agak sedikit berbeda.setiap ruangannya memiliki ruang tamu dan ruang makan.


*****


kembali ke desa pasir keong


"uwi......."


suara sirene mobil ambulance mendekat membawa jenazah kak lala yang telah terbukti kaku.


tangis kedua orang tua nya pun tak bisa terbendung.mereka tidak menyangka kalau anaknya yang sangat rajin itu meninggal secara tak wajar.


karena setau mereka ia tidak memiliki riwayat tidur berjalan.juga dari kesaksian petugas ronda semalam mereka tidak melihat seorangpun gadis di malam itu keluyuran.


maklum saat itu di desa masih minim penerangan dan masyarakat setelah isya langsung di rumah masing-masing.


hal itu membuat beberapa warga berargumen bahwa kematian lala itu pasti ada penyebab dari kekayaan sang ayah.


"eh jeng mungkin mereka menumbalkan orang namun malah yang kena anaknya.atau juga mungkin mereka tidak memberi kan Tumbal sehingga demitnya mangsa anaknya".ucap jeng Kelin ketua persatuan ghibah desa pasir keong


"jangan ngomong gitu jeng ini di rumah duka lho".timpal jeng meli


"tapi kayaknya bener juga sih jeng apa yang kamu ucapin mungkin ia jadi tumbal".kata jeng meli yang membuat jeng Kelin mengelus dada akibat kesal


mereka tidak menghiraukan jika semua ucapannya terdengar oleh Bu Lastri sang ibu yang telah melahirkan dan merawat lala sejak dini.


perkataan jeng Kelin dan komunitas ghibah itu sangat menyakiti hati nya.karena di saat terpuruk dirinya justru mereka malah menjelek-jelekkan sang anak yang tengah terbujur kaku.


sebenarnya ia ingin marah namun karena suasananya tidak mendukung ia urungkan niat untuk itu.


setelah di bacakan tahlil dan pak lebay telah datang jenazah itu pun segera di siapkan guna di kebumikan.

__ADS_1


tangis keluarga pun seketika pecah saat keranda digotong oleh beberapa orang muda.sementara Bu Lastri pingsan karena ia tidak kuat di tinggal oleh putrinya.


namun ada hal janggal saat semua keluarga dan para warga berbelasungkawa paman lala yang tak lain adalah adik kandung dari sang ayah tidak hadir.


__ADS_2