Tampakoro Jelmaan Arwah Marla

Tampakoro Jelmaan Arwah Marla
dendam kesumat Ki brengos


__ADS_3

sementara Tania dan mawar mereka terus berbincang perihal kebaikan kak lala juga sangat di sayangkan kenapa kematiannya harus dengan cara mengenaskan seperti itu.


saat sedang asyik mengobrol mereka di kagetkan dengan suara klakson motor milik Naura dan asti.mereka pun melambatkan laju motor supaya bisa berbarengan dengan mereka.


"hadeh kalian itu gimana sih tadi kalian kita panggil gak denger amat".omel Asti


"lha kalian dari mana kok udah rapi begini,baru aja aku mau kita mau nyamper".sahut mawar


"udah kelewat jauh tuh.ngobrol Mulu sih kalian".oceh Naura


"ya maaf soalnya ada berita buruk nih bagi kita".kata Tania


"berita buruk apa? kita gak lulus".tanya Asti


"udah lah tar aja ya di kampus aku ceritain".sahut mawar


mereka pun mengangguk dan langsung melajukan motornya agak sedikit cepat.supaya sampai di kampus.


*****


di rumah duka para ibu-ibu warga desa pasir keong bergotong-royong untuk acara tahlilan malam itu.


sedangkan para bapak-bapak sibuk membawa perlengkapan seperti tenda dan beberapa alat dapur dari gudang RT setempat.


sedangkan Bu Lastri masih menangis meratapi kepergian sang anak yang secara tiba-tiba tersebut.sementara pak Herman hanya terdiam di kamar seperti tak kuasa untuk bergerak.


****


sementara di lain tempat tiga anak sultan sedang terus belajar ilmu beladiri dan ilmu kebatinan guna bersiap melawan Ki brengos.


mereka belajar kepada Datuk tuan jagat,yang tak lain adalah saudara seperguruan dari Datuk mereka.


selain belajar di situ mereka juga menimba pengetahuan di padepokan besar tempat dahulu Datuk mereka belajar.


selain ilmu beladiri dan kebatinan guna melawan ilmu hitam Ki brengos,mereka juga belajar taktik pertempuran.


ini bagi mereka sangat penting karena yang mereka lawan bukan lah dari alam yang sama namun berbeda alam dari mereka.


mungkin juga akan melawan para warga desa yang bersimpati pada Ki brengos.sungguh perjuangan yang melelahkan karena mereka di serang secara dohir dan batin.


namun ini mereka lakukan untuk kebaikan semua orang.juga karena banyaknya korban dari keberingasan Ki brengos.


mereka yakin jika selama ini Ki brengos banyak memakan korban dengan santet dan ilmu hitamnya.

__ADS_1


ini adalah suatu bahaya tersendiri bagi seluruh keluarga mereka.karena mungkin ia akan kembali menyerang keluarga nya setelah sepeninggal Datuk mereka.


karena dahulu Datuk mereka dan Ki brengos tinggal di satu desa bernama desa watu tonggos.mereka di desa itu sering cekcok dan juga mengeluarkan jurus masing-masing.


sebagian warga desa memilih meminta tolong pada Ki brengos untuk pesugihan ataupun menyantet orang.namun banyak juga warga yang meminta di obati dari santet Ki brengos melalui Datuk hangtuang.


hal itu lah yang membuat Ki brengos memiliki dendam kesumat karena tak jarang Datuk hangtuang mengirim balik santet itu pada Ki brengos guna memperingatkan dia.


oleh karena itu hubungan mereka tidak baik-baik saja.setiap bertemu mereka sering sekali bertegur sapa dengan ilmu masing-masing.


namun yang paling sering menyerang terlebih dahulu adalah Ki brengos.karena ia merasa muak dengan Datuk hangtuang dikarenakan selalu ikut campur dalam urusan ya.


penyerangan itu hanya di balas dengan hentikan jari oleh Datuk yang seketika mengembalikan Ki brengos dengan rumahnya.


hal itu membuat dia sangat dendam kepada Datuk hangtuang.hingga suatu ketika ia berniat untuk menghabisi Datuk dengan sebuah keris pusaka miliknya.


namun lagi-lagi gagal karena Datuk memiliki indra peka yang cukup tinggi.


*****


sementara Tania and the Genk telah sampai di kampus dan langsung memarkirkan motor masing-masing.


mereka langsung menuju ke kelas dan duduk di masing-masing bangku.


"ini kakak kita semua meninggal tadi malam".jawab mawar


"kakak kita?.maksud kamu kak lala".tanya Naura


"iya Ra aku juga kaget soalnya semalam aku sama kak lala masih berbincang cukup lama dan juga dia terlihat masih sangat sehat.tapi tadi pagi aku dengar dia malah sudah gak ada".sahut Tania


"mungkin kak lala punya riwayat penyakit kali jadi dia tiba-tiba meninggal gitu".tukas Asti


"gak ada Asti,lagian juga kak lala meninggalnya agak gak wajar.dia di temukan warga di samping selokan yang mengarah ke sungai".sahut mawar


"hah".kata Asti dan Naura terkejut bersamaan


"kok bisa sih kak lala sampel situ setau aku itu tempat lumayan jauh lho dari rumah kak lala".tanya Naura


"nah itu lah keganjilannya.tadi pagi kan aku lewat rumah kak lala tapi aku rasa gak ada sesuatu yang mencurigakan gitu.gerbangnya juga masih di kunci".kata mawar menjelaskan


"mungkin sepertinya ini ada hubungannya dengan ilmu hitam karena jujur di perjalanan tadi aku sempat melihat cewek yang mirip seperti kak lala sedang di tarik oleh dua sosok hitam dan besar menuju suatu tempat".terang Naura karena hanya dia yang bisa melihat sesuatu yang ghaib.


"ah masa sih bukanya orang mati itu gak bisa kembali ke bumi lagi ya".tanya Tania

__ADS_1


"ya aku juga belum pasti mungkin ini hanya halusinasi aku aja".sahut Naura


"emm kalian nanti mau ikut gak ke pemakaman nya kak lala".tanya Tania


"ya kita ikut dong gimana pun dia juga yang udah membimbing kita sejak SMA kalau bukan dia mungkin kita gak bisa di kampus ini".sahut Asti


tak terasa dosen pun masuk ke kelas mereka dan memberikan sedikit pengumuman pada mahasiswa dan mahasiswi di kelas itu kemudian mereka di bolehkan langsung pulang.


*****


sementara kak lala ia telah sampai di sisi liang yang akan di gunakan nya untuk pembaringan dirinya.


siang itu cuaca yang cerah tiba-tiba berangsur mendung.mungkin alam juga sedih di tinggal oleh lala untuk selamanya.


beberapa orang langsung turun ke liang lahat untuk menerima jasad lala.di antara mereka ada orang yang sangat mencintai lala yang juga ingin membaringkan kekasihnya di pembaringan terakhir nya.


ia tak kuasa menahan tangis saat menerima dan membaringkan jasad orang yang ia sukai itu.ia sangat terpukul oleh kejadian itu.dia merasa gagal untuk menjaga kekasihnya dari marabahaya.


baru saja hendak jenazah itu hendak di tutup dengan papan sang ibu beserta ke empat temanya datang.


"tunggu dulu aku ingin liat wajah anak ku".kata Bu Lastri


mereka pun sedikit menepi untuk memperlihatkan wajah lala kepada ibunya.


"nak yang tenang ya ibu selalu mendoakan kamu".kata sang ibu dengan deraian air mata


tak luput juga Tania dan ke tiga Kawannya,mereka juga ikut menangis melepas kepergian orang yang telah mereka anggap kakak mereka sendiri.


****


proses pemakaman pun terlaksana tanpa suatu hambatan apapun.setelah itu pak lebay membacakan doa dan kemudian mereka meninggalkan makam lala kecuali ibu dan keempat temanya.


ia terus menangis meratapi anaknya sembari mengelus nisan sang putri.karena iba Tania yang kebetulan rumahnya berdekatan dengan rumah kak lala pun segera meraih tubuh Bu Lastri dan mengajaknya pulang.


"Bu udah ya ini udah takdir dari Allah kita doakan saja ya supaya kak lala tenang di sana.sekarang kita pulang yuk".ajak Tania


"gak mau nak Tania ibu mau di sini aja nemenin lala kasian dia sendirian".sahut Bu Lastri putus asa


"udah ya Bu ini udah senja kasihan juga Santi dia di tinggal ibu sendirian di rumah".bujuk Tania


akhirnya Bu Lastri pun menurut dan pulang bersama Tania serta tiga temanya.


namun baru saja mereka bangkit tiba-tiba netra mata Naura menangkap sesosok manusia yang berdiri di rerimbunan bambu.

__ADS_1


sosok itu seperti sedang senyum sinis memandangi mereka semua.naura seperti tidak asing dengan sosok itu, namun ia belum berani menceritakannya.


__ADS_2