
shalat Dzuhur pun selesai,semua murid eyang langsung menuju ke tempat makan untuk makan siang.sementara Athan dan dua saudaranya langsung menuju ke kediaman eyang.
"bang gua nggak makan deh pusing bener pala gua".kata leo
"ya udah leo tidur aja sono di kamar.tar gua bilangin ke eyang kalau loe gak makan".kata Athan
"ogah ah panas di kamar gua ke pondok aja".sahut leo
athan pun langsung menuju ke rumah eyang bersama dengan Jack dan ratih.sementara Leo langsung merebahkan badannya ke ubin pondok.ia begitu pening rasanya dan juga capek harus banyak yang dia pikirkan.
memang suasana saat itu begitu cerah,namun kecerahan langit siang itu di tambah dengan hembusan angin yang lembut.hal itu sangat memanjakan mata leo,sehingga tak sadar dengan rasa sakit di rahangnya.
sementara di rumah eyang,Jack dan Athan sedang duduk di ruang makan.mereka menunggu makanan yang di hidangkan oleh Ratih sembari memainkan ponsel.tiba-tiba eyang datang dan menanyakan Leo ada di mana.
"cu leo mana".tanya eyang
"Leo lagi tidur di pondok.katanya dia sangat kecapean pusing juga".sahut Athan
"oh gitu.setelah ini kita menuju ke sekte itu ya.terus kita cari tau soal kertas mereka".kata eyang
"iya eyang mudah-mudahan kita bisa nemuin titik terang nya.supaya kita bisa menyelesaikan masalah datuk".sahut Jack
semua yang hadir pun mengamini pernyataan Jack.selang beberapa saat Ratih pun datang membawa bakul nasi dan sayuran juga lauk berupa ikan asin dan sambal.
"lha kok kalian cuma berdua leo mana".tanya Ratih
"dia lagi di pondok".sahut Jack
"ya panggil dong kan dia belum makan".kata Ratih
kemudian Ratih pun bangkit untuk menuju ke pondok.namun Athan mencegah Ratih ke pondok karena Leo sedang tidur.
"gak usah ras dia lagi tidur karena pusing katanya".ujar athan
"eyang kok eyang gak nyembuhin Leo sih kasihan dia".ujar Ratih
__ADS_1
"nanti eyang sembuhin kok tenang aja.mending kita makan dulu."sahut eyang
mereka pun menyendok nasi lauk sambal dan juga sayuran ke mangkuk masing-masing.kemudian mereka makan dengan lahapnya sampai-sampai mereka tidak tau kejadian yang sedang terjadi di luar sana.sembari makan mereka berbincang soal berbagai hal.
………
sementara leo dia tertidur dengan pulas sampai terbuai mimpi.dalam mimpinya ia bertemu dengan mendiang sang Datuk.namun Datuk yang biasanya datang dalam mimpi dengan sangat ramah kali itu tidak.datuk seperti orang yang punya dendam kesumat dengan leo.
"assalamualaikum datuk".kata leo
bukanya menjawab salam dari cucunya ia justru menyerangnya.leo yang tak mengerti pun langsung menghindari serangan datuk.sampai di suatu serangan Leo terkena serangan dari Datuk dan langsung terkapar.
saat ia terkapar dan hendak di pukul menggunakan palu,datanglah sosok datuk nya yang berwibawa.ia lantas menyuruh Leo supaya menghindar.leo pun menghindari serangan palu itu hingga dia menabrak kursi di sampingnya.
karena sakit ia langsung membuka matanya.ia terkejut saat melihat ada empat orang di hadapannya sedang membawa kayu yang cukup besar.salah seorang dari mereka langsung menyerang leo.tapi dengan mudah leo menghindari serangan itu.
leo kemudian keluar dari pondok itu supaya ia leluasa untuk menghindar.melihat itu keempat orang yang ternyata anggota sekte itu ikutan keluar dan terjadilah pertarungan sengit di aula padepokan.
satu-persatu anggota sekte itu berhasil leo lumpuhkan serta Leo buang kayu yang mereka gunakan untuk senjata.tanpa di kira oleh Leo ketua sekte melemparkan pasir ke arah muka leo, sehingga mengenai matanya.
murid eyang yang melihat itu langsung berlari menuju rumah eyang untuk menggambarkan kejadian tersebut.sesampainya di rumah eyang ia langsung memberitahukan bahwa Leo sedang di keroyok.semua yang ada di situ pun kaget termasuk eyang dan Ratih.
mereka bertiga lantas keluar dari rumah dan langsung menuju ke aula padepokan.benar saja sesampainya di sana mereka melihat Leo sedang di pukuli hingga ia tak berdaya.
Athan pun langsung berlari untuk membantu Leo, sementara Ratih dia menangis histeris melihat leo yang tak berdaya itu.ia lalu menyuruh Jack untuk membantu leo supaya leo di lepaskan.
namun belum saja Athan sampai di tempat kejadian, tiba-tiba mata leo terbuka.pupil matanya yang semula hitam kini berubah mendaki merah.dari dalam mulutnya muncul taring yang panjang.kuku-kukunya pun bertambah panjang dan kuat.
melihat itu seluruh anggota sekte menjadi ketakutan.mereka pun akhirnya melepas pegangannya di tangan leo.sementara misto ia kaku seperti orang yang di bekukan.
karena tangannya sudah di lepaskan oleh anggota sekte itu maka leo kini gantian berbalik menyerang mereka.ia ayunkan tangannya yang berkuku panjang sehingga orang yang terkena anginya langsung terdapat luka cakaran di badannya.
satu-persatu ia serang anggota sekte itu, sehingga mereka ada yang terkapar di tanah dan juga menabrak pohon besar hingga pohon itu tumbang.karena kehabisan tenaga Leo pun langsung jatuh ke tanah.
Athan pun langsung menuju ke tempat Leo jatuh dan segera membopong tubuh nya ke pondok.sementara Jack dia merasa janggal karena ia tidak melihat orang bertopeng yang tak lain adalah ketua sekte itu.
__ADS_1
ia lantas menuju ke kediaman eyang dan benar saja dugaannya,ternyata eyang sedang berkelahi dengan ketua sekte itu.ternyata ketua sekte merencanakan hal itu supaya dia bisa leluasa untuk mengambil kertas peta miliknya.namun sayang usahanya gagal total.karena eyang masih ada di dalam untuk menjaga kertas itu.
ketua sekte itu menyerang eyang dengan sepenuh tenaga.eyang yang sudah tua itu hanya menangkis pukulan ketua sekte.jack pun tak tinggal diam ia langsung menyerang ketua kala dia ingin memukul eyang dengan kayu.
mendapat serangan yang tidak ia duga maka ketua sekte itu langsung terpental menabrak tembok rumah eyang.ia meringis kesakitan sembari memegangi dadanya karena mendapat serangan penuh dari Jack.
karena kesal Jack pun langsung menarik ketua sekte itu dan membawanya keluar.kemudian eyang bangkit lalu keluar untuk melihat keadaan leo.sementara Jack langsung menotok ketua hingga dia tak dapat bergerak,lalu Jack langsung pergi menemui leo.
eyang pun sampai di pondok di sana ada Ratih dan juga Athan sedang berusaha membangunkan Leo dari pingsannya.eyang lantas bertanya keadaan Leo dan juga ketiga anggota sekte yang lain.
"cu Leo kenapa kok dia begitu.terus anggota sekte itu mana".tanya eyang
"leo mengeluarkan ajian macan alas eyang.ia mengeluarkan ajian itu dengan sempurna sehingga menguras tenaganya.sedangkan anggota sekte mereka terkena cakaran kuku leo hingga ada yang terlempar hingga menabrak pohon sampai ia tumbang".sahut Athan
"waduh bahaya ini.orang yang menggunakan dan yang terkena ajian itu akan mendapat efek yang sangat buruk.bisa jadi ia tidak selamat".kata eyang
"terus bagaimana cara menyelamatkan leo eyang".tanya Jack yang ternyata sudah ada di situ
"nanti eyang coba cari cara untuk menyelamatkan nyawa leo.tapi kalau eyang tidak berhasil maka eyang akan ke padepokan pusat untuk meminta tolong tuan guru di sana".sahut eyang
"eyang tolong selamatkan Leo apapun caranya".rengek Ratih
"oh iya anggota sekte itu dimana".tanya eyang
"itu ada di sebelah sana".sahut Jack sembari menunjuk kebun jagung eyang
"oh Jack suruh murid eyang untuk membawa mereka ke ruang pengobatan nampaknya luka mereka cukup parah".ujar eyang
Jack pun langsung menyuruh beberapa murid eyang untuk membawa ketiga anggota sekte itu ke ruang pengobatan.setelah itu eyang langsung menuju ke sana untuk mengobati luka mereka.
Karena merasa ada yang tidak beres dengan ketua itu,Jack pun berinisiatif untuk menjaga ketua itu dengan di bantu beberapa murid eyang yang sudah mendapat ilmu tinggi.ketua itu terus berusaha untuk melepas totokan Jack namun ia justru mendapat totokan ke dua hingga ia tak bisa bergerak dan badanya terasa beku seperti es.
Ratih dan Athan masih di pondok untuk menjaga leo.athan kemudian bersemedi di atas kepala leo untuk menetralkan sedikit ilmu yang ada di tubuh leo.ratih tampak cemas,ia khawatir jika leo meninggalkannya.
"le kita baru aja ketemu kemarin masa kamu mau pergi lagi.le tolong bangun".kata hati Ratih sembari meneteskan air mata
__ADS_1