
"sial ternyata mereka banyak sekali.gua kira cuma bertiga doang.tapi nyatanya sekampung begini".gumam Athan
"leo kemana lagi kok belum juga datang". gumamnya lagi
"ayo sini serahkan kertas itu supaya kamu selamat.saya janji sama kamu kalau kamu memberikan kertas itu kami akan pulang sekarang juga".kata ketua
"kalian pikir aku bodoh.coba kejar kalau bisa".kata Athan sembari melajukan motornya
melihat itu ketua langsung menyuruh pasukannya untuk mengejar Athan.namun karena gerogi dan ketakutan Athan hampir saja menabrak mobil losbak yang di kendarai oleh leo.tapi dengan keterampilan athan ia berhasil menghindari mobil itu.
mobil yang di kendarai Leo pun berhenti.leo lantas turun dari mobil menghampiri sang kakak.
"loe gak apa-apa bang".tanya leo
"aman le.loe dari mana aja sih le kok lama bener".tanya Athan
"tadi gua udah hampir nyampai sini tapi gua liat ada truk yang membawa orang banyak.treus gua putar balik supaya mereka gak curiga.nah terus gua lewat jalan merah supaya bisa datang dari arah sebaliknya".jelas leo
"terus murid eyang gimana".tanya Athan
"aman mereka".jawab leo
"kalian semua minum dulu supaya pikirannya jernih". perintah leo
mereka pun minum dari botol yang sudah leo siapkan tadi.setelah itu mereka langsung turun dari mobil dan menghampiri Leo serta Athan.
"di mana mereka kak".tanya Ceko
"udah itu mereka pake truk.kalian ngumpet aja dulu". perintah Athan
semua murid eyang pun bersembunyi di balik pohon sementara Athan dan leo berdiri menghadang mereka semua.truk itu pun semakin dekat dengan mereka.setelah di rasa dekat sopir itu langsung memberhentikan truknya tepat 2 meter di hadapan mereka.
"hahaha punya nyali juga.cuma nambah satu orang mana cukup melawan kami semua".kata misto sesumbar
"sudah kami tidak punya waktu untuk melayani kalian.cepat serahkan kertas itu maka kalian tidak akan terluka".kata ketua
"tidak akan kami berikan kertas itu walau sebesar debu".sahut leo
ketua pun geram dan kehilangan kesabarannya.ia segera menyerang Leo dan Athan.namun mereka adalah tandingan yang seimbang dengan ketua sekte itu.jadi mereka dengan mudah memukul mundur ketua.
"sial kenapa kalian diam saja cepat serang".seru ketua
__ADS_1
mereka pun lantas menyerang Leo dan athan.namun tanpa anggota sekte itu sadari ternyata Leo dan Athan sudah menyiapkan pasukan.
melihat kedua cucu gurunya itu di serang Ceko selaku yang paling tua langsung menyuruh temanya membantu.pertempuran itu sangat sengit hingga satu persatu pasukan sekte itu terkapar tak berdaya di jalan.sementara itu Leo melawan Dodi dan misto.sedangkan Athan melawan ketua dan minto.
mereka adu kesaktian masing-masing.karena Leo jauh lebih sakti di banding Dodi dan misto maka mereka dengan mudah di taklukan oleh leo.kemudian Leo melempar Dodi ke atas hingga dia nyangkut di pohon.sementara misto ia Lemar ke parit terdekat.
setelah menyelesaikan dia cecunguk itu Leo langsung membantu Athan.nampaknya dia kewalahan dengan kegesitan ketua sekte.
saat Leo mendekat tiba-tiba ketua sekte itu menendang Athan sehingga Athan terpental cukup jauh.melihat itu Leo lantas memanjat pohon dan langsung menendang ketua dari atas.
ketua yang tidak menyadari serangan dari Leo pun langsung tersungkur ke belakang.pertarungan pun mulai seimbang, sekarang leo menghadapi ketua sementara Athan menghadapi minto.
mereka bertarung cukup lama hingga akhirnya minto bisa di pukul mundur oleh athan.sementara Leo dan ketua mereka masih mengadu kekuatan masing-masing.
melihat itu Athan pun membantu sang adik yang nampak kesulitan karena dia hanya menangkis seluruh serangan dari ketua.athan pun langsung melompat dan memukul ketua.namun kali itu gerakannya mudah terbaca sehingga dengan gesit ketua menghindari serangan Athan.
"oh kalian beraninya keroyokan".kata ketua
"yang keroyokan siapa kami atau kamu".sahut leo
"menyerah lah karena seluruh anggota kamu telah tumbang".kata Athan
"sudah gua bilang loe bawa orang sekampung pun gua bisa lawan.karena gua bawa orang sekampung juga".kata Athan
"awas kalian tunggu pembalasan saya".kata ketua dan langsung pergi menuju motornya
melihat hal itu leo pun mengejar ketua itu.awalnya Athan mencegah tapi leo sudah bulat tekad dia langsung melompat dan menyerang ketua itu.tapi ketua itu berbuat curang ia mengambil sebuah kayu dan melemparkannya ke leo.
leo yang tidak menyadari akan serangan itu pun terkena potongan kayu dan langsung tersungkur.namun ia belum menyerah ia langsung berlari menuju motornya,untung saja Athan meninggalkan kuncinya di sana membuat leo leluasa untuk menggunakannya.
Leo pun langsung mengejar ketua yang pergi mengunakan motor butut itu.dengan keahlian Leo ketua dan motor bututnya bisa terkejar dengan mudah.leo langsung menendang motor itu yang membuat ketua dan motornya jatuh.
tanpa membuang-buang waktu,Leo langsung menghampiri ketua dan terus menotoknya.melihat ketua sudah tertangkap para anggota sekte itu pun lari ketar-ketir tak tentu arah.
sementara ketiga orang kepercayaan ketua berhasil di amankan oleh murid eyang.mereka langsung di naikan ke atas mobil untuk segera di bawa ke kantor polisi.
"le kita bawa mereka ke polisi aja yuk".usul Athan
"jangan bang kita bawa dulu ke padepokan eyang supaya ilmu hitam mereka di hilangkan kemudian kita bawa ke polisi".sahut leo
mereka pun menyetujui usul Leo dan langsung membawa ketiga orang itu ke atas mobil.sementara ketua di masukan ke dalam mobil dan duduk di samping sopir.
__ADS_1
kali ini yang membawa mobil itu adalah athan.semetara Leo dia pulang dulu ke kosan untuk mengecek beberapa keperluan dan untuk meminta uang bulanan kosan.
………
sesampainya di kosan leo langsung menuju rumah si mbok ndung.ia lalu memberi uang kepada si mbok dan juga keponakanya.ia juga pamit akan pergi agak lama mungkin bisa memakan waktu 1 bulan.sehingga ia minta pada mereka untuk menjaga kosan dan jangan menerima pendatang baru.
setelah mengecek seluruh keamanan kosan maka leo langsung kembali ke padepokan.kepergian Leo ini mendapat simpati dari masyarakat.mereka semua menangis tak mau di tinggal oleh leo.
namun Leo berjanji akan kembali lagi jika urusannya selesai.seperti biasa si mbok memberinya nasi yang di bungkus daun pisang dan beberapa ikan asin untuk Leo dan kedua saudaranya saat di perjalanan.
Leo pun pamit dengan di sertai linangan air mata para warga dan juga seluruh adik kosnya.semua warga kehilangan sosok Leo dan saudaranya karena merekalah desa itu hidup aman dan damai.
sementara Athan dia telah sampai di padepokan dan langsung menemui eyang.sementara para murid eyang menurunkan semua tawanan yang mereka dapat dari pertempuran tadi.karena mereka semua di totok maka murid eyang harus menggotong satu persatu dari mereka ke balai.
"assalamualaikum eyang".kata Athan sembari mencium tangan eyang
"waalikumsalam.gimana sudah selesai".tanya eyang yang saat itu sedang memberi makan ikan
"sudah eyang.kami sudah menyelesaikan nya.ternyata mereka menghadang kami di kota".sahut Athan
"kamu kesini sendiri".tanya eyang lagi
"enggak saya yang membawa mobil bersama murid eyang dan juga keempat tawanan".jawab Athan
"empat tawanan maksudnya".tanya eyang
"aku dan Leo menduga keempat ini adalah orang penting di sekte itu.karena salahsatunya adalah ketua mereka".sahut athan
"sekarang mereka dimana.di bawa ke kantor polisi".tanya eyang
"sebenarnya kami ingin membawa nya ke kantor polisi langsung.namun leo memberi saran untuk membawanya ke sini.katanya supaya eyang mencabut seluruh ilmu hitam nya dulu baru setelah itu di serahkan ke polisi".jawab Athan
"ya bener apa yang di katakan leo.sekarang tolong antar eyang ke sana jack".kata eyang sembari bangun dari duduknya
Jack pun segera meraih tangan eyang dan mengantarnya ke tempat mereka berada.sementara itu eyang menyuruh Ratih untuk membuatkan minum dan di bawa ke pondok untuk Athan minum.
Athan pun pergi ke pondok untuk beristirahat sejenak.tak lama menunggu teh yang di buat oleh Ratih pun datang.ratih langsung memberinya pada Athan dan bertanya perihal leo.
"Leo di mana than.kok dia gak bareng kamu".tanya Ratih
"Leo pulang dulu ke kosan untuk pamitan".sahut Athan
__ADS_1