
Dan waktu istirahat selesai dan dilanjutkan, untuk sesi latihan lanjutan,,
Dimana Antara Tim A dan Tim B, saling melemparkan pertanyaan,
masing masing sebanyak 15 soal,
yang mana, masing masing tim mampu berapakah menjawab pertanyaan yang di lontarkan dari masing masing tim,
Dari tim A, mencoba berdiskusi menyusun soal, untuk nantinya di lontarkan oleh tim lawan yaitu Tim B,
dan begitu juga sebaliknya Tim B,
Bu pandu dan Pak Dadang, sebagai moderator, mempersilahkan untuk menyipakan Soal tersebut,
Setelah ini akan ada babak lanjutan atau babak terahir yaitu,, Debat,,
Semua pasang mata dari Siswa siswi Sekolah SMA,itu menatap kearah , Kedua TiM, yang mana mereka masing masing TiM adalah siswa dan siswi, berkompeten,,
yang membuat detak kagum , di saat melakoni Uji coba latihan lomba LCC,
yang mana mampu menjawab soal soal pilihan, dari Guru dan Siswa. dengan Baik,
walau ada beberapa yang kurang Pas namun jawaban itu mendekati yang boleh dikatakan benar,,
Tiba saatnya mereka bersiap adu ketangkasan, yang mana kedua tim sudah menyiapkan Soal soalnya masing masing,
Dimulai dari tim B, Rana membacakan 5 Soalnya, dan mampu dijawab oleh tim A,,
dan dilanjutkan Ferik dari tim A, membacakan 5 soal dan juga dapat dijawab oleh tim B,
Jadi kedudukan sementara sama, kuat , sama unggul.
Kemudian Pak Dadang mengajak kepada semua untuk menyemangati mereka,
Sekarang giliran Sintya dari Tim B membacakan 5 soal,, soal 1,2,3,4 mampu di jawab oleh tim A, namun di soal yang ke 5, tak mampu menjawab, karena soal cerita pilihan ganda, yang panjang juga, berulang ulang pertanyaanya,, yang memang soal ini adalah soal jebakan yang telah dipersiapkan oleh Sintya,,
dan yang mana pilihan ganda tersebut tidak ada jawabannya,,
Tim B , besorak kegirangan.
Kemudian Ajeng dari Tim A mengajukan keberatan,,
yang mana soalnya, menjebak memiliki jawaban pilihan ganda namun jawaban pastinya tak dicantumkan,,
kemudian pak dadang dan bu pandu menanyakan ,kepada guru guru yang terpilih menjadi Dewan juri, tentang keberatan TiM A,
Dan keberatan yang di ajukan oleh TiM A ditolak, dan menyatakan bahwa soal dari tim B, sah dan diterima, karena itu juga merupakan sebuah strategi.
Kemudian lanjut,, dari Tim A yang dibacakan oleh Rani,
soal 1, tim B tak mampu menjawab, karena soal ini berisikan soal matematika, yang mana memiliki 2 jawaban.
Kemudian Tim B berbalik, mengajukan keberatan,
dan juga di tolak, yang memang itu sebuah strategi.
Lanjut, Rani membacakan Soal ke 2 ,3, 4, 5 yang mampu dijawab oleh Tim B,
dan disela ini Pk dadang kembali menyemanati mereka dan di ikuti dari semua hadirin yang berada disitu,
giliran Darma, namun ia, meminta intruksi untuk dilemparkan kepada Tim lawan tim A untuk memberikan pertanyaan lebih dulu,,
dan juga karena ini penentuan maka darma meminta 2 soal bergantian.
dan dewan juri menerima,
Ajeng dari Tim A membacakan Soal,, yang mana membacakan Soal matematika yang mana soal berhitung panjang, yang tak mungkin dengan waktu 60 detik sanggup menjawab, dan ini sebuah strategi,,
pada kenyataannya darma mampu menjawab pada 62detik,, dianggap kalah,
Soal ke 2 logika, yanng mana darma mampu menjawab,,
dan giliran Darma dari tim B,,
mencoba mengikuti Soal dari ajeng Tim A, soal berhitung , yang panjang, dan Ajeng menjawab di detik ke 64, dan dinyatakan kalah, dan di soal ke 2 , sama darma membacakan soal logika, yang mana Tim A , tak mampu menjawab,,
karena soal itu , juga tak ada jawaban, seharusnya mereka menjawab tak ada jawaban,,
dan pak dadang menghentikan dan membacakan skor, tim A dan Tim B,
9 poin untuk tim A
dan 10 poin dari Tim B.
lanjut Ajeng membacakan Soal,, 2 soal matematika berhitung,, panjang, dan darma mampu menjawab 1 soal yang sudah memperkirakan hal itu,, di detik 30 sudah dapat menjawabnya,
dan di soal selanjutnya Ajeng dengan strateginya, membacakan soal, yang mana setiap angka penjumlahan sama,, jadi membuat TimB , sedikit bingung,,
dan detik 61, darma menjawab namun dinyatakan salah,
lanjut,,
darma hanya membacakan soal, yang mana soal yang dibacakan darma sama dengan soal Ajeng, karena mereka kedua tim, memang kelemahannya disini, maka inilah,, sebagai metode latihanya,,
namun ajeng sudah memperkirakan jadi 2 soal tadi dapat dijawab,,
dan Tim A menunjukan kegirangan
dan membuat skor sama 11 poin,
dan ini soal penentuan,,
pak dadang kembali mengajak semuanya untuk menyemangati mereka,,
Tim A dan Tim B sama sama kuat, jadi inilah babak penentuannya,,
silahkan Ajeng,,tim A,
soal logika
" ada beberapa orang pemburu yang terdiri bapak anak bapak anak,
yang mana mereka berniat bersama sama melakukan perburuan, dan nantinya akan membagi hasil buruannya, sama rata,
namun dalam perburuan mereka mendapatkan hasil buruan 3 ekor rusa,,
__ADS_1
jadi pertanyaannya,, berapakah bagian setiap pemburu itu,,"
darma menjawab 1,,
dan membuat semua penonton , kecewa
ahhhhh, aduh darmaaa,,
karena ,jawaban yang dilontarkan darma salah,
yang benar adalah 0,75. menurut mereka para siswa dan guru yang hadir di situ.
mohon hadirin tenang,,
karena semua terlihat, kecewa, dan membuat sedikit ricuh, atas jawaban darma,
di babak penentuan,,ini.
juga takut darma akan menelan kekalahan,,
kemudian semua tenang dan menyimak baik baik , penjelasan dari Ajeng tentang jawaban Darma , Benar atau Salah,
Ajeng pun menyampaikan,,
Bisakah Anda Darma, menjelaskan tentang Jawaban anda yang menjawab pertanyaan saya dengan
Jawaban 1 ( satu ).
Boleh sedikit saya jelaskan tentang jawaban saya,
bahwasanya kembali pada pertanyaan anda,
dan mohon semua simak baik baik, mungkin mengira jawaban saya salah, namun sebenarnya jawaban saya adalah benar,
ada beberapa pemburu terdiri atas
Bapak Anak Bapak Anak, menurut nalar 4 orang bukan,
namun menurut logika,
Bapak Anak Bapak Anak ,
terdiri dari Kakek, Bapak, dan Cucu,,
kakek dan Bapak \= Bapak Anak
Bapak dan Cuch \= Bapak Anak
jadi ada 3 orang pemburu
Kakek, Bapak, Cucu,
bila mendapatkan hasil buruan 3 ekor Rusa maka setiap pemburu mendapatkan hasil, 3 : 3 \= 1ekor Rusa,
apakah benar jawaban saya Saudara Ajeng,,
Ajeng menjawab Benar
hore hore teriakan demi teriakan terasa heboh, menyoraki nama darma darma darma,,
dan sekor tetap sama 11 poin,
inilah hasil penentuan,
akankah Tim A mampu menjawab Pertanyaan dari Tim B,
yang mana disaat ini poin mereka,
kedua tim yang sama sama 11 poin,
dapatkah Tim A menjawab pertanyann dari Tim B, maka hasil ahir adalah serii
namun inilah kesempatan Tim B untuk membacakan Soal terahirnya,,
dan juga kesempatan terahirnya untuk memenangkan tahap ini,
deng deng deng,
kami persilahkan Darma dari tim B,
" Dalam satu tahun terahir, harga mas terus melambung naik,,
di 3 bulan terahir,
yang mana pada bulan januari, harga Emas mencapai 450.000 / gram
dan dibulan Febuari meningkat menjadi 480.000/ gram
kemudian
pada bulan Maret , April ,Mei , juni , juli, agustus, september harga Emas stabil.
kemudian Di bulan oktober, meningkat 505.000 / gram
dan di bulan November naik lagi menjadi 532.000 / gram
dan di Desember ahir tahun Harga emas melonjak sampai Pada Harga 645.000 / gram,
dan dari diagram tersebut, yang saya akan tanyakan, kepada saudara Ajeng,,adalah
Berapakah Gram Emas, yang harus aku siapkan untuk meminang mu???
dan sorakan dari , semua hadirin dari kalangan siswa dan guru, seakan pecah,,
dan berlangsung agak lama,
semua peserta pun ikut tertawa, hanya darma senyum senyum sambil garuk garuk kepala, dan menerima pukulan dari rana dan sintya.
Hingga ahirnya bu pandu mengambil alih,
mohon tenang, semua,,
kita belum mengetahui jawaban dari Ajeng selaku Tim A,
juga untuk memastikan, siapa pemenangnya di sesi latihan ini,
__ADS_1
memang pertanyaan Darma sedikit mengglitik, dan Ajeng harus menjawabnya,
dan kita pendukung kedua tim dimohon tenang dan menyimak,,
Ajeng pun menjawab, 200 gram,,
kemudian tertawa, sambil menutupi mukanya,
dan semua tambah , tertawa.
darma pun ,, memegangi kepalanya seraya tak kuat membelikan Emas 200 gram,,untuk Ajeng.
Baiklah, Darma, jawaban Ajeng , benar atau salah,
Benar buk, jawab darma sambil tersenyum,
Kamu mampu membelikan 200 gram emas untuk , Ajeng,,ucap bu pandu,
Darma melambaikan Tangannya tanda tak mampu,,
" Dan kita ahiri , sesi latihan ini, dan kedudukan kedua tim seimbang atau seri." ucap Pak Dadang.
Sekolah pun usai, dan semua siswa bergegas meninggalkan tempat dan kemudian pulang.
Setelah selesai, semua Guru menyalami mereka Berenam, tanda menyemangati, mereka.
"Semangat untuk besok,, "
" Harus Bisa, "
" Ukirlah Sejarah,"
" Tunjukan Pada Dunia,"
" Raihlah Kemenangan,"
" Good Luck."
dll, ucapan semangat dari semua guru,
dan terahir Bu pandu karena memang Beliau guru pembimbing mereka dalam lomba LCC,
menyalami juga menyemangati mereka, namun sampai di ahir karena Darma yang paling ujung, Bu Pandu tak menyalaminya
malah menjewer Darma dan berkata
" Nakal kamu ya,,"
" Ampun Bu." ucap Darma.
" Terus langkah selanjutnya mau kemana kalian." Tanya Bu Pandu.
" Makan Buk, kami menunggu bekal yang dibawa Ajeng." jawab Ferik.
" Woyy, otakmu cuma makan saja," ucap sintya
" Juga bekal kami masih, jadi ditambah bekal Ajeng cukup untuk kita makan bersama," ucap Rana.
Rana dan Ajeng, pergi mengambil Bekalnya,
kemudian Ferik membeli beberapa minuman dikantin.
" Wah, kukira, kamu Ma, tak berani kamu mengungkapkan pada Ajeng."ucap Sintya.
" Aku kan dah bilang , pada saatnya aku akan mengungkapkan,walau tak secara langsung." jawab Darma.
" Wah jadi benar , kamu dan Ajeng nanti menikah dan mempunyai anak, dan anakmu jadi Prof, doktor, dll."
ucap Rani polos.
" Husstt, " ucap Darma dan membungkam mulut Rani dengan tangannya.
" Diam oneng!! "kata Darma menambahi dan melepaskan dekapnnya.
Rani pun membalas dengan pukulan ketubuh Darma.
" Heh, Darma, masih SmA juga, sekolah dulu yang benar, dan lanjut kuliah kemudian kerja, baru memikirkan soal pacaran." ucap Bu Pandu.
" Tidak Bu, hanya mengungkapan rasa mengagumi."
ucap Darma.
" Tidak deng, Bu, Darma mau memacari, Ajeng namun takut dengan kakaknya," ucap Sintya memprovokasi.
" Eh, kamu juga kompor,, " ucap Darma dan langsung merangkul Sintya seakan menyekiknya,
sambil tertawa,, satu sama lain,
Tak lama berselang Rana dan Ajeng kembali membawa bekal mereka, dan meletak kan nya di meja dan mengajak mereka makan bersama.
Namun Bu Pandu, pamit, karena mau rapat dan menolak ajakan mereka.
dan mereka segera memakannya, bersama sama sambil diselingi canda tawa diantara mereka.
" Anjirr, kalian ini tak ada yang membantuku," kata Ferik kesal dengan membawa dua kantung kresek berisi minuman dingin.
" Sudah, kan , sudah sampai juga, mari makan ," ucap Ajeng.
Sesaat mereka menikmati makanannya, disela sela makan Darma memberanikan diri untuk berkata pada Ajeng.
" Maaf, Jeng, soal pertanyaanku tadi, itu hanya keisengan saja."
ucap Darma.
" Tak, ada maaf bagimu. Aku akan memaafkanmu , bila kamu membawa 200 gram emas untukku! " ucap Ajeng tertawa.
" Ciecie, " ucap Ferik dan langsung di bungkam Sintya,dan merekapun mendadak diam, dan menikmati makannya.
" Apaan sih kalian ini,"
ucapDarmam
" Sudah kalian lanjutkan, kita gak dengar kok sumpah," kata Sintya,
saat Rani mau ngomong, Sintya pun dengan sigap melototi Rani, untuk diam.
__ADS_1
Ajeng dan Darma ikut, berdiam diri dan menikmati makanannya.