TAMTAMA 2019

TAMTAMA 2019
Arti Persahabatan


__ADS_3

Yang memang Darma memang jadi Idola dikalangan SMA SMK se Kota, karena prestasinya. Tak hayal Darma banyak dikenal oleh mereka mereka.


Hingga, Darma diiringi oleh mereka seakan membuat barisan dipinggir laju motor yang dikendarai Darma.


Juga banyak, dari mereka saling menyapa Darma, Darma.


Sesui rencana Anak SMA yang diikuti Darma , Aldi dan Angga itu, setelah berkonfoi mereka memutuskan untuk berhenti disebuah Pemancingan, yang sudah mereka pesan untuk kelas mereka.


" Sudah, ikut saja dengan Kami, kami akan senang bila kamu bersedia bergabung dengan kami, dan kamu adalah tamu spesilal kami. " ucap Sindy kepada Darma.


" Benar, kami dari SMA N 5, telah mengetahui prestasimu, dan banyak dari kami mengidolakanmu Ma, termasuk kita. " ucap Lisa.


Juga beberapa cowok menganjak, Darma bergabung. Darma diajak masuk oleh Sindy dan Lisa dengan menggandeng tangan Darma dikanan dan dikiri dan dikuti Angga dan Aldi juga cewek cewek yang mereka tumpangi, sepertinya juga telah akrab.


Terlihat beberapa rombongan Anak SMA teman Sindy dan Lisa sudah berkumpul disuatu pondok, yang telah tiba lebih dulu.


" Lihat, kita kedatangan Tamu, siapa??" ucap Sindy. Mereka seketika terkejut dan sarkatis,


" Darma, Darma, benar ini Darma " ucap salah seorang cewek dan diikuti mereka semua memanggil manggil Darma karena terkagetkan.


" Benar, ini Darma, artis di kalangan SMA," ucap Lisa.


Darma pun nampak, malu malu gimana, karena dirinya tak percaya , dengan keadaan dirinya yang dikenal oleh mereka.


Mereka pun nampak menyambut senang kedatangan Darma. Kemudian menyediakan tempat untuk Darma Aldi dan Angga.


Mereka nampak senang dan saling bercanda dan bercerita. Juga banyak dari mereka yang nota bene cewek, tak ada rasa malu langsung mengungkapkan kesukaannya pada Darma. Hingga membuat Darma malu.


" Sudah, kalian terlalu berlebihan, rumor yang beredar itu, tidak semuanya benar, tak seganteng dan sepintar yang kalian kira bukan. ucap Darma.


" Ya sudah, kasian Darma kalian rubung, mari kita makan pesanan sudah tiba, masak tamu agung, kita anggurin. "


ucap Galih.


" Iya kalian ini, genit genit, " ucap Diky.


" Biarin, memang Darma ganteng tak sepertimu, Diky ." ucap Noni.


Dan semua ikut menyoraki Diky.


" Terus, jadi makan nggak ini," ucap Darma memecah keributan.


Mereka pun nampak senang, dan menikmati makanan mereka, sesekali menanyai Darma dan saling bertanya.


Hingga suatu ketika salah seorang dari mereka,mengusulkan suatu saran.


" Mohon perhatianya ya, mumpung ada Darma disini, ini merupakan hal, yang istimewa, kita tahu bahwasanya Darma adalah idola kita, untuk itu demi mengikat Darma menjadi salah satu , teman kita sesui rencana kita sebelumnya, untuk menjaga pertemanan kita, agar tetap terjalin yang mungkin kita nantinya akan sibuk dengan kuliah atau kerjaan kita, Arisan setiap Minggu, jadi Mohon Darma ikut bergabung dengan kami untuk ikut arisan itu, yang mana disetiap arisan juga kita mengadakan diskusi tentang pelajaran atau pekerjaan kita masing masing, agar saling melengkapi satu sama lain.


Mungkin Darma dapat berandil besar juga mampu membimbing kami untuk lebih baik dari sekarang. " ucap Jovian.


Kemudian dilanjutkan oleh beberapa rekan rekan disitu.


Semua pun menyahut


" Iya, Darma.Kami mohon." ucap mereka semua.


Darma, tersenyum dan menjawab.


" Tepat, sekali ide yang kalian cetuskan, aku salut dengan kalian, dimana kalian satu kelas bisa, sekompak ini. Dan itu jarang sekali terjadi. Kekompakan kalian itu sudah cukup, ada dan tidak adanya saya ,kalian bisa berkembang dan mampu membuat ide ide kreatif kedepannya. Aku senang kenal kalian, aku senang bisa berada diantara orang orang hebat seperti kalian. Walaupun aku tak mampu menyapa kalian satu persatu, setelah ini, bila berpapasan dengan kalian dijalan ato ditempat lain. Sulit bagi saya menghafal kalian satu persatu. Bagi ku kalian hebat, bisa memikirkan kekompakan kalian dengan rencana kalian membuat suatu Arisan keliling. Itu rencana yang sangat bagus dan tepat." ucap Darma


" Bagaimana kepurusannya , Darma mau atau tidak, tapi kuharap kamu mau!" ucap Alvin menyela.


" Baiklah, sebagai andil saya dengan persahabatan kalian, maka sedikit memberikan beberapa saran untuk perkumpulan kalian ini.


( EsemA ) untuk menamai perkumpulan kalian. atau boleh diusulkan saran nama lain untuk perkumpulan kalian. sebelum saya lanjutkan." ucap Darma.


" Setuju itu, nama yang cukup unik bagi perkumpulan kami." ucap Jovian.


dan diikuti sahutan mereka menyetujui.


" Baiklah, saya lanjutkan, dari kalian apakah masing masing membawa buku, dan pena, kalo bawa silahakan ambil secarik kertas.


( mereka pun melakukan apa yang diperintahkan Darma. ) baik, kalo sudah, silahkan kalian catat di kertas kalian, Darma mendekte,

__ADS_1


Dukungan sahabat


“Tidak ada seorang sahabatpun yang menginginkan Anda diam dan menghambat Anda untuk berkembang.”


Sahabat yang baik akan selalu memberikan dukungan dan inspirasi bagi kamu untuk terus berkembang.


Sahabat tak akan pernah memiliki niat untuk menjatuhkanmu. Dia akan selalu memberikan dukungan sepahit apapun keadaanmu saat ini.


Yang diharapkan, kamu bangkit dari keadaanmu untuk terus berjuang menggapai mimpi yang kamu miliki."


Coba baca pelan pelan, kemudian pahami.


Itu sebagai, acuan kalian, untuk menjaga persahabatan kalian, agar tak pupus , persahabatan diantara kalian yang mungkin akan sirna dengan berjalannya waktu juga sahabat sahabat yang datang dikehidupan kita selanjutnya.


Arti Sahabat adalah:


“Sahabat lama pergi, sahabat baru berdatangan. Sama seperti hari-hari biasanya. Hari yang lama pergi, hari yang baru datang. Yang terpenting dari semua itu adalah bagaimana membuatnya berarti. Seorang sahabat yang berarti- atau sebuah hari yang berarti.”


Tak peduli dengan siapa kamu bertahan, jadikan dia sebagai sahabat terbaikmu yang selalu membuat hari tenang dan hangat.


Lalui hari-hari penuh dengan kebahagiaan bersamanya. Jadikan setiap waktu memiliki makna yang berarti untuk kalian.


Ingatlah bahwa tidak ada jaminan jika kalian bisa terus bersama. Semua itu rahasia Tuhan.


Jadi tugas kalian adalah memanfaatkan waktu dengan sahabat sahabat kalian dengan sebaik-baiknya.


Dan jangan sampai ada noda hitam, berada di jalinan persahabatan kalian.


Komunikasi, dukungan perlu kalian tekankan dalam persahabatan kalian."


mereka pun nampak terenyuh dengan ucapan ucapan Darma.


Sampai disini adakah pertanyaan , sebelum saya lanjutkan. " ucap Darma.


" Benar ucapan Darma, kita sudah berusaha membina persahabatan kita ini, walau tak mungkin kita selamanya akan menjadi sahabat yang terus berjuang bersama, jadi mari kita tunjukan dukungan kita satu sama lain, dan apabila nantinya kita di pisahkan oleh takdir , kita satu sama lain mengenang persahabatan kita satu sama lain. silahkan lanjutkan Darma." ucap Jovian."


Mereka nampak menyimak satu persatu ucapan Darma.


Baillah saya lanjutkan, tepat ucapan Jovian, jadi dari sekarang tanamkan rasa saling dukung antar kalian. Dan tunjukan nilai plus untuk nantinya dikenang oleh masing masing kalian.


Sekarang coba pandangi sahabat kalian satu persatu, pandanglah mereka, pandangi terus dan tuliskan di kertas kalian hal apa yang kalian ungkapkan, yang menurut kalian teman kalian tersebut menjengkelkan lah, atau menyebalkan juga bisa ungkapan cinta atau terima kasih yang belum sempat dan tak dapat menyampaikannya, jadi momen saat ini, ungkapkanlah unek unek kalian satu sama lain. Silahkan.


merekapun nampak saling pandang memandan serta menuliskan ungkapan hati dari mereka masing masing.


" Kalo sudah, ditulis semua,jangan lupa isi nama kalian di ujung lembar kertas, kumpulkan dan saya bacakan satu persatu, agar kalian tahu sama tahu perasaan kalian dan agar dapat memperbaiki diri dari diri kalian masing masing.Yang mana dari kalian tidak berani mengungkapkan secara langsung. Jadi diforum ini mohon untuk menekatkan diri untuk kebaikan bersama untuk menerima saran dan kritik satu sama lain." ucap Darma menerima kumpulan lembaran tersebut.


Darmapun kemudian membacakan satu persatu,dan mereka nampak senang dengan metode yang dilakukan Darma.


" Noni, untuk Diky,


Maaf, sering kali aku, mengataimu, sering kali memarahimu, juga sering kali kita beradu argumen, namun semua itu kulakukan karena ku, sayang kamu Dik, juga sebagai bentuk perhatianku, kepadamu, berbulan bulan bertahun tahun hingga lulus sekolah ini, sebenarnya aku menunggu ungkapan cintamu, namun tak kunjung kau ungkapkan, mungkin kurang kepekaan mu atas perhatianku, atau mungkin memang aku bukanlah cintamu. Pernah ku berniat mengungkap rasa ini, namun mundur karena ku takut sakit hati bila kau menolakku, dan saat ini dengan adanya ini, aku memberanikan diri menulis ungkapan cintaku kepadamu, walaupun ,pada ahirnya nihil.


Diky aku menyayangimu dibalik sikap kasarku terhadapmu, semoga kau mengerti.


Dan terima kasih untuk Darma yang telah memberi kesempatan ini.


Are you the best Darma, kaulah idola kami. "


Nony.


Darmapun tersenyum , membacakan itu, dan salah seorang meminta Darma untuk membacakan ungkapan dari Diky.


" Tepat, kalian semua mungkin, penasaran dengan ungkapan Diky, baiklah aku bacakan ungkapan Diky yaaa., "


Darma nampak mendramarisir keadaan , dengan membacakan lembar itu dengan pelan pelan.


" Diky , I love you Noni." ucap Darma


Hingga membuat, tak percaya mereka, mereka beranggapan itu sebuah akal akalan Darma.


" Ini, lihat memang , begitu lah ungkapan Diki." ucap Darma sambil menunjukan lembar kertas Diky.


Dan membuat mereka, bersorak menyoraki Diki dan Noni, yang selama ini mereka, menunjukan ketidak sukaan mereka satu sama lain, dan membuat mereka saling beradu argumen. Ternyata dibalik itu semua, menyimpan rasa cinta mereka.

__ADS_1


Darmapun melanjutkan, membacakan ungkapan mereka hingga ahir. Dan membuat mereka senang juga membuat mereka saling mempererat hubungan persahabatan mereka.


" Terima kasih Darma , kamu telah menyadarkan kami, begitu penting komitmen dalam menjalin suatu hubungan persahabatan. " Ucap Jovian.


" Benar, kamu telah menghidupkan kami , dan mohon, ikut serta didalam persahabatan kami. " ucap Sindy.


Kemudian disahut oleh mereka semua


" Iya, Darma kami mohon."


" Sekarang ini, kalian juga sahabatku, kalianlah temanku, aku akan ada untuk kalian, namun untuk bergabung dengan kalian itu tidak mungkin, sebab untuk beberapa hari kedepan aku akan pergi ke Australia, untuk melanjutkan kuliah disana sesui Beasiswa yang aku dapatkan." ucap Darma.


Pernyataan Darma pun membuat Aldi dan Angga kaget, dan memandang Darma yang duduk disebrangnya.


" Benarkah, Darma, Jadi ini adalah awal dan Ahir pertemuan kami dengan mu," ucap Sindy.


" Kalo, Tuhan mengijinkan, kita akan berjumpa dikemudian hari."ucap Darma.


" Kira kira berapa lama kamu berada disana," ucap Jovian.


" Sampai di jenjang S3 selesai, " ucap Darma


" Oh, Cumii, itu lama , *****, 7 tahun kamu akan meninggalkan kami." ucap Aldi kesal.


" Jadi, ini caramu, membuat kami berdua bersenang senang lalu, kau jelaskan kepahitan ini, anjing kau, tega dekali kau , Darma." ucap Angga marah.


Hingga membuat mereka mereka disana terdiam, y.


Darma pun, bingung mau menjelaskan apa.Namun Jovian begitu peka, mengerti apa yang harus ia lakukan.


" Maaf, Angga , Aldi, bukan sok, aku mau mencampuri , persahabatan kalian, namun sesui penjelsan diawal Darma tadi yang, meminta kami saling dukung mendukung, juga saling mengerti dan memahami satu sama lain, agar dikemudian hari Tuhan berkehendak lain, dan memungkinkan adanya perpisahan diantara kita semua, berharap kita saling menunjukan kesan terbaik untuk sahabat kita. Jadi marilah kita, dukung apa yang jadi pilihan Darma, karena ia berhak menentukan Takdirnya sendiri, walau tak mungkin perpisahan dengan orang yang kita kasihi,itu berat namun itulah proses kehidupan , Ada Pertemuan pasti Ada Perpisahan. " ucap Jovian.


" Aku paham, namun kamu, tak tahu menahu dengan persahabatan kami, biar kami selesaikan ini, nanti. Mari kita lanjutkan kita disini untuk bersenang senang bukan." ucap Aldi.


Mereka semua pun hanya terdiam, dan tak melakukan hal apapun. Hingga membuat suasana hening seketika.


Angga dan Aldi terlihat masih kesal, seakan tak percaya dengan keputusan Darma yang akan pergi meninggalkan mereka. Merekapun menundukan kepalanya dan bersedih.


" Angga Aldi sahabatku, saudarku , engakaulah sahabat terbaikku, begitu banyak hal hal yang kita telah lalui bersama, begitu banyak kesan yang telah kalian ukir, dihatiku.Aku bangga memiliki kalian dan Aku ingin bersama dengan kalian, saat kau menaruhkan nyawamu untuk melindungi ku, saat kau menjadi garda terdepan didalam masalahku, menunjukan betapa begitu besar kasih kalian terhadapku, walau terkadang kita tak sejalan dan saling beradu argumen, namun itu semua membuat pershabatan kita berwarna.


Aldi , Angga, sadarilah, ini semua bukan aku tak menyayangimu bukan aku ingin memecah persahabatan kita, namun inilah takdirku, Tuhan menunjukan jalan ini untuk, kita dan nanti tiba saatnya kita menjadi Sahabat yang mampu menggoncang Dunia. Yakinlah walau aku jauh namun hati kita selalu dekat. Perpisahan ini bukan sebuah perpechan namun perpisahan ini awal dari kesatuan." ucap Sindy membacakan lembar tulisan ungkapan Darma.


Angga dan Aldi pun seketika bangkit dari duduknya dan berjalan meninggalkan mereka semua.


Jovian ,Diki dan lainya ingin menahan mereka, namun ditahan oleh Darma.


" Baiklah, kawan kawan, aku senang bertemu, kalian, semoga ini awal dari jalinan persahabatan kita nanti, suatu hari aku akan datang menemui kalian, apabila kalian masih melakukan apa yang jadi komitmen dari persahabatan kalian. Aku sudah bergabung dengan Grub Wa kalian jadi aku akan tahu, kabar kalian, bila suatu saat ESEMA ini bubar, dan dapat dipastikan aku gagal menemui kalian, dan jadikan Jovian dan Sindy sebagai ketua kalian. Baiklah aku pamit, terima kasih telah menerima kami dengan baik. Ucap Darma. Kemuadian ia berlari mengejar Angga dan Aldi.


" Terimakasih Darma " teriak mereka semua.


Sampai ,di parkiran Angga dan Aldi nampak berdiri dan menanti kedatangan Darma, dan seketika menyerang Darma, Darmapun menangkis pukulan pukulan yang dilayangkan oleh mereka, hingga karena tak mampu menahan serangan dari mereka berdua, Darma nampak terkena tinjuan dari Aldi seketika jatuh, kemudian bangkit kembali.


Dan lagi Angga dan Aldi langsung menghujaninya sebuah pukulan dan tendangan, namun ahirnya Darma berlari kemudian salto sambil menyerang Aldi dan Angga, dengan sebuah tendangan pada tubuh Aldi dan sebuah tinjuan di leher Angga, dan mengakibatkan mereka berdua terjatuh.


" Sudah kubilang, kalian belum mampu untuk bergabung, jadi berlatihlah dulu, nanti setelah aku menyelesaikan latihanku kuharap kalian sudah mampu melebihi aku." ucap Darma.


Kemudian Merekapun berangkulan berjalan pulang.


Dengan menumpang mobil yang melintas, cara mereka untuk berjalan pulang.


Merekapun segera krmbali kerumah mereka masing masing.


Namun beberapa waktu kemudian Angga dan Aldi sudah tiba dirumah, Darma hingga mengagetkan Darma, sesaat dirinya sehabis mandi.


Aldi dan Angga dengan membawa dua botol minuman, mengajak Darma untuk minum dirumahnya.


Walau tahu, bakal dimarah Ayah Darma, namun Aldi tak menghiraukan hal itu.


Melihat hal itu, seketika Darma merebutnya,dan menaruhnya kedalam tasnya. Ketika Darma akan mengatakan sesutu pada Aldi dan Angga. Bu Pandu , Ajeng ,Sintya, Rana dan Rani datang, hingga membuat Darma kelabakan.


Kedatangan Mereka memang, atas permintaan Aldi dan Angga yang mana mereka sama sama menolak keputusan Darma yang berniat kuliah di Australia.


Darmapun mencoba biasa saja dan kemudian mempersilahkan mereka duduk di tikar ruang keluarga, depan TV.

__ADS_1


" Oh. shiit, " batin Darma mengumpat, atas siasat yang disusun Aldi dan Angga.


__ADS_2