TAMTAMA 2019

TAMTAMA 2019
Kenakalan Remaja


__ADS_3

Seperti kebiasaan mereka , segera melepas, Baju seragam nya dan berganti kaos biasa nongkrong, di Warkop, langganan mereka,


Warkop itu memang asyik karena memang menyediakan Free wifii juga tempatnya yang asyik buat nongkrong.


Sesaat, mereka sedang Asyik ngopi dan ngrokok, nongkrong di, warkop,


mereka didatangi Bu pandu dan Suaminya yang tak sengaja lewat, untuk pulang,,


" Hey, Darma,, apa yang kamu lakukan, kenapa tdk pulang dulu, baru main,, dan juga kalian. " ucap Bu Pandu menasehati mereka.


" Iya, buk kami segera pulang." ucap Darma,


" Pulang beneran lhoo yaa,


dan kamu darma, nanti malam datang kerumah, rumah ibu,ya,Rumah ibu diseberang sana, rumah no 3 , sebela kanan dari gapura, ada sedikit,yang ibu, mau bicarakan." ucap Bu Pandu.


" Baik, Bu. " jawab Darma, dan membayar kopi juga jajan mereka, kemudian bergegas pulang.


Setelah, sampai di rumah Darma, memikirkan perkataan Bu Pandu yang menyuruhnya untuk menemui Bu Pandu,,


dengan berjuta pertanyaan di benaknya.


Ada apa ya, bu pandu menyuruhku kerumahnya,


" akankah aku akan di marahi, bu pandu karena telah ketahuan merokok, di warkop, tadi, yang mungkin kurang etis, bagi dirinya, yang masih duduk di bangku SMA," batin Darma, memikirkan itu.


" Ahirnya Darma, meyakinkan diri untuk datang,, karena menurutnya dengan datang ke rumah Bu Pandu, membuatnya menemukan jawaban dari penasarannya,


" toh nantinya akan dimarahi,,


dengarkan saja,, sudah biasa juga dimarahi guru. " batin Darma.


Dan malam pun tiba,,


Darma berniat bertandang ke rumah Bu Pandu,, sesuai permintaan Bu pandu,


yang menyuruhnya untuk datang kerumahnya,ketika bersiap siap, untuk berangkat, ke rumah bu pandu,


Darma di hampiri, Aldi dan Angga.


Yang mengajaknya maen, ke Alun alun guna nongkrong, seperti biasa, karena memang malam ini malam minggu,


seperti kebiasaan anak muda pada umumnya,,


Darma, menolak namun akan menyusul nanti, " karena ada, keperluan, dengan Bu Pandu, " ucapnya


setelah menjelaskan, Darma meminta, tolong Aldi dan Angga untuk mengantarkannya, ke rumah Bu pandu.


setelahsampai di depan rumah Bu Pandu,


Darma menyampaikan kepada Aldi dan Angga, bahwasanya dia akan menyusul,, nanti, di tempat biasa.


" Ya, dah, aku tunggu, di Angkringan Abah Asep. " kata Aldi dan Angga segera bergegas meninggalkan Darma.


" Permisi, Bu Pandu," Panggil Darma, sambil mengetuk pintu, yang sedikit terbuka.


dan keluarlah seorang anak kecil, yang kira kira , seusia anak SD.


" Mas Darma ya, kata lbu, kalo Mas Darma datang suruh tunggu,, Ibu lagi mengatar Bapak," ucap Tika anak Bu Pandu.


Darma dipersilahkan Masuk, namun menolak, dan menunggunya di teras rumah bu pandu sambil merokok,,


dan Anak bu pandu, membawakan segelas kopi dan beberapa biskuit.


" Ngak , masuk saja Mas, nunggu ibuk didalam," ucap Tika anak Bu Pandu.

__ADS_1


" Nggak, dek, disini saja, Mas sambil ngrokok soalnya. " jawab Darma.


" Ya, sudah Mas." ucap Tika dan meninggalkannya.


Dan beberapa saat kemudian,


Belum sampai ia menghabiskan sebatang rokoknya,Bu Pandu datang , mengendarai sepeda motornya,, melihat Bu Pandu datang , Darma langsung cepat cepat mematikan rokoknya, takut akan dimarahi oleh, Bu Pandu.


" Mengapa duduk diluar,, kan bisa tunggu di dalam, Ayo masuk," ucap Bu Pandu.


" Begini Darma, langsung saja, yaa.


Dengan ibu menyuruhmu kesini,, untuk meminta bantuanmu, untuk membantu Ibu. Maukah kamu antar jemput kami, untuk kesekolah,karena Suami lbu ditugaskan ke luar kota, untuk beberapa bulan karena ada proyek besar.


Jadi tak ada yang bisa mengantar jemput kami. Juga Atas persetujuan Suami Ibu, jadi meminta kamu sebagai pengantar jemput kami.


Dan juga bantu ibu untuk mengajari Tika, atau les privat untuk Tika, agar hari harimu tak, kamu habiskan dengan nongkrong dengan temanmu,


yang Ibu hawatirkan, kamu mungkin akan salah pergaulan." kata Bu Pandu.


" Tapi buk,"


belum selesai darma menjawab. Bu Pandu segera mendesak.


" Iya, pokoknya, iya,"


" bukan ibu memaksa,, namun ya memaksa, dan ini Uang 1 juta untuk Dp Gaji untukmu, dan ini kontak motor juga Stnknya, dan silahkan kamu pakai. iventaris juga prasarana untuk mengantar jemput kami." ucap Bu Pandu


" Tapi, buk,,tapi. " ucap Darma


" Gak, usah tapi, tapi, yaudah silahkan, kalo kamu mau main, mungkin kamu ada janji dengan teman2mu,


namun saran ibu jangan salah pergaulan, lho yaa." kata Bu Pandu.


" Baiklah, bu, terima kasih,


" Iya,, oh iya,, ini Hp , buatmu yang sudah ada no juga berisi kontak ibu,, guna menelponmu, kalo ada, kepentingan mendadak." ucap Bu Pandu.


" Ya elah , buk, mimpi apa, semalam, udah dipinjami motor dikasih duit, kasih hp juga." ucap Darma.


" Ya, sudah, silahkan kalo mau main, kalo mau main disini dulu juga gpp."


ucap Bu Pandu.


" Aku terus saja ya, Bu, terima kasih." ucap Darma dan meninggalkan rumah Bu Pandu. Kemudian menuju, tempat tongkrongan mereka, yang mana teman sekolahnya juga teman sekampungnya, sudah menunggunya disana,,


" Woy inikan , Motor Bu pandu, Coy,,


wah jangan jangan ada skandal kamu dengan Bu Pandu."


ucap Aldi


" Skandal, matamu, kui,,


cocotmu, nak ngomong,, sok bener,." ucap Darma,


" Wah, bener iki, skandal iki,,


oh , ternyata temanku suka


Tante tante sexy. " ucap Aldi.


( karena memang Bu pandu yang cantik nan sexy mirip artis Yeyen Lidya )


" Husstts, ***, cangkemu,, ki loo,,

__ADS_1


aku tu di kasih kerjaan , untuk antar jemput anaknya,, ki di dp, 1juta,, ayok mendem, tp ojo okeh okeh,yoo,


besok kita kan harus Doa bersama, kalo mabok Bsnyak banyakan , seneni Gusti Allah,, kalo sedikit , enggak, hshaha."


ucap Darma, dan tertawa.


" Podo, wae matamu,, mabok ya mabok bae." ucap Aldi.


Merekapun, nongkrong sambil minum, alkohol, namun Darma telah memperkirakan untuk minum, sedikit saja,, dan hanya membeli Satu botol Anggur merah dan satu botol Bir, untuk mereka ber 5,,


" Tambah to coy, tanggung,, ora mabok iki," ucap Angga,


" iya, coy, " timpah Aldi dan lainnya.


" Wes, gak usah,, buat anget anget saja," ucap Darma.


" Aku lhoo punya duit,, beli sendirilah , iya kan guys." ucap Aldi.


" Heh, gak usah,, setengah tiang gini, enak,, malahan,, minggu ngarep , setelah, lomba, saja, pesta coyy,, aku dapat duit lagi dari Pak Indra kepsek. besok."


ucap Darma,


"wah cocok, kui." jawab teman teman mereka.


Saat mereka asyik, minum, minum, ternyata Rana ,Rani , Ajeng, Sintia dan Ferik, yang juga berjalan jalan di alun alun, dan saat mereka akan pulang,


melihat Darma yang sedang mabok, dengan teman temannya,


kemudian mereka menghampirinya,


" Masyaallah, Darma,, kamu kok, edan, kok mau maunya ngumpul sama mereka mereka, begundal begundal, ini, mabok lagi," ucap Ferik, marah dengan sedikit centil.


Darma dan lainnya, terdiam karena malu, hanya aldi,, yang nrocos karena mabok,,


" Eh, banci kaleng, diam kamu,,


hay, ajeng,, Darma I love U pull , sama kamu lhoo, Jeng. " ucap Aldi nglantur.


Seketika, Darma memukul kepala aldi,, dan mengatainya,


" dasar kuplek,, mabok yoo, kowe,,".


Ajeng dan lainnya, hanya diam, seakan tak percaya, dengan tingkah Darma yang ternyata suka mabok,


seperti pria pria, nakal pada umumnya.


" Sudah, silahkan kalian lanjut jalan jalan,,nya ya." ucap darma kepada mereka Ajeng dan kawan kawan.


" Woy, Darma, kamu , jangan dekat dekat dengan bocah bocah itu,, besok kita akan lomba loo, jangan sampai mereka mengacaukanmu, nanti kalo kita kalah Awas saja kamu. " ucap Sintya, dari kejauhan,dan bersama sama meninggalkan Darma dkk.


Darma hanya mengacungkan jempolnya, tanda menyetujui, ucapan Sintya.


" Wah, gawat, ki Bocah nak ngomong."


ucap Darma dan memukul kepala Aldi kembali.


" Looh lhooh, Coy, salahku opo." ucap Aldi


" Salahmu kowe mabok," ucap Darma dan mengajak mereka bubar dan pulang,, karena Aldi yang mabok takut membuat onar, seperti kejadian sebelumnya.


Saat itu, Mereka, sedang Minum , karena Habis beberapa Botol Anggur Merah dan Bir, dan membuat mereka mabok berat, hingga, tak sadar Aldi, membuat onar,


menantang semua orang yang lewat didepan mereka, Untung saja gak ada yang meladeni, Kalo ada mungkin tak tahu apa jadinya.


Ayo, balik, saja, Aldi tak bisa di ajak nongkrong kalo begini, keadaanya

__ADS_1


Ajak Darma.


Dan merekapun menyetujuinya dan bergegas pulang.


__ADS_2