Tanjung Merah

Tanjung Merah
16


__ADS_3

Dengan terburu-buru ku siram muntahanku.Aku yakin barusan yang ku lihat itu nyata buka halusinasi semata ku saja.


Kurasakan seseorang menepuk pundak ku,aku melihat orang yang menepuk pundaku adalah Isah.


Ku pandangi Isah,kapan dia berada di sini di belakangku.Dia selalu muncul dengan tiba-tiba bagai jelangkung datang tak di undang,pulang tak di antar.


"Kapan kamu ada di sini?"tanya ku kepada Isa.


Dia tampak sekali terlihat murung,terlihat jelas dari raut wajahnya yang tampak di tekuk tak seperti biasanya.


"Dara jasad kakek hilang,aku tak menemukan nya.Dia tak berada di rumah kecil nya."ucap Isah resah matanya memandang sayu Dara.


"Ba..bagaimana jasad kakek tak ada di sana"ucap Dara terkejut.


Isah dia diam dengan pandangan sayu nya melihat keterkejutan Dara.Dia tak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,tanpa kakek nya.


Isah hanya menemukan tasbih peninggalan kakek nya tanpa jasad.


"Isah apa jangan-jangan jasad kakek,dibawa oleh sosok bertudung itu?"ucap Dara


"Aku tak tahu Dara?"jawab Isah terlihat lebih murung.

__ADS_1


"Isah,aku akan mengatakan sesuatu padamu"ucap Dara memandang Isah yang penuh akan tanda tanya.


"Ya"


"A..aku..aku rasa sosok bertudung yang..yang membunuh kakek adalah nenek"ucap Dara tak yakin dengan terbata-bata.


Dara merasa yakin tak yakin dengan apa yang mulut nya ucapkan. Dia melihat Isah termenung mendengar ucapanya.Tanpa Dara dan Isah tahu ada seseorang yang mendengar ucapan Dara.


Sosok itu menyeringai dengan beringasnya,memandang Dara dan Isah tajam.Kemudian pergi meninggalkan Dara dan Isah,entah pergi kemana.


"Apa kou yakin?"tanya Isah tak begitu yakin dengan ucapan Dara.


"Isah kamu harus percaya kepadaku,aku..aku melihat ada memar di kening nenek seperti di lempar oleh sesuatu.Dan sosok bertudung itu,terkena lemparan ku di kepalanya.Nenek juga me..memasak daging entah daging apa.Daging itu memikiki bau anyir yang sangat menyengat." ucap Dara menceritakan apa yang sedari tadi dia pikirkan kepada Isah.


"Ya"ucap Dara


"Apa itu artinya daging itu adalah jasad kekek"ucap Isah pelan menundukan kepalanya.


"A..apa mana mungkin"ucap Dara kaget,itu artinya dia memakan daging manusia.


"Ya...itu mungkin saja Dara,semua bisa saja terjadi" ucap Isah.

__ADS_1


"Isah apa itu artinya sosok itu beneran nenek?" ucap Dara bertanya kepada Isah.


"Aku enggak tahu Dar"jawab Isah


Ya,dia tak tahu apa yang harus di lakukan nya sekarang.Tanpa kakek nya dia tak tahu arah jalan sebenarnya yang harus dia tempuh.


"Dara! cepat kembali dan makan makanan mu sampai habis." ucap Lilis dingin menghampiri Dara.


"Baik bu"ucap Dara


Lilis pergi dengan ke heningan meninggalkan Dara dan Isah.


"Isah aku akan pergi,kamu ingin ikut denganku atau tidak?." tanya Dara.


"Tidak lebih baik aku tetep di sini saja" tolak Isah.


"Hmm ya"gumam Dara pergi meninggalkan Isah.


"Dara tunggu!" ucap Isah menghentikan langkah Dara.


"Dara setelah urusan mu selesai temui aku di rumah kecil kakek" ucap Isah

__ADS_1


"Ya,aku akan menemui mu"ucap Dara


Dara pergi meninggalkan Isah yang diam menatap Dara dengan pandangan kosong nya.


__ADS_2