
Di sana aku melihat Isah yang juga tengah melihat ku,terlihat dari raut wajah nya dia terlihat terkejut melihat diriku menghampiri nya.
Aku berjalan semakin dekat dengan nya hingga aku mendudukkan diriku di samping nya.Dia semakin terkejut dan bingung melihat reaksi ku yang menghampiri nya.
Karena yang dia tahu mungkin sekarang aku adalah seorang Iblis.
"Isah..!!" panggil Dara dengan senyum nya
Isah belum merespon ucapan Dara yang memanggil nya.Dia merasa bingung melihat Dara bertanya kepada nya.Setahu nya Dara tak mungkin memanggil nya dengan tersenyum,dia kan sekarang adalah Iblis mana mungkin Dara tersenyum kepadanya,apa jangan-jangan dia ingin mengolok-olok diriku saja,ya ku rasa dia hanya akan mengolok-olok ku saja,menunjukan kemenangan nya.
__ADS_1
"Isah...!!" aku memanggil Isah sekali lagi,dia melihat ku penuh curiga terlihat dari pancaran mata nya.
"Ada apa ?,apa sekarang kau senang karena berhasil mengambil raga Dara." telinga ku spontan menangkap ucapan Isah yang memburu menatap ku benci.
"Isah,hey ini aku Dara !,aku bukan seorang Iblis seperti yang ada di pikiran mu itu." ucap Dara disertai tawa nya.
"Da..ra bagaimana bisa ?,aku melihat kamu meminum darah itu dengan sekali teguk." tanya Isah terkejut sekaligus terlihat penasaran mendengar ucapan Dara.
"Jadi cairan merah berbau anyir di cawan kecil itu adalah darah ?,ternyata dugaan ku benar.Pantas saja rasanya tak enak membuat ku mual." Ucap Dara memelet kan lidah nya.
__ADS_1
"Jadi apa kau meminum cairan itu ?" tanya Isah dengan ketua alis menyatu.
"Isah dengarkan aku,sebenarnya aku tak meminum darah di cawan itu.Memang aku meminum nya,tapi aku menahan cairan itu yang ternyata adalah darah di rongga mulut ku.Ugghhh kau tahu rasanya itu sangat-sangat tak enak aku serasa ingin muntah,mulut ku rasanya kebas.
Harus menahan darah itu di mulut ku selama aku di hutan itu sampai barusan aku berlari ke kamar mandi." Ucap Dara menceritakan semuanya,dia terlihat seperti terlihat bahagia menceritakan semuanya kepadaku.Aku bersyukur dia tak meminum darah itu.
Huh aku baru tersadar bahwa,aku tak melihat arwah Dara di rumah ini seperti aku melihat arwah ayah nya yang langsung ada di rumah ini setelah dia di ubah sama seperti Dara.Ceroboh nya aku tak menyadari bahwa Dara tak digantikan oleh seorang Iblis karena arwah nya saja aku tak melihat di rumah ini.
Aku tak membayangkan bagaimana rasanya dia menahan darah di mulutnya begitu lama.Jika aku menjadi dia lama-lama ku telan darah itu.Dara gadis yang hebat dan baik,sebisa mungkin aku harus bisa menyelamatkan nya dari Desa dan semua warga nya termasuk keluarga nya.Aku harus bisa,dia harus keluar bagaimana pun caranya dari desa ini.
__ADS_1
Isah tersenyum menatap Dara sendu,Dara bilang dia ingin menyelamatkan Nenek nya dan kedua orangtua nya.Tapi itu tak mungkin bisa terjadi,semuanya tak bisa terjadi.Semua akan selama nya terkubur dalam misteri.