
"Ya Dara kamu memang mempunyai Indra ke 6,kamu mungkin tak menyadari nya.Tapi memang kamu punya Dara,percaya atau tidak itu keistimewaan mu." Ucap Isah resah meyakinkan Dara yang masih merasa tak yakin.
Aku melihat Dara dia merasa tak yakin dengan keistimewaan nya.Dia terus bertanya kepadaku seolah-olah dia yang menyakinkan ku bahwa dia mempunyai Indra ke 6.
Dara memandang Isah dengan tak yakin,dia masih merasa ragu bahwa dia mempunyai Indra ke 6.
Aku terus memandang Isah melihatnya tepat di kedua matanya takut bila dia berbohong kepada ku.Namun aku tak melihat kebohongan itu di matanya.Selama ini aku merasa seperti tak mempunyai keistimewaan apa pun,aku merasa seperti remaja pada umumnya.
Bahkan jika aku mempunyai Indra ke 6 mengapa aku tak dapat melihat arwah Nenek,Ayah,Ibu secara sekarang bisa dikatakan mereka adalah hantu.
Ahh bila mengingat bahwa sekarang mereka adalah arwah gentayang,aku merasa akan menangis.Bagaimana dengan ku sekarang aku sebatang kara.Tak ada lagi Ayah dan Ibu yang menemani ku.
"Isah sekarang aku percaya kepadamu tak mungkin kamu berbohong kepadaku kan.Tapi...aku bingung mengapa bila aku mempunyai Indra ke 6,aku tak dapat melihat arwah Nenek,Ayah,dan Ibu selama ini." Ucap Dara tersenyum miris mengingat Nenek,Ayah,dan Ibu nya.
"Karena Indra ke 6 mu masih belum sempurna Dara,kamu hanya bisa merasakannya tak dapat melihat mereka sepenuhnya." Ucap Isah
__ADS_1
"Belum sempurna,"
"Ya belum sempurna oleh karena itu kamu tak dapat melihat mereka sepenuhnya,hanya sebagian saja," ucap Isah pelan menundukkan kepalanya.
"Jika belum sempurna,tolong sempurnakan Isah,aku ingin melihat mereka semua.Aku ingin melihat Nenek,Ayah,dan Ibuku." Ucap Dara memohon kepada Isah.Sekarang mereka berdua merasa bersedih di kesedihan yang berbeda.
"Aku tak bisa Dara," tolak Isah dengan mata berkaca-kaca.
"Mengapa tidak bisa Isah,kamu tahu keistimewaan ku itu artinya kamu juga bisa menyempurnakan nya Isah." Ucap Dara setengah marah dengan mata berkaca-kaca.
Dara merasa jika hidup dan perasaan nya sedang di permainkan.
"5 hari lagi dari sekarang itu artinya 4 hari lagi Isah." Ucap Dara
"Ya empat hari lagi dimana Indra ke 6 mu muncul,bertepatan dengan mereka yang ingin menjadi kan mu bagian dari mereka.Dan sekarang kamu harus memutuskan keputusan akhirnya Dara."
__ADS_1
Ucap Isah tersenyum memandang Dara sayu.
"Keputusan" beo Dara
"Iya keputusan mu," ucap Isah
"Ak..aku tak tahu Isah,aku belum memikirkan nya." Ucap Dara memandang Isah sedih.
"Tak apa Dara,aku mengerti ini keputusan yang sulit untuk mu.Aku akan memberimu waktu 1 hari untuk mu memutuskan ke putusan yang akan kamu ambil."
"Terima kasih Isah aku akan memberitahu mu bila sudah ku putuskan." Ucap Dara memeluk Isah
"Ya,cepat kembali lah ke rumah Nenek,kamu sudah terlalu lama di sini!." Suruh Isah melepaskan pelukan nya.
"Bagaimana dengan mu apa kamu tak ingin ke rumah Nenek?" tanya Dara heran kepada Isah.
__ADS_1
"Aku akan menyusul mu nanti Dara,bersikaplah Seperi kamu tak tahu siapa Mereka yang sebenarnya.Bersikaplah seperti biasanya."
"Tapi Isah aku takut tak akan bisa."ucap Dara