Telepati : a Blessing or a Curse

Telepati : a Blessing or a Curse
Chapter 4 - Blessed


__ADS_3

Sehari sebelum pertemuan


Aku tersadar, aku belum menanyakan tentang detil tempat pertemuannya.


Dimana tempat pertemuannya?


Pakaian apa yang akan Ia kenakan?


Dan pukul berapa kita akan bertemu?


“Ah, betapa bodohnya aku”, pikirku dalam hati.


Tiba-tiba, sebuah suara menyapaku.


"Hayo, lagi bingung ya lo? Hahaha"


“Wah sial, gue lupa kalo dia bisa telepati juga, dasar bloon”, ucapku mengejek diri sendiri.


"Hahaha ga usah ampe segitunya juga kali, lo lagian pelupaan sih jadi orang".


"Bukan pelupa kak, tapi sedikit kurang teliti", balasku membela diri.


"Udah udah, gue ga bakal menang debat ama lo mah"


"Pinter", ledekku.


"Anyway, besok kita ketemu di Mangga Dua gimana?", tanya kak Anton.


"Loh? Kenapa di Mangdu?"


"Gue pengen makan sushi dulu, mumpung di Jakarta hehehe. Tar, kita sekalian bahas tentang kak Andre. Udah beberapa hari ini dia ga pulang ke kos-an”.


"Yauda deh, tapi ngomong-ngomong kan mahal itu makanan?"


"Ah sayang lo ga bisa liat kalo dompet gue tebel", balasnya sombong.


"Bego juga lo ye kak, mana bisa gue liat.Besok ya di Mangga Dua? Oya, pake baju apa lo besok? Biar bisa gue bedain kak".


"Gausah, kan ada telepati".


"Oiya iya, lupa gue".


"Udah tua sih lo, kakek-kakek kali ya ahahaha".

__ADS_1


"Iya deh ka, maap hahaha".


Hari yang ditentukan pun tiba


Aku memakai baju kemeja berwarna hitam dilengkapi dengan jas OSIS SMA.


Ya, aku sangat senang memakai jas OSIS, terlihat berwibawa sekali. Sifatku yang pendiam ini sangat pas jika memakai jas OSIS ini. Aku bangga memakainya, bagaikan orang yang sudah lebih dewasa dariku.


5 menit kemudian


Ada seseorang yang menghampiriku, pada awalnya aku mengira dia lah kak Anton itu.


Orang itu persis seperti anak kuliahan, dengan baju hitam dan celana jeans ber-merk.


Tapi ternyata, orang itu hanya menanyakan letak toilet #wtf?


Kemudian setelah aku cukup lama menunggu, kurang lebih 15 menit akhirnya datang lagi seseorng menghampiriku.


“Loh? Dia kan orang yang nanya toilet tadi?”, batinku berkata “Kok dia ketawa-ketawa ya?”


"Hahaha, lagian lo belom tahu cara buat make kekuatan lo sih, jadinya ga bisa deh nyari-nyari orang kayak kita", orang itu berbicara persis didepanku.


"Eh? Kak Anton ya?", tanyaku dengan polosnya.


Sialan, kata gue. Udah cape-cape nunggu malah dikerjain, mana diketawain pula.


"Udah dong, jangan ngambek haha", Ia masih saja tertawa.


"Iye, tapi ngomong-ngomong kapan gue bisa make kekuatan gue ini kak?", tanyaku.


"Ya nanti aja kita omongin sambil makan, udah laper nih gue".


"Lagian lo ngerjain gue sih. Yodah deh, ayok kak", balasku .



Oishi-Sushi, table 49, Mangga Dua Square


“Hmm ngomong-ngomong kak, kemampuan tersebut.. Ada namanya ga? Namanya apa sih”, aku bertanya pada kak Anton.


“Ya adalah oon, lo mau tau namanya? Oke biar gue kasih tahu. Nama kemampuan kita ini disebut Bless dan orang-orang seperti kita ini disebut Blessed“, jawab kak Anton.


“Mudah di ingat kan?”

__ADS_1


“Iya si, tapi entar deh, kalo udah bener-bener ngerti gue tentang hal ini”, jawabku .


“Oke, kita lanjutin. Kakak lo itu udah mnghilang kurang lebih 1 bulanan, waktunya bertepatan dengan waktu lo nelp gue. Mungkin dia telah ditangkap oleh para Darkblessed“, kak Anton menjawabnya dengan sangat serius.


“Darkblessed? Apakah itu?”


“Darkblessed adalah sekumpulan orang blessed yang menggunakan kekuatan Bless untuk hal yang negatif, mereka telah menyalahgunakan kekuatannya untuk hal yang tidak baik”.


“Apakah para Blessed yang baik tidak memiliki perkumpulan seperti itu?”


“Ada, tapi kemampuan mereka masih kalah dari Darkblessed, kenapa? Karena lebih dari setengah anggota Darkblessed adalah mantan anggota Whiteblessed“.


“Whiteblessed? Kenapa mereka dapat pindah posisi?”, ujarku kebingungan.


“Jawabannya ada di tempat itu”, kak Anton berbisik.


“Semua yang ingin lo ketahui ada di tempat itu“.


Lagi-lagi tempat itu.


Hatiku berdegum dengan sangat cepat, aku penasaran. Jawaban apa yang berada di tempat itu?


Mengapa para Whiteblessed banyak yang beralih ke Darkblessed?


Apa yang sudah terjadi?


Siapakah kami sebenarnya?


Aku penasaran, penasaran dengan fakta yang akan tersedia dan dihadirkan kehadapanku, dengan jawaban yang tersedia di tempat itu.


Semuanya menjadi semakin menarik, sangat menarik, ucapku dalam hati.


….


.


.


.


NB#


Maap alay.

__ADS_1


Mowns.


__ADS_2