Telepati : a Blessing or a Curse

Telepati : a Blessing or a Curse
Chapter 6 - Immortal


__ADS_3


“Hmm..”, gumamku. “Semuanya menjadi semakin menarik kak, tapi bagaimana cara Extractor itu mengeluarkan kemampuan kita?”


“Oke gue kasih tahu, tapi jangan kaget”, ucapnya serius. “Lo harus mati dulu! Sama kayak gue dan kakak lo dulu!”


“What?! Mati? Apa ga salah tuh?”, ujarku tak percaya.


“Cuman itu satu-satunya cara, kalo lo emang di takdirkan dapat mengendalikan kemampuan itu, lo bakalan hidup lagi, tapi kalo engga, lo ga bakal bisa hidup lagi”.


“Resikonya tinggi”, lanjutnya.


“Astaga, itu emang gede banget resikonya, tapi kalo lulus ga ada ruginya juga”, ucapku.


“Ya, karena kemampuan itu adalah kemampuan yang dikeluarkan oleh medan khusus tersebut, tepatnya Medan Gelap“


“Dan di Indonesia tempat itu di Monas?”, tanyaku.


“Sebenarnya, Monas itu ‘ada‘ untuk menutup medan khusus itu, karena ga semua orang bisa mengendalikan kekuatan itu”.


“Udah banyak banget orang yang mati karena ga sengaja mendapat kemampuan tersebut, mereka ga punya bakat seperti kita”, terang kak Anton.


“Ya gue ngerti kak. Jadi maksud lo Monas itu dibangun untuk menutup medan gelap tersebut?”


“Ya”, jawab kak Anton singkat.


“Jadi, Extractor itu ada dimana?”, aku bertanya.


“Extractor yang menarik kemampuan gue sama kakak lo udah mati”, ujar kak Anton.


“Hah? Kok bisa? Jadi Extractor yang ada sekarang cuman 3?”


“Ya bener, sekarang emang cuman ada 3. Kalo mau kita ke Extractor yang bertempat di Amerika, 2 bulan lagi kalo lo mau kita bisa pergi kesana”.

__ADS_1


Selama itukah aku harus menunggu?


Aku sudah tidak sabar lagi, untuk dapat mengeluarkan kemampuanku.


Untuk dapat menyelamatkan kakak dari para Darkblessed tersebut.


“Apa tidak bisa lebih cepat lagi kak?”, tanyaku.


“Ga bisa, itu udah aturan dari sononya, dari para Hi-blessed, mereka itu orang yang ga bisa mati atau bisa kita sebut Immortal“.


Menakjubkan! Ternyata orang-orang Immortal itu benar-benar ada.


Banyak hal yang tadinya hanya kuanggap sebagai khayalan dimentahkan disini oleh penjelasan kak Anton tadi.


“Mereka? Sebenarnya mereka itu ada berapa?”


“4 orang, Asia, Afrika, Amerika, Eropa. Mereka berada disana”, jawab kak Anton.


“Jadi sama kayak Extractor dong?”, aku bertanya lagi.



“Tunggu kak, tunggu, kata lo tadi Extractor yang narik kekuatan lo itu udah mati?”


“Emng udah mati”, jawab kak Anton enteng.


“Lah terus tadi kata lo juga para Hi-blessed itu adalah Extractor?”


“Iya, yang itu juga bener kok”, jawabnya lagi.


“Nah, kata lo juga orang-orang itu Immortal? Tapi kok bisa mati juga?”, tanyaku bingung.


“Mereka emang Immortal, yang mati itu cuman raga mereka, tetapi jiwa mereka tetap hidup”.

__ADS_1


“Bentar-bentar, gue kurang ngerti nih kak. Coba jelasin dong”, pintaku.


Aku tidak mengerti, dengan apa yang diberitahu oleh kak Anton barusan.


Bagaimana mungkin seseorang yang dapat mati disebut Immortal?


Immortal kan artinya abadi, tidak dapat mati.


“Jadi itu pandangan lo tentang Immortallity? Kalo kayak gitu lo salah besar!”, ujar kak Anton.


“Coba kak jelasin ke gue gimana maksud lo”, pintaku.


“Gini nih, Extractor yang narik keluar kemampuan gue emang mati, tapi raganya, jiwanya tetap hidup. Dia bakalan reinkarnasi lagi dengan tubuh yang baru, tapi dengan memori yang sama, dengan ingatan yang sama seperti dimasa saat Ia belum dilahirkan”.


“Gue masih ga ngerti kak”, jawabku jujur.


“Buat simpelnya, tubuh itu memiliki umur, tapi jiwa engga. Kalo tubuh lo udah tua, mau ga mau juga lo bakalan mati, tubuh itu ga bakalan terus-terusan awet muda”, jelasnya.


“Oh jadi maksud kakak itu si Extractor udah keabisan masa aktif tubuhnya gitu?”


“Ya ibaratnya sih kayak gitu, dan Ia akan bereinkarnasi 1 tahun setelah kematiannya”.


“Terus udah berapa tahun dia mati kak?”


“Kira-kira 4 tahun yang lalu, jadi seharusnya umur sang Extractor itu sekarang sudah 3 tahun. Dan Ia ada di Jakarta”.


“Kok kak Anton tahu dia ada di Jakarta?”, ucapku bingung.


“Ya, karena dia mati di Jakarta. Jadi Ia juga akan reinkarnasi di Jakarta.


Ia mati karena menarik keluar kemampuan 2 orang Blessed dalam 1 waktu”.


“Jadi…??”

__ADS_1


“Ya, lo bener. Dia mati karena udah narik kekuatan gue sama kakak lo 4 tahun lalu”.



__ADS_2